jurnalistik.co.id – Vanessa Gold telah mengonfirmasi bahwa keluarganya telah mencapai kesepakatan untuk melepas kepemilikan di West Ham United. Langkah itu dilakukan melalui penjualan porsi saham keluarga sebesar 25% kepada sebuah konsorsium yang dipimpin Amanda Staveley.
Dalam pernyataan yang disampaikan Vanessa Gold, putri dari mantan rekan pemilik West Ham, David Gold, menjelaskan bahwa rencana keluarga tersebut kini memiliki titik terang. Ia menyebut persetujuan itu terkait penjualan saham keluarga di klub yang saat ini berlaga di kasta Championship.
Kesepakatan penjualan 25% saham West Ham
Menurut informasi yang sudah lebih dulu diberitakan BBC Sport, keluarga Gold sebelumnya menjalani pembicaraan dengan konsorsium Amanda Staveley. Konsorsium tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan melibatkan Mehrdad Ghodoussi serta PCP Capital Partners.
Konfirmasi Vanessa Gold menegaskan bahwa kesepakatan yang dimaksud adalah penjualan 25% saham West Ham. Dengan demikian, porsi yang dilepas adalah bagian kepemilikan yang selama ini berada di tangan keluarga David Gold.
Amanda Staveley disebut sebagai figur yang memimpin konsorsium tersebut. Ia juga dikenal sebagai mantan rekan pemilik Newcastle, sebagaimana tertulis dalam laporan BBC Sport.
Pernyataan Vanessa Gold kepada fans
Vanessa menyampaikan penjelasan langsung melalui pernyataan yang berisi dua bagian penting. Ia menekankan bahwa kesepakatan sudah dicapai, sekaligus menyatakan bahwa prosesnya masih berjalan.
Dalam pernyataannya, Vanessa Gold mengatakan: “I have now reached an agreement to sell my family’s shareholding to a consortium led by Amanda Staveley, Mehrdad Ghodoussi and PCP Capital Partners.” Pernyataan tersebut menegaskan siapa saja pihak yang terlibat dan bahwa yang dilepas merupakan saham milik keluarga.
Berita Terkait
Ia juga menambahkan penegasan berikut: “While the process has not yet concluded, I wanted to be open with our fans about where things stand and my intentions.” Kalimat ini menjadi isyarat bahwa meski kesepakatan sudah diraih, tahapan lanjutan masih belum sepenuhnya selesai.
Bagian pernyataan itu juga menunjukkan alasan Vanessa memilih untuk menyampaikan kabar kepada pendukung. Ia ingin para fans mengetahui posisi terkini dan niat keluarga terkait rencana penjualan tersebut.
BBC Sport sebelumnya melaporkan bahwa keluarga Gold telah melakukan pembicaraan dengan konsorsium Staveley mengenai kepemilikan 25% di West Ham. Dengan konfirmasi Vanessa, laporan tersebut kini memiliki dasar yang lebih kuat karena berasal dari pihak keluarga.
Status proses belum selesai
Meski kesepakatan telah tercapai, Vanessa menegaskan bahwa proses masih belum berakhir. Artinya, penjualan yang sedang berjalan masih memasuki fase setelah kesepakatan awal, sebelum seluruh rangkaian dinyatakan selesai.
Dalam konteks itu, Vanessa menekankan keterbukaan kepada fans. Pernyataan tersebut tidak hanya memuat informasi mengenai rencana, tetapi juga menegaskan bahwa keluarga ingin menjelaskan “where things stand” dan “my intentions”, sesuai kutipan yang ia tulis dalam pernyataan resmi.
Dengan demikian, informasi yang disampaikan bersifat faktual mengenai status proses: terdapat persetujuan untuk menjual, tetapi penyelesaiannya belum tuntas. Pernyataan Vanessa menjadi pegangan utama mengenai posisi keluarga Gold saat ini dalam rencana tersebut.
Kesepakatan ini juga mempertemukan nama-nama yang disebut dalam laporan awal. Konsorsium dipimpin Amanda Staveley, dengan Mehrdad Ghodoussi serta PCP Capital Partners disebut sebagai bagian dari pihak yang terlibat dalam skema penjualan saham 25% tersebut.
Sejalan dengan itu, Vanessa menulis bahwa ia ingin berbagi perkembangan kepada pendukung West Ham sambil menunggu proses selesai sepenuhnya. Selama tahap berikutnya berjalan, keluarga David Gold memilih untuk menghindari ketidakjelasan dan memastikan fans memahami keadaan yang ada.
Dengan konfirmasi tersebut, pembahasan mengenai masa depan porsi kepemilikan keluarga Gold di West Ham kini berada pada tahap yang sudah “reached an agreement”, meski “process has not yet concluded”. Laporan ini menutup dengan catatan bahwa masih ada langkah lanjutan yang perlu dijalani sebelum proses dinyatakan sepenuhnya selesai.










