Bisnis & Ekonomi

ITV Jual Divisi Media & Hiburan ke Sky, Nilai Transaksi £1,6 Miliar

×

ITV Jual Divisi Media & Hiburan ke Sky, Nilai Transaksi £1,6 Miliar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: ITV sells media and entertainment arm to Sky for £1.6bn

jurnalistik.co.id – ITV akan menjual divisi media dan hiburan kepada Sky dalam kesepakatan bernilai £1,6 miliar. Langkah ini, menurut kedua perusahaan, diproyeksikan melahirkan penantang yang lebih kuat bagi raksasa streaming global.

Transaksi mencakup saluran siaran milik ITV serta layanan streaming ITVX. Sementara itu, lengan studio ITV—yang memproduksi program populer seperti Love Island dan I’m a Celebrity… Get Me Out of Here—tidak ikut dijual dalam kesepakatan ini.

Dana Strong, Chief Executive Sky, menyebut kesepakatan tersebut sebagai “a defining moment for British media”. Ia menempatkan rencana tersebut dalam konteks persaingan industri yang semakin ketat dan berubah cepat.

Kesepakatan ini juga merupakan salah satu akuisisi terbesar dalam sejarah media Inggris. Sky berada di bawah kendali Comcast, perusahaan yang mulai membahas langkah akuisisi pada November tahun lalu.

Transisi program dan kebutuhan skala

Sky menyampaikan bahwa kondisi di level penonton tidak akan berubah secara instan. Dalam pernyataannya, perusahaan menyatakan “Viewers will continue to enjoy the shows they know and love, such as Coronation Street, Emmerdale, Love Island, I’m a Celebrity… Get Me Out of Here!, This Morning, Loose Women, Lorraine and News at Ten – alongside major live sporting events,”

Sky menilai pasar media Inggris sedang mengalami transformasi yang berlangsung mendalam dan cepat. Perusahaan menegaskan, “The UK media market is undergoing a profound and rapid transformation, and as competition for audiences intensifies, scale matters more than ever in order to compete with global streaming giants and YouTube in the UK,”

Dalam kerangka itulah, akuisisi divisi media dan hiburan dinilai menjadi cara untuk memperkuat posisi Sky menghadapi platform streaming global. Di saat perhatian penonton tersebar lintas layanan, skala menjadi faktor yang menentukan kemampuan bersaing.

ITV juga memiliki kewajiban hukum untuk menyediakan layanan siaran bebas-akses (free-to-air) setidaknya hingga tahun 2034. Karena itu, implementasi perubahan komersial maupun operasional tetap harus berada dalam batas ketentuan lisensi penyiaran layanan publik.

Nilai kesepakatan dan struktur pembayaran

Di bawah ketentuan kesepakatan, ITV akan menerima £1,2 miliar dalam bentuk tunai. Selain itu, ITV juga memperoleh bisnis Love Productions milik Sky yang menilai aktivitas tersebut sebesar £200 juta.

Masih ada komponen pembayaran lanjutan sebesar £200 juta pada tahun 2028, dengan syarat ITV memenuhi target pendapatan iklan yang telah ditetapkan. Sky juga menyatakan akan menggelontorkan total £2,1 miliar untuk konten dari ITV Studios selama periode lima tahun ke depan.

Proses akuisisi sendiri masih bergantung pada persetujuan regulator. Setelah transaksi rampung, ITV Studios akan beralih menjadi bisnis yang berdiri sendiri (standalone), meski divisi media dan hiburan yang lain telah berpindah ke Sky.

Dampak yang mungkin bagi lanskap media Eropa

Sementara itu, Susannah Streeter, chief investment strategist di Wealth Club, menilai kesepakatan tersebut sebagai “a significant step in the reshaping of Europe’s media landscape”. Ia melihat sinyal bahwa perubahan strategi penyiaran sedang terjadi di seluruh Eropa.

Streeter menambahkan bahwa “Traditional broadcasters are having to change tactics fast in the battle for audiences whose attention is increasingly fragmented across streaming platforms, social media and online video, making advertising revenues harder to sustain,”. Menurutnya, perubahan pola konsumsi penonton juga membuat pendapatan iklan menjadi lebih sulit dipertahankan.

Namun, ia menekankan ada tantangan yang harus dijaga agar restrukturisasi tidak merugikan kualitas kreatif. Streeter menyebut kunci persoalannya adalah memastikan langkah efisiensi biaya “at the expense of the creative talent, editorial experience and institutional knowledge that have underpinned both organisations’ success.”

Dengan demikian, kesepakatan ITV-Sky tidak hanya soal nilai transaksi, tetapi juga tentang bagaimana perusahaan mengelola kontinuitas konten dan kemampuan organisasi di tengah persaingan platform digital. Hingga persetujuan regulator selesai, Sky menyatakan penonton akan tetap bisa menikmati program-program yang sudah dikenal seperti yang disebutkan dalam pernyataan perusahaan.