Hukum & Kriminal

Polisi Duga Pedagang Cilok di Kontrakan Cikupa Tangerang Jadi Korban Pembunuhan

0
×

Polisi Duga Pedagang Cilok di Kontrakan Cikupa Tangerang Jadi Korban Pembunuhan

Sebarkan artikel ini
Pedagang Cilok Tewas di Kontrakan Cikupa Tangerang, Polisi Temukan Bercak Darah News 3 Juni 2026
Ilustrasi: Pedagang Cilok Tewas di Kontrakan Cikupa Tangerang, Polisi Temukan Bercak Darah

jurnalistik.co.id – Seorang pedagang cilok berinisial R ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan di Kampung Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan delapan luka akibat senjata tajam pada tubuh korban dan bercak darah di lantai kontrakan.

Temuan itu membuat kepolisian menduga kuat korban meninggal dunia karena tindak pidana pembunuhan. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, hasil penyelidikan sementara menunjukkan adanya indikasi tersebut setelah tim penyidik melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Saat mengecek TKP, nampak bekas darah di lantai. Kami melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa ini,” ujar Indra Waspada saat dikonfirmasi Kompas.com melalui WhatsApp, Rabu (3/6/2026).

Indra menjelaskan, polisi tidak langsung menyimpulkan perkara itu tanpa pemeriksaan lanjutan. Meski hasil awal mengarah pada dugaan pembunuhan, penyidik masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban secara lebih pasti.

“Korban terindikasi meninggal karena pembunuhan. Terkait korban, kami masih menunggu hasil autopsi,” kata dia.

Selain memeriksa kondisi korban dan lokasi kejadian, polisi juga mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan para saksi, dan menyisir area sekitar kontrakan. Langkah itu dilakukan untuk menelusuri siapa yang berada di sekitar korban sebelum peristiwa tersebut terjadi serta mencari petunjuk yang dapat mengarah pada pelaku.

Berdasarkan temuan awal, polisi menyebut ada delapan luka akibat senjata tajam pada tubuh korban. Namun, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan apakah seluruh luka itu berhubungan langsung dengan penyebab kematian atau ada rincian medis lain yang perlu dipastikan lebih jauh.

“Untuk memastikan penyebab kematian serta karakteristik luka secara lebih rinci, masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan,” jelas Indra.

Dalam proses penyelidikan, kepolisian juga mendalami aktivitas korban dan lingkungan tempat tinggalnya di kontrakan tersebut. Dari keterangan yang dihimpun, korban diketahui baru sekitar 10 hari menempati kontrakan itu sebelum ditemukan tewas.

Meski baru tinggal singkat di lokasi tersebut, korban ternyata tidak menempati kontrakan seorang diri. Polisi menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban tinggal bersama rekannya.

“Berdasarkan keterangan saksi, korban diketahui tinggal berdua bersama rekannya,” kata Indra.

Keberadaan rekan korban kini juga menjadi bagian dari penelusuran aparat. Polisi masih mengumpulkan keterangan tambahan untuk mengetahui hubungan keduanya, aktivitas terakhir korban, serta rangkaian peristiwa yang berujung pada kematian R.

Indra menegaskan, penyelidikan masih terus berjalan. Menurut dia, tim di lapangan masih bekerja untuk mengurai peristiwa ini, mulai dari memeriksa saksi, mengumpulkan bukti, hingga menelusuri kemungkinan motif di balik kematian pedagang cilok tersebut.

“Penyelidikan masih terus kami lakukan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap,” ucap dia.

Kasus ini menambah daftar peristiwa kematian mencurigakan yang kini ditangani kepolisian setempat. Namun, hingga saat ini, polisi belum mengumumkan identitas pelaku maupun motif di balik dugaan pembunuhan tersebut karena proses penyidikan masih berlangsung dan menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

Di tahap ini, polisi belum memberikan kesimpulan final karena setiap temuan di lapangan masih harus dicocokkan dengan hasil pemeriksaan medis dan keterangan para saksi. Bagi penyidik, rangkaian bukti dari TKP, kondisi tubuh korban, serta jejak aktivitas di kontrakan menjadi dasar untuk menyusun kronologi yang utuh sebelum menentukan arah penanganan kasus secara lebih tegas.

Sementara itu, situasi di lokasi kejadian juga masih menjadi perhatian aparat karena kontrakan tersebut menyimpan sejumlah petunjuk awal yang dinilai penting. Dengan korban yang baru beberapa hari tinggal di tempat itu dan diketahui bersama seorang rekan, penyidik perlu menelusuri kembali siapa saja yang sempat berinteraksi dengan korban sebelum peristiwa nahas itu terungkap. Semua informasi tersebut kini sedang dirangkai untuk memperjelas duduk perkara kematian R.