Olahraga

Mantan kapten Inggris Heather Knight resmi pensiun dari kriket internasional

×

Mantan kapten Inggris Heather Knight resmi pensiun dari kriket internasional

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Heather Knight: Former England captain retires from international cricket

jurnalistik.co.id – Heather Knight secara resmi mengumumkan pensiun dari kriket internasional. Keputusan itu disampaikan saat Inggris menjalani Tes yang sedang berlangsung melawan India di Lord’s, dengan proses penutupnya terjadi pada akhir pertandingan tersebut.

Knight, yang berusia 35 tahun, akan mengakhiri tugasnya untuk timnas Inggris bersamaan dengan Tammy Beaumont. Beaumont juga disebut ikut melangkah mundur dari tugas untuk Inggris pada akhir Tes lawan India di Lord’s.

Dalam unggahan tersebut, Knight bergabung dengan Beaumont yang mencatat 320 penampilan internasional. Angka itu menjadi rekor untuk pemain putri Inggris, sekaligus menjadi penutup fase kariernya di level timnas pada momen yang bertepatan dengan Lord’s.

Knight memulai debutnya pada 2010. Ia kemudian ditunjuk memimpin Inggris sebagai kapten pada periode berikutnya, setelah Charlotte Edwards tidak lagi memegang peran tersebut pada tahun sebelumnya. Pada 2017, Knight memandu Inggris meraih kemenangan di Piala Dunia, yang kemudian menjadi salah satu sorotan terbesar dalam karier kepemimpinannya.

Selama menjadi kapten, Knight tercatat memimpin Inggris dalam 199 pertandingan. Masa kepemimpinannya berlangsung sekitar sembilan tahun, dan berakhir setelah kekalahan Ashes yang berat pada 2025.

Dalam pernyataannya, Knight menyampaikan rasa terima kasih atas perjalanan panjangnya. “I’m extremely grateful and privileged to have gone on the journey that I have been on as an England cricketer,” ujarnya. Ia menambahkan, “It’s hard to walk away because the dressing room and the people in the dressing room have been a constant in my life for 16 years, and the memories and the experiences and the people have helped shape me become who I am today, but I’m really content with this decision and I’m really excited for what’s next.”

Knight juga menyoroti makna momen itu bagi dirinya. “Growing up as a little girl from Devon and playing with the boys, I never thought I’d get to experience this. It feels right to leave the game with this historic Test at Lord’s. It’s been an amazing 16 years, and I feel so lucky.”

Kepergian Knight akan terasa karena ia dikenal sebagai salah satu pemukul yang paling dapat diandalkan di tim Inggris, khususnya di posisi tengah (middle order). Ia juga meninggalkan tim dalam periode transisi, yang terjadi bersamaan dengan tidak adanya Beaumont di bagian atas (top) susunan permainan.

Berdasarkan catatan karier internasionalnya, Knight memainkan 15 Tes, 160 pertandingan One Day International (ODI), dan 145 pertandingan Twenty20 International (T20). Di turnamen Piala Dunia, ia membawa Inggris mencapai dua final lagi setelah kemenangan 2017, yaitu edisi T20 pada 2018 dan format 50-overs pada 2022, namun keduanya berakhir dengan kekalahan dari Australia.

Pada 2020, Knight juga mencatat pencapaian bersejarah. Ia menjadi pemain Inggris pertama—baik dari kriket putra maupun putri—yang mampu mencetak satu abad (international century) di ketiga format internasional.

Clare Connor, managing director England women, memberikan respons atas keputusan Knight. Connor menyatakan, “There couldn’t be a more apt moment for Heather to announce her retirement from international cricket than during this most historic occasion at Lord’s and where she led England to a remarkable home World Cup win nine years ago.”

Connor melanjutkan apresiasinya dengan menilai kontribusi Knight bagi kriket putri Inggris. “Heather’s contribution to England women’s cricket has been extraordinary. She has combined skill and determination as a player with exceptional leadership qualities, helping to shape this team and the game more broadly through one of the most significant periods in its history.”

Selain kiprah di tim nasional, Knight juga memiliki perubahan peran dalam waktu yang berdekatan. Pada bulan Desember, diumumkan bahwa ia tidak akan tampil bersama franchise London Spirit di The Hundred. Keputusan itu terkait penunjukannya sebagai general manager untuk tim putri London Spirit.

Dengan berakhirnya Tes lawan India di Lord’s, Knight menutup satu bab besar dari karier internasionalnya. Bagi Inggris, ia meninggalkan warisan kepemimpinan yang lama, pengalaman yang panjang di lintas format, serta catatan prestasi yang melekat pada fase penting perjalanan tim putri selama lebih dari satu dekade.