Olahraga

Latihan terakhir Spanyol jelang final Piala Dunia 2026 dibatalkan karena badai petir di New Jersey

×

Latihan terakhir Spanyol jelang final Piala Dunia 2026 dibatalkan karena badai petir di New Jersey

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: World Cup 2026: Spain training session cancelled before World Cup final

jurnalistik.co.id – Spanyol terpaksa mengubah rencana jelang final Piala Dunia 2026 setelah badai petir melanda New York dan New Jersey pada Sabtu. Sesi latihan terakhir yang semula digelar di luar ruangan akhirnya tidak dapat dilanjutkan.

Tim asuhan Luis de la Fuente dijadwalkan berlatih di Melanie Lane Training Ground, New Jersey. Namun, setelah sesi sempat dihentikan sementara, seluruh rencana latihan pada akhirnya dibatalkan.

Di Morristown, lokasi yang berjarak sekitar lima mil dari tempat latihan Spanyol, Argentina mendapatkan kesempatan berbeda. Lawan Spanyol tersebut baru bisa kembali berlatih setelah menunggu sekitar 45 menit.

Final tetap akan berlangsung pada Minggu malam. Spanyol dan Argentina akan bertemu di New York New Jersey Stadium dengan kick-off pukul 20:00 BST, dengan Argentina sebagai juara bertahan.

Wali Kota New York, Zohran Kwame Mamdani, lebih dulu mengingatkan situasi cuaca yang dinilai berbahaya. Ia menyebut kota berada dalam status peringatan banjir dan meminta warga untuk tidak mengambil risiko.

Imbauan Mamdani disampaikan lewat kutipan: “risk your safety in these dangerous conditions”. Pernyataan itu muncul seiring peringatan terkait kondisi berbahaya.

Pihak federasi Spanyol (RFEF) juga merilis penjelasan resmi mengenai penghentian latihan. Dalam pernyataannya, RFEF menyatakan bahwa “The Spanish national team’s training session on the pitches at the Melanie Lane Training Ground in New Jersey has been suspended in accordance with the US storm safety protocol,” dan menambahkan, “The players are currently taking part in a warm-up session indoors.” Tidak ada latihan di luar ruangan yang dilanjutkan pada hari Sabtu.

Keputusan tersebut mengikuti aturan protokol keselamatan yang diterapkan saat badai. Protokol itu menyebutkan bahwa setiap acara olahraga di luar ruangan wajib dihentikan bila petir atau aktivitas kelistrikan terdeteksi dalam radius delapan mil dari venue.

Acara baru dapat dilanjutkan bila tidak ada sambaran petir lagi setidaknya selama 30 menit. Karena itu, jadwal latihan luar ruang pada Sabtu tidak dapat berlanjut untuk Spanyol.

Dari sisi penyelenggara, FIFA menyampaikan bahwa tidak ada slot waktu alternatif bagi Spanyol untuk berlatih pada Sabtu. Perubahan jadwal tersebut tidak disediakan menjelang pertandingan final.

Gangguan cuaca tidak muncul sendirian menjelang hari pertandingan. Beberapa hari sebelumnya, pejabat di New York dan New Jersey juga mengeluarkan peringatan kesehatan terkait kualitas udara.

Peringatan itu disebabkan kabut asap (haze) yang menyelimuti kota. Penyebabnya dikaitkan dengan kebakaran hutan di Kanada.

Terlepas dari gangguan tersebut, Spanyol tetap memastikan diri melaju ke final Piala Dunia 2026. Mereka mengamankan tiket itu dengan mengalahkan Prancis 2-0 pada Selasa.

Argentina menyusul dengan jalur yang berbeda. Mereka melakukan comeback di fase akhir untuk mengalahkan Inggris 2-1 pada Rabu.

Dengan demikian, final Minggu menjadi pertemuan dua tim yang sama-sama melewati tahapan krusial di fase turnamen. Pembatalan latihan terjadi setelah badai petir melanda wilayah tempat sesi latihan berlangsung.

Adapun Argentina, sesi latihan mereka tertunda sebelum akhirnya kembali berjalan setelah 45 menit. Kondisi yang sama juga menjadi dasar penerapan protokol keselamatan terkait aktivitas luar ruang.

Setelah sesi latihan luar ruang Spanyol tidak dapat dilanjutkan, fokus persiapan diarahkan ke kegiatan pemanasan di dalam ruangan. Sementara itu, Argentina melanjutkan latihan sesuai jeda yang ditentukan.

Final Piala Dunia 2026 pada Minggu malam menjadi tahap penutup yang ditunggu. Pembatalan latihan terakhir di Sabtu memperjelas bahwa cuaca dapat memengaruhi persiapan menjelang pertandingan.