Nasional

BBC: Zoe Kleinman Mencoba Robotaxi Uber Otonom di London Saat Layanan Rilis Kamis

×

BBC: Zoe Kleinman Mencoba Robotaxi Uber Otonom di London Saat Layanan Rilis Kamis

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Watch: BBC travels in self-driving Uber around London

jurnalistik.co.id – Zoe Kleinman dari BBC ikut mencoba robotaxi Uber otonom di London pada Kamis, tepat ketika layanan tersebut mulai beroperasi. Dalam laporan video BBC itu, Kleinman diposisikan sebagai jurnalis Inggris pertama yang menggunakan layanan tersebut di kota ini.

Uber memperkenalkan apa yang disebut sebagai “minicab” yang dapat dikemudikan sendiri untuk penumpang di London. Perusahaan juga menyebut layanan ini sebagai peluncuran robotaxi yang pertama di Inggris, sekaligus menjadi tahap awal dari operasi di wilayah tersebut.

Pada fase awal, Uber hanya menyiapkan 15 kendaraan otonom yang memiliki lisensi untuk beroperasi di dalam kota. Artinya, jumlah armada yang dikerahkan pada awal layanan memang terbatas dan terdaftar secara resmi.

Walaupun kendaraan berjalan secara otonom, setiap unit robotaxi tetap ditemani oleh pengemudi manusia sebagai pengawas. Pengemudi tersebut duduk di belakang kemudi dan siap mengambil alih kontrol jika terjadi sesuatu yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Model operasional ini menjadi bagian penting dari cara layanan diperkenalkan: sistem otonom bekerja, tetapi kendali manusia tetap tersedia sebagai lapisan keamanan. Dengan pengaturan tersebut, Uber menempatkan pengemudi keselamatan sebagai respons cepat ketika diperlukan.

Dari sisi tarif, perjalanan robotaxi disebut akan menggunakan harga yang sama dengan layanan UberX, Uber Electric, maupun Uber Comfort yang standar. Uber juga menampilkan tarif di muka melalui aplikasi.

Bagi pengguna, skema tersebut berarti tidak ada perubahan biaya yang diumumkan secara terpisah pada tahap peluncuran awal. Informasi harga juga disampaikan lebih awal, sehingga penumpang dapat melihat tarif sebelum perjalanan dimulai.

Dalam video BBC, Kleinman berada di barisan awal yang mencoba layanan robotaxi itu saat layanan resmi mulai pada Kamis. Ia digambarkan sebagai jurnalis Inggris pertama yang “menyapa” atau memesan perjalanan menggunakan robotaxi Uber di London.

Pengalaman yang disampaikan BBC kemudian berfokus pada bagaimana perjalanan berlangsung dalam konteks layanan yang baru diluncurkan. Dengan adanya pengemudi keselamatan dan pengoperasian armada yang terbatas, perjalanan yang dicoba tetap berada dalam kerangka uji layanan skala awal.

Peluncuran awal di London

Peluncuran robotaxi Uber di London hadir dengan sejumlah ketentuan yang langsung terlihat dari detail layanan yang disebutkan. Uber memulai operasi dengan 15 kendaraan berlisensi, menyediakan pengemudi keselamatan di belakang kemudi, serta mempertahankan tarif yang setara dengan layanan UberX, Uber Electric, dan Uber Comfort.

Melalui percobaan yang dilakukan Zoe Kleinman, BBC menempatkan perhatian pada momen layanan baru ini digunakan pertama kali di kota tersebut. Pada saat yang sama, informasi kunci—jumlah kendaraan, keberadaan pengemudi pengawas, dan kesetaraan tarif—menjadi bagian inti dari gambaran yang diberikan mengenai bagaimana robotaxi otonom itu diperkenalkan kepada penumpang.

Selain memperlihatkan momen percobaan pertama di London, liputan BBC juga menekankan bahwa layanan tersebut masih berada pada fase awal. Pengemudi keselamatan ditempatkan sebagai langkah pengaman, sehingga operasional otonom berjalan sambil tetap menyediakan jalur intervensi cepat.

Dalam praktiknya, pendekatan “dikemudikan sendiri” yang dipromosikan Uber ditampilkan sebagai perpaduan antara teknologi dan pengawasan manusia. Penumpang tetap mendapatkan jaminan bahwa kontrol dapat dialihkan apabila kondisi di lapangan menuntut tindakan segera.

Dari sisi layanan, informasi tarif disajikan lebih dulu melalui aplikasi, sehingga perjalanan tidak dimulai tanpa kepastian biaya. Uber juga menyamakan tarif robotaxi dengan kategori UberX, Uber Electric, dan Uber Comfort, agar pengguna merasakan kontinuitas harga.

Karena jumlah unit terbatas pada tahap awal, perjalanan yang dicoba Kleinman diposisikan sebagai bagian dari pengujian skala awal, bukan layanan penuh untuk semua wilayah. Dengan armada yang berlisensi dan pengawasan di dalam kendaraan, gambaran yang muncul adalah pengenalan bertahap kepada penumpang.