jurnalistik.co.id – Ousmane Dembele menyatakan dukungannya kepada Kylian Mbappe menjelang laga pertama Piala Dunia 2026. Menurut Dembele, kritik yang diarahkan kepada Mbappe dinilai sudah tidak lagi proporsional dan terlalu berlebihan.
Dukungan itu disampaikan Dembele dalam konteks Mbappe yang menjadi sorotan dalam beberapa musim terakhir. Mbappe juga memikul tanggung jawab sebagai kapten Timnas Perancis sejak 2023.
Dembele menilai kritik terhadap rekan setimnya tidak adil. “Kritik terhadapnya sangat, sangat tidak adil. Beberapa orang terlalu berlebihan dalam mengkritik Kylian,” kata Dembele, dilansir dari The Guardian, Sabtu (13/6/2026).
Dalam penilaian Dembele, Mbappe tetap berada pada level pemain kelas dunia. Ia juga menekankan bahwa Mbappe dikenal sebagai pribadi yang baik di luar lapangan.
“Dia pemain yang luar biasa dan orang yang sangat baik di luar lapangan. Beberapa orang terlalu berlebihan dalam mengkritiknya karena dia adalah Kylian Mbappe. Mereka seharusnya tidak terus-menerus mengkritiknya.”
Dembele menggarisbawahi bahwa bentuk kritik yang muncul bukan hanya menyangkut penampilan di lapangan. Ia juga menyinggung komentar-komentar kecil yang kerap dibicarakan publik seputar Mbappe.
“Apakah dia mengikat tali sepatunya atau tidak, apakah dia menarik kaus kakinya atau tidak… itu terlalu berlebihan. Dia tetap manusia,” kata Dembele.
Menurut artikel tersebut, Mbappe menghadapi tekanan besar di Spanyol. Tekanan itu muncul setelah Real Madrid menutup musim tanpa gelar, sehingga Mbappe kembali menjadi pihak yang banyak diperbincangkan.
Mbappe dan Dembele siap mengawali Piala Dunia 2026
Menjelang turnamen, Dembele dan Mbappe diperkirakan akan menjadi pilihan utama di lini depan Timnas Perancis. Jadwal tim Perancis di Piala Dunia 2026 dibuka dengan menghadapi Senegal pada Selasa (16/6/2026) waktu setempat.
Setelah pertandingan perdana tersebut, Perancis dijadwalkan bertemu Irak dan Norwegia pada fase grup. Dembele menyatakan kehadiran Mbappe sebagai pemimpin tim menjadi bagian penting dari kesiapan mereka.
“Bersama tim Perancis, dia sangat baik kepada kami, dia seorang pemimpin,” ujar Dembele mengenai sang kapten. Pernyataan ini menegaskan peran Mbappe tidak hanya sebagai figur di lapangan, tetapi juga dalam dinamika tim.
Dembele juga datang ke Piala Dunia dengan performa yang disebut meyakinkan. Pemain Paris Saint-Germain itu masuk dalam daftar kandidat peraih Ballon d’Or setelah membantu klubnya meraih gelar Liga Champions untuk musim kedua secara beruntun.
Dengan rangkaian dukungan yang ia sampaikan, Dembele ingin menempatkan pembahasan tentang Mbappe pada konteks yang lebih adil menjelang turnamen. Ia menilai kritik yang terus diarahkan kepada Mbappe semestinya tidak berlangsung tanpa batas, terutama saat Piala Dunia 2026 sudah menunggu di depan mata.
Di saat Mbappe bersiap menjalani laga perdananya melawan Senegal, Dembele memilih untuk menegaskan bahwa Mbappe tetap menjadi pemain kelas dunia dan tetap memegang kualitas sebagai pribadi. Baginya, cara pandang terhadap Mbappe perlu kembali pada proporsi yang lebih wajar, sesuai penilaian Dembele sendiri.
Dembele juga menilai, menjelang pertandingan pembuka, cara pandang terhadap Mbappe semestinya tidak dibangun dari sikap yang menjauh dari konteks. Sebagai kapten sejak 2023, Mbappe membawa tanggung jawab yang terlihat dalam bagaimana ia membantu rekan-rekannya menghadapi turnamen, termasuk saat Perancis memulai perjalanan dengan laga melawan Senegal.
Menurut Dembele, kritik yang terus muncul tidak hanya berhenti pada penampilan di lapangan. Ia menyinggung perbincangan kecil yang kerap ikut dibawa publik ketika membahas Mbappe, seperti kebiasaan-kebiasaan sederhana yang seolah-olah dijadikan bahan sorotan. Baginya, perhatian seperti itu dinilai terlalu berlebihan, karena Mbappe tetap manusia, bukan sosok yang harus dinilai dari hal-hal remeh di luar performa.
Di tengah tekanan yang ramai diperbincangkan di Spanyol setelah Real Madrid mengakhiri musim tanpa gelar, Dembele tetap menempatkan Mbappe pada standar pemain kelas dunia. Ia juga menekankan bahwa selain kualitas di lapangan, Mbappe dikenal sebagai pribadi yang baik di luar lapangan. Dengan rangkaian dukungan tersebut, Dembele ingin diskusi publik tentang Mbappe kembali lebih proporsional, terutama ketika Piala Dunia 2026 semakin dekat dan jadwal fase grup setelah Senegal juga sudah menunggu.












