jurnalistik.co.id – Burnley dan West Ham akan menjadi dua tim yang membuka musim Championship 2026-27 pada Minggu, 16 Agustus. Pertandingan ini sekaligus menandai pertemuan pada akhir pekan perdana setelah keduanya sama-sama terdegradasi dari kasta tertinggi Inggris.
Burnley akan menjamu West Ham pada pekan pembuka di Championship. Menjelang laga itu, West Ham juga akan memainkan musim pertamanya di EFL sejak 2011-12, dengan target kembali ke Premier League.
Adapun laga pembuka lainnya di jadwal musim ini menempatkan Wolves sebagai pelengkap awal kompetisi. Wolves akan bertandang melawan Blackburn Rovers pada Jumat, 14 Agustus, di Molineux, dengan kickoff pukul 20:00.
Pada Sabtu, 15 Agustus, Championship juga menghadirkan beberapa pertandingan serentak. Bolton Wanderers akan menjamu Preston North End pada pukul 12:30, sementara laga-laga lainnya dimulai pukul 15:00: Bristol City vs Millwall, Charlton Athletic vs Derby County, Middlesbrough vs Lincoln City, Norwich City vs West Bromwich Albion, Portsmouth vs Queens Park Rangers, Sheffield United vs Birmingham City, serta Stoke City vs Swansea City.
Memasuki Minggu, 16 Agustus, selain Burnley vs West Ham pada pukul 16:00, Watford juga akan bermain lebih awal melawan Southampton pada pukul 13:30. Sementara itu, rangkaian pekan perdana ditutup pada Senin, 17 Agustus, saat Cardiff City menghadapi Wrexham pada pukul 20:00.
Musim Championship sendiri akan dimulai satu pekan setelah klub-klub menjalani pertandingan kompetitif perdana mereka di babak pertama Carabao Cup. Kalender tersebut juga memberi jeda satu pekan sebelum Premier League memulai musimnya.
Dalam konteks persaingan, Burnley, West Ham, dan Wolves sama-sama datang dengan ambisi langsung untuk promosi ke Premier League. Burnley tercatat mengalami siklus naik-turun dalam empat musim terakhir, namun musim ini juga datang dengan situasi baru di kursi kepelatihan.
Burnley yang finis di posisi ke-19 pada musim sebelumnya akan mulai kampanye tanpa manajer. Kondisi ini terkait dengan berakhirnya peran Scott Parker pada bulan Mei, sementara upaya menunjuk Craig Bellamy sebagai pelatih dinilai telah gagal.
Di sisi West Ham, Nuno Espirito Santo tetap mempertahankan posisinya meski tim terdegradasi dari Premier League setelah 14 musim. Nuno juga memiliki jejak pada level Championship, termasuk membawa Wolves menjadi juara pada musim 2017-18.
Wolves yang finis sebagai juru kunci Premier League pada 2025-26 mengalami perubahan besar pada masa transisi. Rob Edwards dipecat lebih awal pada bulan ini, lalu Cesar Peixoto didatangkan untuk mengambil alih tugas pelatih. Wolves juga memperkuat skuadnya dengan Kieran Trippier, serta Raul Jimenez yang kembali ke tim.
Meski perubahan tersebut menambah modal, ada kekhawatiran yang juga menjadi perhatian bagi ketiga tim terdegradasi. Dalam dua musim terakhir, tim yang terdegradasi dari kasta teratas justru mengalami demosi beruntun ke League One, sebagaimana yang dialami Leicester City dan Luton Town.
Untuk pergerakan rivalitas, Southampton memulai musim dengan latar yang tidak biasa setelah terlibat dalam skandal Spygate. Pada Mei, Southampton dikeluarkan dari perebutan play-off setelah seorang anggota staf dinyatakan melakukan pengintaian terhadap latihan Middlesbrough menjelang semifinal play-off Championship pada 28 November.
Southampton juga mengakui bahwa mereka menonton sesi latihan Oxford United dan Ipswich Town pada musim reguler. Selain tersingkir dari final play-off dan digantikan oleh Middlesbrough, The Saints juga dikenai pengurangan empat poin untuk kampanye 2026-27.
Southampton kemudian akan menjamu Middlesbrough pada Sabtu, 28 November, dalam pertemuan liga pertama kedua tim tersebut. Sementara itu, salah satu laga derby yang paling disorot di divisi ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 19 September.
Pada tanggal tersebut, Millwall akan menyambut West Ham dalam pertemuan pertama keduanya sejak Februari 2012. Di hari yang sama, Wolves juga akan menghadapi West Brom dalam pertemuan liga pertama di hadapan penonton dalam 14 tahun.
Jadwal juga menghadirkan duel rival pantai selatan ketika Southampton bertemu Portsmouth di St Mary’s pada Sabtu, 10 Oktober. Lalu, derby Lancashire Timur pertama musim ini dijadwalkan di Turf Moor pada Sabtu, 21 November, saat Blackburn bertandang ke markas Burnley.
Mengenai perubahan komposisi staf pelatih, Burnley masih berproses mencari manajer baru. Namun, setidaknya enam klub Championship sudah menunjuk pelatih baru pada musim panas ini.
Bristol City menunjuk Michael Skubala sebagai pengganti Gerhard Struber. Skubala didatangkan setelah memimpin Lincoln meraih gelar League One dan sekaligus mencatat musim pertama mereka di tingkat kedua sepak bola Inggris dalam 65 tahun, sebelum kemudian digantikan oleh Chris Cohen dan Tom Shaw pada staf Lincoln.
Blackburn akan memulai musim dengan Tony Mowbray yang kembali menjalani periode kedua di klub tersebut. Mowbray kembali setelah manajer Irlandia Utara, Michael O’Neill, memilih tidak memperpanjang masa singkatnya bersama Rovers.
Watford juga melakukan perubahan dengan menunjuk Alessio Dionisi. Pelatih baru itu mengambil alih setelah Ed Still menjalani masa singkat yang dinilai tidak berhasil di Vicarage Road.
West Brom memberi James Morrison peran manajerial secara permanen setelah ia membawa tim memastikan keselamatan pada musim lalu. Wolves sendiri kini berharap Cesar Peixoto bisa melakukan apa yang pernah dilakukan rekan senegaranya, Nuno, ketika terakhir berada di level ini, yaitu memandu tim menuju promosi.
Dengan pembuka yang mempertemukan Burnley dan West Ham pada 16 Agustus, musim Championship akan langsung menghadirkan tensi tinggi bagi tim-tim yang sama-sama datang dari atmosfer kompetisi teratas. Persiapan yang berubah cepat, termasuk urusan pelatih dan dinamika rivalitas, akan menjadi ujian awal sebelum semua tim benar-benar memasuki ritme panjang musim.










