Olahraga

Barcola Cetak Gol Menit ke-54, Perancis Tekuk Inggris 2-4 dan Hidupkan Lagi Peluang Peringkat Tiga

×

Barcola Cetak Gol Menit ke-54, Perancis Tekuk Inggris 2-4 dan Hidupkan Lagi Peluang Peringkat Tiga

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: LIVE Perancis Vs Inggris 2-4: Giliran Barcola Cetak Gol, Les Bleus Mulai Bangkit

jurnalistik.co.id – Perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 kembali terasa hidup setelah Timnas Perancis menambah daya gedornya melawan Inggris. Pada Minggu (19/7/2026) pagi WIB, Les Bleus sempat tertinggal dengan jarak yang lebar, sebelum menemukan momen untuk memperkecil ketertinggalan.

Bradley Barcola menjadi tokoh penting ketika ia mencetak gol menit ke-54. Gol itu membuat skor berubah menjadi Perancis 2-4 Inggris, sekaligus membuka lagi peluang bagi Perancis untuk menghidupkan harapan finis di posisi ketiga.

Sejak awal laga, Inggris tampil tajam dan lebih dulu mengumpulkan angka. Declan Rice membuka keunggulan pada menit ke-3, disusul Ezri Konsa pada menit ke-19, lalu Bukayo Saka mencetak gol pada menit ke-38. Inggris kembali menambah gol menjelang jeda melalui Saka di menit 45+1.

Keunggulan besar tersebut membuat Perancis berada di bawah tekanan sejak awal pertandingan berjalan. Les Bleus kemudian masih harus menunggu kesempatan yang tepat untuk memulai perubahan arah permainan.

Kylian Mbappe lebih dulu mencatatkan namanya lewat gol pada menit ke-48. Setelah gol itu, Perancis tampak berusaha menjaga ritme serangan agar tidak membiarkan Inggris kembali mengambil kendali tempo secara penuh.

Upaya Perancis kembali menemukan ujung ketika Barcola mencetak gol pada menit ke-54. Kabar jalannya pertandingan menegaskan bahwa momentum ini muncul dari kerja sama cepat di sepertiga akhir, bukan hanya dari situasi set-piece.

Rangkaian gol berawal dari pergerakan Mbappe yang berhasil menemukan Barcola di dalam kotak penalti Inggris. Umpan tersebut diterima dengan baik oleh Barcola, sehingga ia punya ruang sepersekian detik untuk memilih timing tembakan.

Barcola lalu melepaskan tembakan keras ke arah tiang dekat. Dean Henderson tidak mampu menghentikan bola yang mengarah tepat pada sasaran, dan membuat Perancis kembali mencatatkan gol keduanya di laga ini.

Bagi Perancis, gol Barcola terasa seperti jawaban atas periode sulit sebelumnya. Sebelumnya mereka sempat tertinggal empat gol, sehingga tambahan angka pada menit ke-54 menjadi penanda bahwa Les Bleus belum menyerah meski situasinya berat.

Sebelum gol kedua itu tercipta, Inggris sempat memperoleh peluang melalui aksi individu Eberechi Eze. Eze mencoba merancang gol spektakuler dari jarak jauh dengan tembakan chip, namun bola akhirnya bisa diamankan oleh pertahanan Perancis.

Setelah bola diamankan, Perancis justru melakukan serangan balik cepat. Pola transisi itu kemudian kembali mengantarkan Mbappe ke situasi yang lebih menguntungkan, sebelum akhirnya bola berakhir di kaki Barcola untuk menentukan hasil.

Usai gol tersebut, Perancis terlihat meningkatkan intensitas serangannya. Mereka berusaha memaksimalkan setiap kesempatan untuk terus menekan, karena Inggris memang pernah tampil lebih dominan sepanjang babak pertama.

Di sisi lain, Inggris juga harus menjaga kewaspadaan. Keunggulan besar yang sebelumnya membuat mereka tampil nyaman kini berubah menjadi sesuatu yang harus dikelola dengan rapat, mengingat Perancis baru saja menunjukkan mereka mampu memangkas jarak skor.

Dengan keadaan Perancis 2-4 Inggris pada menit ke-54, pertandingan tetap menyisakan ruang dinamika. Les Bleus kini memiliki dorongan psikologis yang kuat untuk mempertahankan tekanan, sementara Inggris dituntut memastikan keunggulan mereka tidak kembali terancam oleh ritme serangan yang terus dibangun Perancis.

Kemenangan sementara Inggris tidak membuat mereka benar-benar bebas dari risiko. Ketika Perancis mulai menemukan celah di fase akhir serangan, Les Bleus tidak hanya mengejar angka, tetapi juga berusaha mengubah arah laga lewat variasi tempo: mempercepat perpindahan bola dan membuat lini belakang Inggris harus bereaksi terus-menerus.

Sesudah gol menit ke-54 itu tercipta, cara kedua tim mengatur ruang permainan tampak ikut berubah. Perancis berusaha mempertahankan momentum agar jarak skor tidak kembali melebar, sementara Inggris perlu menutup jalur umpan yang sebelumnya sudah mampu dimanfaatkan Mbappe untuk menyiapkan peluang. Pada momen seperti itu, detail kecil—seperti penyelesaian Barcola dan respons pertahanan—menjadi penentu apakah tekanan dapat dipertahankan atau justru berbalik menguntungkan lawan.