jurnalistik.co.id – Keluarga Kerajaan Inggris, William dan Kate, membawa tiga anak mereka untuk menyaksikan rangkaian laga terakhir Commonwealth Games di Glasgow. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi mereka melihat langsung tensi pertandingan dari dekat, di tengah suasana penonton yang terus bergelombang.
Di OVO Hydro, keramaian kota Glasgow memberi sambutan hangat kepada mereka saat turnamen netball memasuki tahap semifinal. William dan Kate berada bersama anak-anaknya ketika pertandingan berlangsung, sementara sorak penonton memuncak pada momen-momen penentu dalam laga.
Semifinal netball mempertemukan Selandia Baru dan Inggris. Pada pertandingan tersebut, Selandia Baru akhirnya menang 61-54 atas Inggris, sekaligus memastikan langkah mereka menuju perebutan medali emas.
Setelah menyaksikan pertandingan netball, rombongan bergerak ke Sir Chris Hoy Velodrome. Di venue tersebut, William dan Kate sempat berinteraksi dengan atlet bersepeda putri Inggris, Laura Kenny, sebelum kembali melanjutkan pengamatan mereka terhadap kegiatan di arena.
Mereka juga duduk tepat satu baris di belakang Sir Chris Hoy, juara bersepeda Olimpiade yang hadir sebagai bagian dari suasana acara. Kehadiran keluarga kerajaan di area penonton menambah nuansa kedekatan antara tokoh publik dan para atlet yang berlaga.
Di sepanjang kunjungan, pasangan tersebut—dikenal dengan gelar Duke dan Duchess of Rothesay saat berada di Skotlandia—menghabiskan waktu untuk menemui atlet, staf, serta relawan penyelenggara. Cuaca yang berangin cukup terasa saat mereka berada di lokasi di tepi Sungai Clyde.
Princess Catherine dan Charlotte tidak melewatkan kesempatan untuk berfoto dengan pemain netball Tim Skotlandia. Tim itu, dalam laga yang berlangsung pada Kamis, kalah dari Uganda sehingga mereka gagal meraih kesempatan menyudahi turnamen dengan finis di peringkat ketiga.
Di arena yang berbeda, perhatian juga tertuju pada momen-momen kecil yang terjadi di sela kegiatan. Ada momen ketika maskot Games, Finnie, berinteraksi dengan George dan Charlotte, disertai tawa yang membuat suasana terasa lebih hangat bagi keluarga dan penonton di sekitar.
Charlotte kemudian turut membagi momen dengan Finnie melalui gestur tos yang singkat namun mengundang keceriaan. Ketika pertandingan berlangsung di lapangan, Catherine dan Charlotte juga tampak fokus menyaksikan jalannya permainan.
Dalam pengaturan tempat duduk, Tim Skotlandia berada tepat di bagian belakang barisan yang menjadi lokasi keluarga kerajaan. Sementara itu, William terlihat mengobrol dengan para atlet selama pertandingan, menyimak percakapan dan dinamika di sekitar lapangan dengan ekspresi yang cukup hidup.
Hasil semifinal netball pada Sabtu memberi kepastian jalur pertandingan di hari berikutnya. Jamaica dan Selandia Baru akan saling berhadapan untuk memperebutkan medali emas pada Minggu, sedangkan Inggris akan berupaya menahan Australia dalam perebutan medali perunggu, sebagai laga hiburan sebelum rangkaian penutupan.
Berita Terkait
Setelah seluruh jadwal pertandingan netball selesai, OVO Hydro akan beralih fungsi menjadi panggung konser untuk upacara penutupan malam Minggu. Pergantian tata letak venue direncanakan hanya dalam enam jam, sebuah proses yang menuntut perubahan cepat dari arena olahraga ke ruang pertunjukan.
Commonwealth Games edisi kali ini berlangsung dalam skala yang lebih ramping, namun tetap menghadirkan rangkaian kompetisi yang padat. Tercatat 215 medali diperebutkan di 10 cabang olahraga, sekaligus menjadi tempat penyelenggaraan rekor 47 event untuk para-sport.
Glasgow dipilih menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya dalam delapan tahun terakhir. Penyelenggaraannya dilakukan setelah Victoria, yang semula dijadwalkan menjadi tuan rumah, menarik diri karena biaya yang terus meningkat.
Upacara pembukaan berlangsung pada Kamis dengan nuansa pertunjukan besar. King Charles dan Queen Camilla tampil keluar dari instalasi yang diibaratkan seperti sebuah “Tardis” dalam acara yang memikat perhatian banyak pihak.
Dalam rangkaian pembukaan, bendera dari 74 negara dan wilayah diarak ke arena. Acara tersebut juga menampilkan sosok dari cerita rakyat populer, yaitu Loch Ness monster, sekaligus menghadirkan penampilan dari sejumlah musisi seperti Nathan Evans, Tom Walker, dan KT Tunstall.
Menjelang penutupan, jadwal hiburan juga sudah disiapkan. Simple Minds dijadwalkan tampil dalam upacara penutupan, bergabung dengan sederet penampil asal Skotlandia termasuk Cammy Barnes, BEMZ, dan Sandi Thom.
Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa rangkaian penutupan dirancang untuk menonjolkan peran “orang-orang yang membuat Games ini mungkin”, kebanggaan kota tuan rumah, serta pencapaian-pencapaian olahraga yang ikonik. Susunan acara juga mencakup momen curtain call yang dimainkan bersama komunitas dan kelompok musik dari berbagai latar.
Highland folk dan grup musik elektronik Elephant Sessions disebut akan mengiringi penutupan. Sementara itu, penyanyi Skotlandia Shereen Cutkelvin akan menjadi bagian dari prosesi serah terima bendera upacara.
Kepindahan tongkat estafet menuju edisi berikutnya juga menjadi sorotan. Ahmedabad di India Barat diproyeksikan menjadi tuan rumah Commonwealth Games edisi peringatan seratus tahun pada 2030, dengan rangkaian acara serah baton yang menampilkan Shankar Mahadevan dan aktris Rashmika Mandanna.
Delta Goodrem juga dijadwalkan memberikan penampilan yang bernuansa penghormatan kepada Skotlandia. Penyanyi tersebut akan tampil 20 tahun setelah menyanyikan lagu yang menjadi bagian kenangan di Melbourne pada tahun 2006.
Dengan rangkaian kompetisi yang masih bergerak menuju laga-laga puncak, kunjungan William dan Kate pada hari Sabtu sekaligus memperlihatkan bagaimana Commonwealth Games tidak hanya berpusat pada pertarungan atlet, tetapi juga pada interaksi, dukungan relawan, dan momen-momen manusiawi di dalam venue.












