Otomotif

Pengalaman Anton di Geely EX5 Usai 25.000 Km: Kelebihan dan yang Perlu Dibenahi

×

Pengalaman Anton di Geely EX5 Usai 25.000 Km: Kelebihan dan yang Perlu Dibenahi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Review Jujur Pemilik Geely EX5: Plus Minus Setelah 25.000 Km

jurnalistik.co.id – Anton Widodo termasuk pengguna awal Geely EX5. Ia membelinya saat pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, lalu sampai saat ini mobil tersebut telah menempuh sekitar 25.000 kilometer.

Menurut dia, proses memilih kendaraan tidak berhenti pada keinginan untuk beralih ke mobil listrik. Sebelum memastikan pilihan, Anton sempat membandingkan beberapa model di kelas yang sama agar keputusan yang diambil lebih masuk akal untuk kebutuhan sehari-hari.

Anton merasakan perubahan yang cukup jelas sejak beralih dari mobil bermesin bensin. Adaptasi menurutnya tidak terasa sulit, terutama karena karakter berkendara yang dia temukan saat pertama kali mencoba mobil ini melalui sesi test drive.

Soal tampilan, Anton menilai Geely EX5 hadir dengan gaya yang sederhana dan tidak berlebihan. “Desainnya sederhana, enggak norak,” ujar Anton kepada Kompas.com, Jumat (3/7/2026). Bagi Anton, bentuk memang penting, tetapi bukan faktor yang paling menentukan.

Kenyamanan berkendara yang terasa natural

Hal yang paling menarik dari Geely EX5, menurut Anton, adalah karakter berkendaranya. Dibandingkan beberapa mobil listrik yang pernah ia coba, ia merasakan sensasi mengemudi yang lebih natural.

Anton menyebut rasa setir dan respons kendaraan membuatnya nyaman sejak awal. “Feeling mengemudinya seperti mobil Eropa,” katanya. Ia juga menilai bobot setir tidak terlalu ringan, sehingga pengendalian terasa pas saat bermanuver maupun melaju.

Komponen kenyamanan lain yang ia soroti ada pada suspensi. Menurut Anton, suspensi mampu meredam permukaan jalan dengan baik, sehingga tetap nyaman ketika mobil melintasi berbagai kondisi jalan yang ditemui dalam aktivitas harian.

Karakter seperti ini, lanjut Anton, membantu proses adaptasi dari mobil bermesin bensin ke kendaraan listrik. “Sejauh ini enggak ada masalah berarti selama touring,” ujarnya, termasuk saat mobil digunakan di luar rutinitas harian.

Audio bawaan dan kebutuhan upgrade

Anton juga menaruh perhatian pada kebutuhan hiburan selama perjalanan. Ia menilai sistem audio bawaan di Geely EX5 sudah mampu memenuhi kebutuhannya, sehingga tidak muncul dorongan untuk melakukan upgrade.

Dengan kondisi tersebut, ia merasa mobil bisa langsung “dipakai jadi” tanpa tambahan pekerjaan yang biasanya menyertai pembelian kendaraan baru, khususnya untuk kebutuhan kenyamanan penumpang selama perjalanan.

Dipakai harian hingga touring bersama komunitas

Selama hampir setahun kepemilikannya, Geely EX5 tidak hanya digunakan untuk aktivitas harian. Anton beberapa kali juga mengajak mobilnya untuk touring bersama komunitas EX5IS yang ia dirikan.

Rute yang pernah ditempuh antara lain Jakarta–Cirebon, Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Bagi Anton, perjalanan antarkota itu menjadi cara untuk menguji kenyamanan mobil sekaligus menilai efisiensi energi dalam penggunaan nyata.

Dalam perjalanan antarkota, Anton mencatat konsumsi energi rata-rata sekitar 12 kWh per 100 kilometer. Angka itu ia gunakan sebagai gambaran performa efisiensi selama mobil dipakai pada rute yang relatif panjang.

Meski demikian, Anton mengingatkan aspek penting yang tetap perlu diperhatikan pengguna mobil listrik. Ia menekankan perlunya perencanaan lokasi pengisian daya sebelum berangkat, agar perjalanan lebih lancar dan kebutuhan pengisian tidak mengganggu jadwal.

Secara keseluruhan, pengalaman Anton setelah menempuh sekitar 25.000 kilometer menunjukkan bahwa kenyamanan menjadi salah satu keunggulan utama Geely EX5. Ia merasakan sensasi berkendara yang natural, suspensi yang mampu meredam jalan, serta audio bawaan yang dinilai cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Di sisi lain, “minus” yang ia tekankan lebih berupa kebiasaan pengelolaan perjalanan, terutama soal perencanaan pengisian daya. Dengan pola penggunaan yang dipadukan antara aktivitas harian dan touring, Anton melihat mobil ini tetap bisa diandalkan dalam perjalanan yang beragam.