Entertainment

It’s me, Cathy—ribuan orang memberi penghormatan pada lagu ikonik Kate Bush

×

It’s me, Cathy—ribuan orang memberi penghormatan pada lagu ikonik Kate Bush

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: It's me, Cathy – thousands pay tribute to Kate Bush classic

jurnalistik.co.id – Langit memang tertutup awan kelabu, namun di kawasan moorland Yorkshire, ratusan peserta tetap melangkah beriringan mengenakan gaun merah mengalir sambil menari. Ancaman hujan tidak cukup untuk meredam semangat, seolah cuaca hanya ikut “menyambut” suasana Brontë.

Perayaan ini menjadi cara warga Haworth dan penggemar Kate Bush untuk menghidupkan kembali video musik bagi lagu 1978 “Wuthering Heights”. Musik tersebut terinspirasi dari novel Emily Brontë, sehingga suasana terasa menyatu dengan lanskap dan cerita yang melatarinya.

Setiap tahun, ribuan orang di berbagai belahan dunia ikut serta dalam rangkaian “The Most Wuthering Heights Day Ever” dengan mengenakan jubah merah, dan pada beberapa kesempatan juga memakai wig hitam panjang. Dari pengalaman sebelumnya, acara serupa pernah berlangsung di Sydney, Copenhagen, Berlin, Folkestone, dan Preston.

Pada edisi kali ini, “Mass Wuther” di Haworth disebut punya daya tarik yang lebih kuat dibanding beberapa lokasi lain. Acara digelar di Penistone Hill, tidak jauh dari rumah parsonage Brontë yang terkenal, di area Pennines. Dari lapangan pada hari yang cerah, peserta bisa melihat bangunan farmhouse Top Withens yang kini tinggal reruntuhan—tempat yang diyakini menjadi inspirasi bagi farmhouse dalam novel Brontë.

“We’re really thrilled to be bringing all these people together. It’s such a good-hearted, fun event. It doesn’t matter whether you can dance or not,” ujar penyelenggara Lydia McKinnon. Ia juga menambahkan harapannya soal perlengkapan peserta ketika cuaca berubah: “I just hope that the Kates and Cathys have got their thermals and their rain ponchos because they might need them.”

Di West Yorkshire, acara ini terjual habis pada 2025. Menurut penyelenggara, sebanyak 500 tiket langsung disambar dalam waktu 90 detik. Hasil dari kegiatan kemudian dibagi untuk mendukung lembaga amal di tingkat regional dan nasional.

Tahun ini, pilihan penerima manfaat adalah Women’s Aid, Haworth and Oxenhope District Bridleways Group, serta Friends of Brontë Country. Pembagian donasi tersebut membuat perayaan berbasis musik dan kostum tetap membawa dampak langsung bagi komunitas lokal.

Sejumlah peserta juga menempuh perjalanan jauh untuk tidak melewatkan momen menari di “Brontë Country”. Frances Murphy dan Katherine Egan datang dari Australia, setelah sebelumnya ikut serta dalam acara Brisbane pada tahun lalu. Katherine menyatakan ketidaksanggupannya untuk melewatkan kesempatan itu: “It’s wonderful. So many people have turned out, and we’re so lucky to have got tickets to get in,” lalu menutup dengan kalimat yang sekaligus menjadi sapaan: “We love you, England.”

Suasana Haworth juga diwarnai kedatangan peserta dari luar Eropa. Cathy Stoyko datang dari Vancouver Island, Kanada, sementara Scott Kerman terbang dari Portland, Oregon. Martine dan Christine, yang bekerja sebagai guru bahasa Inggris dari Oslo, hadir dengan tujuan yang sama: menari sebagai penggemar baik penyanyi maupun penulis yang melatarinya.

Christine mengakui sempat ada kekhawatiran soal gerakan. “We were a bit scared about choreography,” katanya. Namun ia dan rekan-rekannya mencoba menyalurkan energi Kate Bush dengan “a lot of attitude and fun,” agar ekspresi di atas moorland tetap terasa meriah.

Sementara itu, Scott bercerita bahwa keinginannya sudah lama ada. “It’s something I’ve wanted to do for years,” ujarnya sebelum berangkat menyeberang jarak jauh untuk bergabung. Ia juga menekankan rasa kagumnya pada lokasi: “It’s such a beautiful place, so it’s just extraordinary to be here.”

Bagi Cathy, partisipasinya bukan sekadar merayakan lagu, melainkan juga merawat hubungan dengan mereka yang ada di kampung halaman. Ia mengatakan ia “dancing for her sisters” di Vancouver Island. “I’ve been a Kate Bush fan since I was a teenager. It’s very special to be doing this here. I love the connection to space and community.”

Perayaan tahunan ini tidak berhenti di Haworth. Di seluruh Inggris, kelompok penggemar—termasuk para “Kate Bush lookalikes”—berkumpul untuk menampilkan tarian ikonik tersebut. Di Folkestone, Kent, hujan sempat tidak datang sehingga ratusan peserta bisa bertahan di tepi laut. Acara di Harbour Arm sendiri telah digelar setiap tahun sejak 2023.

Bristol juga memiliki versi Mass Wuther di College Green. Sementara itu, Clevedon’s Marine Lake menjadi lokasi yang diyakini unik karena memungkinkan penari merayakan di darat sekaligus di dalam air pada waktu yang sama. Dengan beragam tempat tersebut, acara ini kembali menegaskan bahwa “The Most Wuthering Heights Day Ever” benar-benar menjadi peristiwa lintas wilayah—dari pantai sampai moorland, dari kota ke komunitas global.