Internasional

Ukraina menyebut serangan Rusia ke pusat perbelanjaan menewaskan 4 orang dan melukai 60 lainnya

×

Ukraina menyebut serangan Rusia ke pusat perbelanjaan menewaskan 4 orang dan melukai 60 lainnya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Four killed and 60 injured in Russian strike on shopping centre, Ukraine says

jurnalistik.co.id – Ukraina melaporkan serangan drone Rusia ke sebuah pusat perbelanjaan di Pavlohrad, sebuah kota di wilayah Dnipropetrovsk, menewaskan empat orang dan melukai 60 lainnya.

Menurut pejabat setempat, serangan itu terjadi pada siang hari saat aktivitas warga masih berlangsung, di saat “ketika jalanan dipenuhi orang-orang” (when the streets were full of people).

Menteri Dalam Negeri Ukraina, Ivan Vyhivskyi, menyebut serangan tersebut menargetkan pusat perbelanjaan di Pavlohrad, dan menyertakan laporan bahwa baik toko maupun kendaraan terdampak selama serangan berlangsung.

Vyhivskyi juga mengatakan serangan Rusia itu merupakan yang ketiga terhadap pusat perbelanjaan dalam beberapa hari terakhir.

Selain Pavlohrad, media Ukraina melaporkan bahwa pada awal pekan ini sasaran serupa juga terjadi di Zaporizhzhia dan Sumy melalui serangan udara Rusia terhadap pusat-pusat perbelanjaan di kedua kota tersebut.

Di sisi lain, Rusia melaporkan serangan berbeda pada malam Rabu, dengan menyatakan adanya serangan drone laut Ukraina ke kota resor Sochi.

Rusia menyebut insiden tersebut melukai 28 orang, serta turut melaporkan tiga kematian lain yang dikaitkan dengan serangan Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat para korban serangan yang terjadi pada Kamis.

Dalam pernyataannya, Zelensky mengecam serangan itu sebagai serangan Rusia yang “despicable”, dan mengatakan: “The Russians used drones to kill people who were simply standing near shopping centres”.

Dokumentasi yang dirilis oleh Layanan Darurat Negara Ukraina memperlihatkan petugas pemadam mengarahkan selang air ke kendaraan-kendaraan yang terbakar di sebuah jalan di Pavlohrad, dengan kepulan asap menyelimuti lokasi.

Dua dari mereka yang terluka disebut merupakan anggota layanan darurat itu sendiri, sementara seorang anak juga dilaporkan ikut menjadi korban.

Pavlohrad dikenal sebagai pusat logistik di dekat kota Dnipro bagian tengah, dan sebelumnya juga mengalami serangan berat.

Ukraina melaporkan bahwa dua orang pernah tewas dalam serangan terhadap gudang di kota tersebut pada bulan lalu.

Untuk wilayah lain, Ukraina menyatakan bahwa pada Rabu sebuah serangan drone Rusia ke pusat perbelanjaan di Sumy menewaskan dua orang serta melukai 20 orang lainnya.

Lalu pada Kamis, serangan pemboman udara Rusia dilaporkan mengakibatkan delapan orang cedera di Sumy, termasuk tiga anak.

Di Zaporizhzhia, ibu kota wilayah yang sebagian telah dianeksasi Rusia setelah invasi, sebuah pusat perbelanjaan dilaporkan hampir sepenuhnya hancur pada Senin.

Para pemilik menyampaikan bahwa lokasi itu sedang tutup saat kejadian, sehingga tidak ada laporan awal mengenai korban jiwa.

Ukraina juga mengaitkan rangkaian serangan terhadap pusat perbelanjaan dengan pola serangan berulang.

Salah satu serangan paling mematikan terhadap pusat perbelanjaan terjadi pada bulan lalu di Kryvyi Rih, ketika drone Rusia dilaporkan menewaskan setidaknya 16 orang dan melukai 130 orang.

Di wilayah yang berada di bawah kendali Rusia, Ukraina menyebut beberapa serangan terhadap pusat perbelanjaan juga terjadi.

Ukraina melaporkan adanya serangan drone mereka pada Senin terhadap sebuah pusat perbelanjaan di kota pelabuhan Mariupol, wilayah Donetsk, serta serangan lain terhadap kota Donetsk pada bulan lalu.

Rusia melaporkan pada Rabu malam sejumlah drone laut Ukraina menyerang garis pantai di Sochi, dan dua dari 28 orang yang dilaporkan terluka disebut merupakan anak-anak.

Rusia juga menyatakan pada Kamis bahwa serangan drone Ukraina di kota Novy Oskol, wilayah Belgorod, menewaskan satu orang dan melukai enam orang lainnya.

Lebih lanjut, Rusia mengumumkan bahwa serangan drone Ukraina terhadap sebuah mobil di Zaporizhzhia yang berada di bawah kendali Rusia pada Rabu menewaskan seorang gadis berusia 15 tahun.

Dalam laporan yang sama, Rusia menyebut serangan itu juga melukai seorang anak berusia enam tahun serta dua perempuan, dan melaporkan adanya serangan terpisah terhadap sebuah truk sipil di wilayah yang sama yang menewaskan seorang pria.