jurnalistik.co.id – Timnas Brasil, juara dunia lima kali, akan menghadapi Haiti pada laga lanjutan Piala Dunia 2026. Pertandingan Brasil vs Haiti dijadwalkan berlangsung di Stadion Philadelphia, Philadelphia, Amerika Serikat, pada Sabtu (20/6/2026) pukul 07.30 WIB.
Laga ini mempertemukan dua tim dengan jarak peringkat FIFA tertinggi di turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Brasil datang ke kompetisi dengan menempati peringkat keenam, sedangkan Haiti berada di ranking ke-83.
Bagi Haiti, ini akan menjadi penampilan pertama mereka di Piala Dunia sejak edisi 1974. Sementara itu, Brasil membawa status sebagai tim yang sudah berulang kali meraih prestasi di ajang tertinggi sepak bola dunia.
Dua negara juga tercatat pernah bertemu empat kali sebelumnya. Seleçao meraih kemenangan telak pada dua pertemuan terakhir, yakni menang 7-1 di Copa America Centenario 2016 serta 6-0 pada laga persahabatan pada 2004.
Di partai pembuka Piala Dunia 2026, Brasil memulai kampanye dengan hasil 1-1 melawan Maroko. Pada laga pertama tersebut, Vinicius Jr menyelamatkan muka Negeri Samba setelah mereka kebobolan lebih dulu oleh Ismail Saibari.
Setelah hasil imbang tersebut, Brasil kini menyiapkan perbaikan untuk menghadapi Haiti. Carlo Ancelotti disebut akan menggunakan laga kontra Haiti sebagai kesempatan bagi para pemainnya untuk meningkatkan performa mereka.
Dalam konferensi di Philadelphia pada Kamis, Ancelotti menyampaikan pandangannya kepada wartawan. “Anda tidak menjadi juara Piala Dunia di partai pertama,” kata Ancelotti kepada wartawan di Philadelphia pada Kamis.
Ia melanjutkan penilaiannya terkait respons tim setelah pertandingan perdana. “Kritik diri para pemain sangat positif. Saya pikir kita akan menyelesaikan masalahnya; saya tetap yakin bahwa kita akan kompetitif.”
Penyerang Real Madrid, Vinicius Jr, disebut akan kembali menjadi tumpuan dalam skema Brasil. Pada saat yang sama, Neymar disebut meneruskan proses penyembuhan di markas tim di Amerika Serikat.
Di lini serang lainnya, Raphinha disebut belum mencetak gol sejak laga kontra Kolombia pada Maret 2025. Kondisi tersebut membuat setiap perubahan dalam komposisi maupun peran pemain menjadi perhatian jelang pertandingan.
Di tengah berbagai sorotan, ada pula pandangan dari para kritikus yang menilai Brasil kurang memiliki identitas di bawah Ancelotti. Namun, pelatih berusia 67 tahun itu percaya bahwa menyesuaikan taktik dengan situasi laga merupakan hal yang lebih penting.
Dengan latar belakang peringkat yang terpaut jauh serta catatan pertemuan sebelumnya yang didominasi Brasil, laga ini juga diharapkan menjadi momen evaluasi menyeluruh bagi Negeri Samba. Brasil tetap memikul target untuk menunjukkan respons setelah hasil 1-1 pada pertandingan pertama.
Di sisi lain, Haiti datang dengan status sebagai debutan relatif dalam Piala Dunia sejak 1974, yang membuat laga ini menjadi milestone dalam sejarah mereka di ajang tersebut. Pertemuan Brasil vs Haiti pun menjadi panggung untuk melihat bagaimana kedua tim mengeksekusi rencana pertandingan.
Anda bisa melihat link live streaming laga Brasil vs Haiti di akhir artikel ini.
Laga di Philadelphia ini menjadi bagian dari rangkaian Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sehingga perhatian akan terpusat pada kemampuan Brasil mengelola tekanan sebagai tim unggulan. Di sisi lain, Haiti yang hanya kembali tampil setelah lama absen sejak 1974 membawa beban sekaligus harapan baru, terutama karena pertandingan ini berlangsung pada momen awal kompetisi bagi mereka. Dengan selisih peringkat yang lebar, pertandingan akan banyak diuji dari aspek ketenangan, disiplin, dan cara kedua tim membaca ritme laga.
Bagi Brasil, setelah hasil 1-1 saat menghadapi Maroko, evaluasi internal menjadi kunci sebelum turun lagi. Ancelotti juga menekankan respons pemain yang menilai diri secara positif dan keyakinan tim bisa menjadi lebih kompetitif. Fokus skema pun diperkirakan kembali bertumpu pada Vinicius Jr, sementara Neymar disebut masih menjalani proses pemulihan di markas tim. Di saat yang sama, catatan Raphinha yang belum mencetak gol sejak laga kontra Kolombia pada Maret 2025 membuat setiap perubahan peran di lini depan menjadi sorotan, apakah Brasil mampu menghadirkan variasi serangan dan memperbaiki efektivitasnya sejak menit awal.












