Olahraga

John Herdman Jadi Sorotan Media Vietnam Menjelang ASEAN Championship 2026

×

John Herdman Jadi Sorotan Media Vietnam Menjelang ASEAN Championship 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Sindiran Media Vietnam untuk John Herdman Jelang ASEAN Championship 2026

jurnalistik.co.id – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, kembali menjadi bahan pembicaraan di kawasan ASEAN. Kali ini, perhatian datang dari media Vietnam menjelang ASEAN Championship 2026 (Piala AFF 2026), setelah ia menilai Vietnam sebagai tim terkuat di turnamen tersebut.

Penilaian Herdman itu memicu beragam tanggapan, termasuk anggapan bahwa pelatih asal Inggris tersebut seolah telah menyerah dalam persaingan memperebutkan gelar. Pernyataan tersebut muncul saat Herdman membahas kekuatan para peserta ASEAN Championship 2026.

Dalam penilaiannya, Herdman tidak hanya menyinggung kualitas skuad, tetapi juga menekankan bagaimana persiapan Vietnam berjalan lebih rapi dibanding negara lain. Ia menyebut ada beberapa faktor yang menurutnya membuat Vietnam layak disebut sebagai favorit.

Penilaian John Herdman tentang Vietnam

Herdman menjelaskan pandangannya didasarkan pada persiapan Vietnam menjelang ASEAN Championship 2026. Ia menilai skuad asuhan Kim Sang-sik memiliki sejumlah keuntungan, mulai dari waktu persiapan hingga kestabilan tim.

Menurut Herdman, Vietnam sudah bergerak lebih awal. Ia menyampaikan, “Ya ini menarik karena saya belajar tentang setiap negara, tetapi saya harus mengatakan bahwa menurut saya Vietnam mungkin tim terkuat di turnamen ini.”

Di bagian lain penjelasannya, Herdman memerinci bahwa Vietnam memulai persiapan lebih cepat daripada yang lain. Ia mengatakan, “Mereka memulai persiapan lebih awal pada bulan Juni, 22 Juni. Mereka sudah lama bersama. Mereka memiliki pelatih yang sudah lama berada di sana.”

Herdman juga menyoroti pentingnya kontinuitas dalam sebuah tim. Baginya, durasi kebersamaan dan posisi pelatih yang sudah lama menetap berpengaruh pada cara tim menjalankan rencana permainan.

Lebih lanjut, Herdman menyebut Vietnam memiliki kapasitas untuk menjalankan pertandingan sesuai tuntutan turnamen. Ia menyatakan, “Mereka tahu bagaimana cara menang. Mereka memiliki kelompok inti yang tetap bersama dan mereka telah menambahkan pemain diaspora.”

Pernyataan itu menegaskan bahwa tambahan pemain diaspora dipandang sebagai salah satu variabel yang memperkuat kedalaman skuat. Dalam konteks ini, Herdman tidak menyajikan argumen yang bersifat spekulatif, melainkan mengaitkannya pada efek yang ia yakini dari pengalaman dan kontinuitas.

Di akhir penjelasannya, Herdman menyimpulkan bahwa lawan terberat Indonesia datang dari Vietnam. Ia berkata, “Jadi saya pikir mereka akan sangat tangguh bagi tim kami,” kata John Herdman.

Media Vietnam menyoroti “pengakuan” Herdman

Ucapan Herdman langsung mendapat respons dari media Vietnam. Salah satu media yang menanggapi adalah TheThao247.vn, yang menilai pelatih Timnas Indonesia seolah mengakui keunggulan calon lawan sebelum turnamen dimulai.

Menurut cara pandang media tersebut, pernyataan Herdman tentang Vietnam sebagai tim terkuat dibaca sebagai indikasi bahwa Vietnam akan menjadi penantang utama dalam perebutan gelar. Penilaian itu kemudian diperluas menjadi pembahasan mengenai posisi Indonesia di peta persaingan ASEAN Championship 2026.

Media Vietnam itu bahkan menyebut Herdman telah menyerah dalam perebutan gelar ASEAN Cup 2026. Framing seperti ini memperlihatkan bagaimana satu kalimat penilaian terhadap lawan bisa ditafsirkan berbeda dalam diskursus media.

Di tengah sorotan tersebut, inti dari pernyataan Herdman tetap berkaitan dengan alasan teknis yang ia lihat dari persiapan Vietnam. Ia menggambarkan proses yang telah dimulai lebih awal, waktu kebersamaan tim yang panjang, serta kestabilan dari sisi pelatih yang sudah lama berada di lingkungan kerja yang sama.

Herdman juga menautkan kekuatan Vietnam pada faktor pengalaman dan kemampuan untuk memenangi pertandingan. Baginya, kombinasi kelompok inti yang tetap bersama serta penambahan pemain diaspora menjadi gambaran karakter tim yang dianggap sulit ditembus.

Dengan kondisi itu, Vietnam ditempatkan sebagai lawan paling menantang yang akan dihadapi Timnas Indonesia dalam ASEAN Championship 2026. Respons media Vietnam menunjukkan bahwa pernyataan pelatih tidak hanya dinilai dari isi, tetapi juga dari bagaimana publik menafsirkannya menjelang kompetisi berlangsung.

Seiring turnamen mendekat, pembahasan mengenai persiapan dan kesiapan tiap tim kemungkinan akan semakin ramai. Namun, sorotan terhadap Herdman memperlihatkan betapa besar perhatian kawasan terhadap dinamika persaingan di ASEAN Championship 2026.