jurnalistik.co.id – MONDIAL menghadirkan koleksi terbarunya di tahun 2026, MONDIAL Dreams, melalui kolaborasi dengan seniman kontemporer Indonesia, Mangmoel. Lewat rangkaian perhiasan berlian bernuansa pita (ribbon), brand ini menekankan pesan tentang keberanian mengejar mimpi dan proses meraihnya.
Dalam peluncuran bertajuk “The Launch of MONDIAL Dreams with Mangmoel” di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026), MONDIAL memosisikan koleksi ini sebagai bagian dari signature collection yang setiap tahun hadir dengan inspirasi berbeda. Pada edisi kali ini, fokusnya bergeser pada siluet pita yang sarat makna.
Makna ribbon yang diterjemahkan jadi siluet perhiasan
MONDIAL Dreams mengusung inspirasi dari bentuk ribbon atau pita yang selama ini dikenal dalam berbagai budaya sebagai simbol berbagai momen penting. Pita dapat dimaknai sebagai penanda garis akhir sebuah pencapaian, lambang hadiah bermakna, hingga aksesori yang mempercantik perayaan spesial.
General Manager MONDIAL, Leslie Christian Saputra, menyampaikan bahwa keunikan koleksi juga terlihat dari pilihan bentuk dan siluetnya yang menonjol. “Salah satu signature collection MONDIAL yakni MONDIAL Dreams kali ini hadir dengan menonjolkan keindahan bentuk dan siluet ribbons, mulai dari kalung, cincin, anting, hingga bangle,” kata Leslie dalam acara tersebut.
Ia menambahkan bahwa benang merah setiap seri MONDIAL Dreams selalu berangkat dari gagasan bahwa mimpi perlu dipelihara, bukan hanya diharapkan. “Setiap seri dari koleksi MONDIAL Dreams membawa benang merah yang sama, yaitu bagaimana sebuah mimpi diikat dengan keyakinan, dijaga dengan komitmen, dan akhirnya diwujudkan menjadi sesuatu yang nyata,” ujar Leslie.
Kolaborasi dengan Mangmoel melahirkan tema Weave Your Dreams
Kolaborasi MONDIAL bersama Mangmoel hadir untuk memperkuat gagasan koleksi melalui perspektif seni kontemporer. Mangmoel dikenal lewat karya crochet art berskala besar serta karakter ikonik Mogus, yang menjadi bagian dari cara pandang kreatifnya dalam memaknai sesuatu melalui proses.
Berita Terkait
Kolaborasi tersebut kemudian diterjemahkan menjadi tema “Weave Your Dreams”. MONDIAL mengajak masyarakat memahami bahwa mimpi tidak terwujud secara instan, melainkan “dirajut” melalui keberanian, ketekunan, dan dedikasi.
Dalam pandangan MONDIAL, alasan pemilihan desain berbentuk pita juga terkait dengan kedekatannya dengan perjalanan seseorang saat meraih cita-cita. “Kami melihat perhiasan berlian berdesain pita ini merupakan sebuah lambang universal yang kuat bagi para pemimpi. Secara kultural, pita merepresentasikan perayaan momen berharga dan penantian indah, mulai dari melintasi garis finish hingga mempercantik perayaan hidup,” lanjut Leslie.
Perbedaan dari koleksi Dreams sebelumnya
MONDIAL Dreams merupakan signature collection yang setiap tahunnya hadir dengan inspirasi berbeda. Mengacu pada arah koleksi sebelumnya, penekanan sempat berada pada eksplorasi bentuk fancy shape diamonds serta fleksibilitas gaya yang dapat disesuaikan dengan berbagai kesempatan.
Untuk rangkaian 2026 ini, MONDIAL menyatakan bahwa edisi terbaru lebih menitikberatkan pada siluet pita. Dengan pendekatan itu, perhiasan tidak hanya dipahami sebagai aksesori, tetapi juga sebagai representasi simbolik dari proses bertumbuh menuju tujuan—mulai dari membangun keyakinan hingga mewujudkannya menjadi sesuatu yang nyata.
Visi dan seni sebagai dua unsur penting kolaborasi
Leslie menjelaskan bahwa kolaborasi bersama Mangmoel lahir karena setiap mimpi membutuhkan dua unsur penting, yaitu visi dan seni. Melalui pertemuan antara visi brand dan ekspresi artistik, MONDIAL ingin menyampaikan bahwa perjalanan mewujudkan mimpi dapat dibangun melalui komitmen yang konsisten.
Dengan kombinasi berlian dan motif ribbon, MONDIAL Dreams berupaya menjembatani estetika high jewelry dengan narasi yang mudah dipahami. Setiap seri koleksi diposisikan membawa pesan yang sama: mimpi diikat dengan keyakinan, dirawat melalui komitmen, lalu diwujudkan melalui proses yang berkelanjutan.










