jurnalistik.co.id – Harry dan Meghan dikabarkan telah menerima tawaran untuk tinggal di sebuah kediaman kerajaan ketika mereka berkunjung ke Inggris bulan depan bersama dua anak mereka.
Kedua putra-putri Sussex, yakni Archie yang berusia tujuh tahun dan Lilibet yang berusia lima tahun, akan menjadi tamu Raja di sebuah properti kerajaan. Ini menandai kunjungan pertama mereka sebagai keluarga ke Inggris dalam empat tahun terakhir.
Dalam informasi yang beredar, nama maupun lokasi kediaman kerajaan yang akan dipakai belum diumumkan ke publik. Keluarga tersebut juga akan menetap di akomodasi pribadi selama perjalanan mereka.
Agenda kunjungan dan konteks perjalanan
Adapun Pangeran Harry melakukan perjalanan ke Inggris untuk memulai hitungan mundur sepanjang satu tahun menuju penyelenggaraan Invictus Games bagi personel militer yang terluka. Ajang tersebut dijadwalkan digelar di Birmingham pada bulan Juli tahun depan.
Selain agenda Invictus, Pangeran Harry juga diperkirakan akan mengunjungi berbagai lembaga amal yang berbasis di Inggris yang selama ini masih ia dukung sejak kepindahannya ke California.
Untuk kunjungan-kunjungan sebelumnya, Pangeran Harry pernah menolak tawaran tinggal di Buckingham Palace. Alasannya, ia memiliki kekhawatiran terkait penggunaan bangunan yang berprofil tinggi dan terlihat jelas.
Perlindungan keamanan dan keputusan pengadilan
Keputusan terkait keamanan juga menjadi perhatian dalam rencana perjalanan bulan depan. Tidak ada rincian pasti mengenai pengaturan keamanan yang akan diterapkan, namun dipahami bahwa Buckingham Palace tidak menawarkan tambahan perlindungan keamanan.
Jika ada ketentuan keamanan tambahan, hal tersebut akan menjadi urusan Home Office. Informasi ini muncul setelah Pangeran Harry pada tahun lalu menjalani dan kalah dalam sengketa hukum yang berkaitan dengan permohonan perlindungan polisi saat berkunjung ke Inggris.
Dalam wawancara BBC News setelah putusan tersebut, Pangeran Harry menyampaikan keinginannya untuk “reconciliation” dengan Keluarga Kerajaan. Ia juga mengatakan khawatir tidak ada jaminan keselamatan jika ia membawa istri dan anak-anaknya kembali ke negara kelahirannya.
“I can’t see a world in which I would be bringing my wife and children back to the UK at this point and the things they’re going to miss is, well, everything,” kata Pangeran Harry. “You know I love my country, I always have done despite what some people in the country have done.”
Kunjungan terakhir Raja kepada cucu-cucunya
Kunjungan terakhir Raja bertemu langsung dengan cucu-cucunya terjadi pada perayaan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II pada tahun 2022. Selanjutnya, pada September tahun lalu, Pangeran Harry bertemu ayahnya untuk minum teh di Clarence House.
Pertemuan tatap muka itu juga disebut sebagai yang pertama sejak Februari 2024. Di tengah rangkaian jadwal yang sedang disusun, kemungkinan pertemuan Raja dengan putranya, Meghan, serta cucu-cucunya menjadi salah satu hal yang dinantikan.
Namun, baik Buckingham Palace maupun perwakilan pihak Duke dan Duchess of Sussex tidak memberikan komentar mengenai kemungkinan pertemuan tersebut. Mereka menyebutnya sebagai urusan keluarga yang bersifat privat.
Kedatangan Harry bersama Meghan dan dua anaknya juga dipandang sebagai momen yang cukup simbolis karena ini merupakan perjalanan keluarga yang sudah lama tidak dilakukan ke Inggris secara lengkap. Archie dan Lilibet disebut akan menjadi bagian dari kunjungan yang mempertemukan mereka dengan Raja sebagai tuan rumah, sementara rencana tinggal di properti kerajaan masih diselimuti kerahasiaan. Di saat yang sama, keluarga tersebut dilaporkan memilih akomodasi pribadi selama menempuh perjalanan, sehingga detail pengaturan di lapangan tidak sepenuhnya menjadi konsumsi publik.
Di luar agenda Invictus Games dan rangkaian aktivitas amal, faktor keamanan menjadi latar penting yang ikut membentuk persiapan kunjungan bulan depan. Tidak adanya penjelasan rinci mengenai langkah-langkah proteksi membuat banyak hal masih bergantung pada kebijakan yang sedang diproses, termasuk kemungkinan keterlibatan Home Office setelah sengketa hukum yang ia jalani pada tahun lalu dan berakhir dengan kekalahan. Dalam konteks hubungan keluarga, Harry juga pernah menyampaikan harapan akan rekonsiliasi, sembari menekankan kekhawatirannya terkait keselamatan ketika ia membawa istri dan anak-anak. Pada kunjungan-kunjungan terdahulu, pertemuan Raja dengan cucu-cucunya terjadi pada Platinum Jubilee 2022, sedangkan Harry bertemu ayahnya untuk minum teh di Clarence House pada September tahun lalu—sebuah pertemuan tatap muka yang disebut paling baru setelah jeda sejak Februari 2024. Namun, baik pihak istana maupun perwakilan keluarga Sussex tidak memberikan keterangan lebih lanjut dan menegaskan bahwa urusan pertemuan tersebut bersifat privat.


