Otomotif

Harga Mobil PHEV di Indonesia per Juni 2026, Mulai Rp 400 Jutaan

0
×

Harga Mobil PHEV di Indonesia per Juni 2026, Mulai Rp 400 Jutaan

Sebarkan artikel ini
Daftar Harga Mobil PHEV di Indonesia Juni 2026, mulai Rp 400 Jutaan Otomotif 3 Juni 2026
Ilustrasi: Daftar Harga Mobil PHEV di Indonesia Juni 2026, mulai Rp 400 Jutaan

jurnalistik.co.id – JAKARTA — Pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin ramai dengan hadirnya beragam model baru. Tidak hanya mobil listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV) dan hybrid konvensional atau Hybrid Electric Vehicle (HEV), teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) juga kian menarik minat konsumen Tanah Air.

Pada dasarnya, mobil hybrid biasa dan PHEV memiliki prinsip kerja yang mirip. Keduanya sama-sama menggabungkan mesin pembakaran internal dengan motor listrik dan baterai untuk menggerakkan roda kendaraan.

Perbedaannya, PHEV menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi. Keunggulan utamanya ada pada baterai yang berkapasitas lebih besar dan bisa diisi ulang menggunakan sumber listrik eksternal, baik di rumah maupun di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Sementara itu, pada mobil hybrid biasa, pengisian daya baterai umumnya hanya mengandalkan penyerapan energi deselerasi atau regenerative braking serta pasokan dari mesin bensin saat mobil sedang berjalan. Karena itu, PHEV punya kemampuan melaju lebih jauh dalam mode listrik murni atau Pure EV mode tanpa membakar bensin setetes pun.

Harga lebih tinggi, pilihan makin beragam

Di balik keunggulan tersebut, ada konsekuensi harga yang harus dibayar konsumen. Karena sistem komponen dan baterainya lebih kompleks, banderol PHEV di pasar domestik cenderung lebih tinggi dibanding varian hybrid standar.

Meski begitu, pilihan mobil PHEV di Indonesia saat ini sudah cukup beragam. Konsumen bisa menjumpai model dari segmen Medium SUV, premium SUV, hingga MPV keluarga. Kehadiran lini produk ini seolah menjadi jembatan bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan yang efisien, tanpa perlu terlalu khawatir soal jarak tempuh seperti pada mobil listrik murni.

Dengan semakin banyaknya opsi, calon pembeli tinggal menyesuaikan model yang paling sesuai dengan profil berkendara dan isi kantong masing-masing. Bagi yang berniat meminang mobil ramah lingkungan dengan teknologi dua jantung pacu ini, berikut daftar harga mobil PHEV di Indonesia per Juni 2026 untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya on the road.

Chery

Chery Tiggo 8 CSH Comfort: Rp 449.900.000.

Tiggo 8 CSH Premium: Rp 519.900.000.

Tiggo 8 CSH AWD: Rp 569.900.000.

Tiggo 9 CSH AWD: Rp 739.900.000.

Wuling

Eksion PHEV CE: Rp 449.000.000.

Eksion PHEV EX: Rp 499.000.000.

Darion PHEV CE: Rp 449.000.000.

Darion PHEV EX: Rp 499.000.000.

Model lain

Geely Starray EM-i: Rp 499.000.000.

Jaecoo J7 SHS: Rp 509.900.000.

J8 SHS Ardis: Rp 828.000.000.

Lepas L8: Rp 589.000.000.

Segmen premium

Lexus NX 450h+ F Sport: Rp 1.600.000.000.

RX 450h+ Luxury: Rp 1.900.000.000.

Volvo XC60: Rp 1.650.000.000, sebelumnya Rp 1.600.000.000.

XC90: Rp 1.880.000.000.

Paling mahal

BMW XM: Rp 6.400.000.000 hingga Rp 7.900.000.000.

Dengan rentang harga yang sangat lebar, pasar PHEV di Indonesia kini menawarkan pilihan dari kelas terjangkau hingga ultra-premium. Dari MPV keluarga sampai SUV mewah, konsumen punya lebih banyak ruang untuk memilih sesuai kebutuhan dan kemampuan belanja.

Pada akhirnya, PHEV hadir sebagai opsi tengah bagi konsumen yang menginginkan efisiensi kendaraan elektrifikasi, tetapi masih ingin mempertahankan kenyamanan penggunaan harian. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik membuat teknologi ini terasa lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan rutin di dalam kota hingga mobilitas yang menuntut jarak lebih panjang.

Karena itu, daftar harga yang beragam juga memperlihatkan bagaimana pasar PHEV mulai mengarah ke banyak lapisan pembeli. Ada model yang masih relatif terjangkau, sementara di sisi lain tersedia pula pilihan premium dengan banderol jauh lebih tinggi. Situasi ini membuat konsumen bisa menimbang kebutuhan, fitur, dan kemampuan anggaran secara lebih leluasa sebelum menentukan pilihan.