Entertainment

Icuk Nugroho, Pemeran Saep Copet Preman Pensiun, Meninggal Dunia; Abenk Marco: Kebaikannya Selalu Hidup

×

Icuk Nugroho, Pemeran Saep Copet Preman Pensiun, Meninggal Dunia; Abenk Marco: Kebaikannya Selalu Hidup

Sebarkan artikel ini
Pemeran Preman Pensiun Icuk Nugroho Meninggal Dunia, Abenk Marco: Kebaikannya Selalu Hidup Regional 20 Juni 2026
Ilustrasi: Pemeran Preman Pensiun Icuk Nugroho Meninggal Dunia, Abenk Marco: Kebaikannya Selalu Hidup

jurnalistik.co.id – Icuk Nugroho, pemeran Saep Copet dalam serial Preman Pensiun, meninggal dunia pada Sabtu (20/6/2026) pagi. Kabar duka tersebut disampaikan oleh rekan sekaligus sahabatnya, Abenk Marco Capallera atau yang akrab disapa Kang Cecep.

Menurut keterangan Abenk saat dihubungi Kompas.com, ia menerima kabar meninggal Icuk ketika berada di kediamannya di Garut. Dalam informasi yang ia terima, Icuk mengembuskan napas terakhir pada pukul 08.51 WIB di RSUD Cibabat, Kota Cimahi.

Icuk tutup usia pada umur 50 tahun. Hingga berita ini disusun, penyebab meninggalnya belum diketahui.

Meninggal pada Sabtu pagi

Ucapan duka datang dari dunia hiburan Tanah Air setelah kabar kepergian Icuk Nugroho diumumkan. Ia dikenal lewat perannya sebagai Saep Copet dalam Preman Pensiun, yang ikut membangun karakter dan ingatan penonton selama serial tersebut tayang.

Abenk mengatakan bahwa kedekatan mereka tidak hanya terbatas pada kerja di dunia hiburan. Baginya, Icuk telah menjadi sosok yang dipandang seperti saudara sendiri—hadir ketika ada momen suka, maupun saat harus menghadapi duka.

Kerendahan hati yang terus dikenang

Abenk menggambarkan Icuk sebagai pribadi yang sederhana, rendah hati, dan selalu membawa kebahagiaan bagi orang-orang di sekitarnya. Ia menyampaikan hal itu melalui pesan singkat kepada Kompas.com pada Sabtu.

“Bagi saya, almarhum Icuk Nugroho adalah sosok sahabat yang tulus. Meski kini beliau telah tiada, kenangan dan kebaikannya akan selalu hidup dalam ingatan kami,” kata Abenk.

Lebih lanjut, Abenk menuturkan bahwa Icuk selalu bisa hadir dan memberikan perhatian dalam berbagai situasi. Ia menyebut Icuk sebagai sosok yang baik, penuh kepedulian, serta tetap menjadi teman sekaligus saudara yang menyertai di masa suka dan duka.

“Di mata saya, beliau adalah sahabat yang baik, rendah hati, dan penuh kepedulian. Beliau bukan hanya seorang teman, tetapi juga saudara yang selalu hadir dalam suka maupun duka,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kebaikan yang ditinggalkan Icuk akan tetap bersemayam di hati mereka. “Kebaikan, ketulusan, dan kenangan indah yang telah beliau tinggalkan akan selalu tersimpan di hati kami,” lanjut Abenk.

Kerabat dan rekan-rekannya pun dihadapkan pada kenyataan bahwa sosok yang selama ini dikenal membawa ketenangan dan keceriaan kini telah berpulang. Bagi keluarga besar dan para penggemar Preman Pensiun, kabar ini menjadi kehilangan yang datang pada waktu yang tidak mudah diproses.

Rumah duka dan daftar duka yang menyusul

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, rumah duka berada di Jalan Graha Bukit Raya, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Dengan demikian, pihak keluarga menyediakan tempat untuk menyampaikan belasungkawa sesuai informasi yang tersedia.

Kepergian Icuk menambah daftar duka dari para pemain serial Preman Pensiun. Sejak tayang perdana pada 2015, sejumlah pemeran utama maupun pendukung serial tersebut meninggal dunia dalam rentang waktu yang berbeda, baik ketika sinetron masih diproduksi maupun setelah bertahun-tahun mengudara.

Dalam konteks itu, meninggalnya Icuk menjadi kehilangan terbaru bagi keluarga besar Preman Pensiun serta para penggemarnya yang selama ini mengikuti perjalanan serial tersebut. Kehadiran para pemain dalam berbagai musim dan episode telah membentuk ingatan kolektif penonton, dan kini satu lagi bagian dari kisah tersebut berpulang.

Meski demikian, kenangan tentang sikap dan ketulusan Icuk terus disebut-sebut oleh Abenk Marco sebagai bagian yang akan tetap hidup. Di tengah duka, ungkapan tentang kerendahan hati dan perhatian yang ia tunjukkan selama ini menjadi warisan yang tidak mudah hilang, serta terus mengiringi doa untuknya.