jurnalistik.co.id – Belanda akan menghadapi laga yang dinilai krusial saat bersua Swedia pada pertandingan kedua Grup F Piala Dunia 2026. Duel Belanda vs Swedia dijadwalkan berlangsung pada Minggu (21/6/2026) pukul 00.00 WIB, dengan penyelenggaraan pada hari Sabtu (20/6/2026) waktu setempat di Stadion Houston, Amerika Serikat.
Di Grup F, Belanda datang dengan kebutuhan menang. Hasil yang tidak sesuai target pada pertandingan sebelumnya membuat laga melawan Swedia menjadi momen penting untuk membuka peluang melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Belanda butuh kemenangan setelah hasil awal
Belanda sendiri memulai kampanye Grup F dengan hasil imbang 1-1 saat melawan Jepang. Meski sempat mengamankan satu poin, hasil tersebut menempatkan De Oranje dalam situasi yang menuntut peningkatan ketika kembali bermain di laga kedua.
Menjelang laga melawan Swedia, Belanda tidak hanya berhadapan dengan lawan yang mampu bersaing, tetapi juga tim yang menunjukkan daya gedor sejak pertandingan pertama. Swedia, di bawah arahan Graham Potter, justru tampil meyakinkan ketika berhadapan dengan Tunisia.
Pasukan Potter mampu menghancurkan Tunisia dengan skor telak 5-1 pada hari Senin (15/6/2026). Lima gol Swedia dicetak oleh Yasin Ayari pada menit 7 dan 90+6, Alexander Isak pada menit 30, Viktor Gyokeres pada menit 59, serta Mattias Svanberg pada menit 84. Sementara itu, Tunisia sempat membalas melalui Omar Rekik pada menit 43.
Frenkie de Jong berpotensi absen
Untuk skuad Belanda, perhatian juga tertuju pada kondisi kebugaran Frenkie de Jong. Sang gelandang andalan berpotensi tidak bisa tampil karena cedera, sebagaimana dikonfirmasi Ronald Koeman.
Koeman menyebut, “Frenkie (De Jong) merasakan ketidaknyamanan di bawah area perutnya,” sebagaimana dilansir dari SPORT. Kondisi tersebut kemudian membuat Koeman diprediksi akan melakukan penyesuaian susunan pemain, dengan opsi memilih antara Teun Koopmeiners atau Marten De Roon sebagai pengganti De Jong.
Jika skenario itu terjadi, dua slot gelandang Belanda lainnya akan diisi oleh Ryan Gravenberch dan Tijjani Reijnders. Dengan komposisi tersebut, Belanda diharapkan tetap punya struktur yang stabil untuk mengalirkan serangan dan menjaga ritme permainan saat menghadapi Swedia yang produktif di depan gawang.
Di lini depan, Belanda juga diprediksi kembali bertumpu pada Donyell Malen, Crysencio Summerville, dan Cody Gakpo untuk membongkar pertahanan Swedia dan menciptakan peluang berujung gol.
Swedia mengandalkan Ayari, Karlstrom, Nygren, Elanga, dan Gyokeres
Sementara itu, Swedia akan mengandalkan Victor Lindeloef sebagai pilar di lini belakang. Di sektor tengah hingga transisi serangan, duet Yasin Ayari dan Jesper Karlstrom diperkirakan menjadi andalan untuk mengalirkan bola ke depan.
Ayari dan Karlstrom kemudian didukung oleh Benjamin Nygren yang berperan sebagai gelandang serang. Dari sisi daya gedor, Swedia juga masih mengandalkan Anthony Elanga dan Viktor Gyokeres sebagai juru gedor, dengan karakter permainan yang berpotensi merepotkan pertahanan Belanda.
Prediksi line-up Belanda vs Swedia (4-3-3)
Prediksi susunan pemain Belanda menggunakan formasi 4-3-3. Bart Verbruggen diproyeksikan menjaga gawang, dengan Denzel Dumfries, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk, dan Micky van de Ven sebagai benteng pertahanan. Di lini tengah, Ryan Gravenberch, Marten De Roon, dan Tijjani Reijnders menjadi poros permainan, sementara Crysencio Summerville, Donyell Malen, dan Cody Gakpo berada di barisan depan untuk mencari gol ke gawang Swedia.
Bagi Belanda, laga kedua Grup F ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki posisi setelah laga pembuka yang berakhir 1-1 kontra Jepang. Dengan duel yang digelar di Houston pada Minggu (21/6/2026) pukul 00.00 WIB, De Oranje dituntut tampil lebih efektif agar langsung membuka jalan menuju persaingan babak 32 besar.
Jika Frenkie de Jong benar-benar harus absen, penyesuaian skuad kemungkinan membuat ritme permainan berubah, terutama di lini tengah. Namun komposisi alternatif dengan Ryan Gravenberch, Tijjani Reijnders, serta pilihan pengganti seperti Teun Koopmeiners atau Marten De Roon tetap diproyeksikan menjaga keseimbangan saat berhadapan dengan Swedia yang bertumpu pada Yasin Ayari, Jesper Karlstrom, Benjamin Nygren, serta ancaman Viktor Gyokeres dari lini depan.












