Olahraga

Nazar Marc Cucurella untuk Piala Dunia 2026: Pensiun Jika Spanyol Juara atas Argentina, Siap Tato Wajah Luis de la Fuente

×

Nazar Marc Cucurella untuk Piala Dunia 2026: Pensiun Jika Spanyol Juara atas Argentina, Siap Tato Wajah Luis de la Fuente

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Nazar Marc Cucurella jika Spanyol Juara Piala Dunia 2026: Pensiun dan Bikin Tato Wajah Pelatih

jurnalistik.co.id – Marc Cucurella membeberkan rencana mengejutkan menjelang final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina. Menurut bek kiri timnas Spanyol itu, seluruh kisahnya bersama La Roja bisa berakhir dengan dua janji besar jika timnya mampu keluar sebagai juara di partai puncak.

Spanyol akan menghadapi Argentina pada partai final Piala Dunia 2026 di Stadion New York/New Jersey, East Rutherford, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) waktu setempat atau Senin pukul 02.00 WIB. Di momen yang ia sebut sebagai penutup perjalanan, Cucurella mengatakan ia siap menggantung sepatu dari level internasional.

Menurut Cucurella, keputusan pensiun dari pentas internasional berangkat dari keyakinannya bahwa merengkuh gelar juara dunia menjadi penyempurnaan kariernya bersama timnas Spanyol. Ia juga menilai, apa yang sudah diraih bersama La Roja tidak lagi mudah dilampaui.

Rencana pensiun jika Spanyol menjadi juara

Dalam wawancara eksklusif bersama L’Equipe, pemain berusia 27 tahun itu menegaskan kesiapannya untuk meninggalkan panggung sepak bola internasional. Baginya, pencapaian gelar ganda yang sudah didapat merupakan puncak yang sulit untuk diulang atau dilampaui kembali.

Cucurella menyampaikan hal itu dengan nada yang sangat personal. Ia mengatakan, “Jika kami memenangkan Piala Dunia , saya akan menelepon Luis keesokan harinya dan mengatakan kepadanya untuk tidak lagi mengandalkan saya, bahwa saya akan pensiun dari tim nasional,” kata Cucurella dikutip dari Goal English, Minggu (19/7/2026).

Ia kemudian menambahkan penegasan yang lebih luas tentang makna pencapaiannya bersama tim. “Dengan Kejuaraan Eropa dan Piala Dunia, saya tidak bisa berbuat lebih baik lagi,” tambah sang pemain.

Dengan rencana tersebut, Cucurella menempatkan momen setelah laga final sebagai bagian dari keputusan akhir. Ia menyebut akan menghubungi pelatihnya sehari setelah kemenangan, sekaligus menyampaikan pesan bahwa ia tidak lagi akan menjadi andalan timnas.

Catatan peran dan dedikasi di bawah Luis de la Fuente

Sepanjang turnamen berlangsung, Cucurella dikenal menjadi sosok sentral di lini pertahanan Spanyol di bawah arahan pelatih Luis de la Fuente. Ia tercatat selalu tampil penuh di setiap menit pertandingan, menunjukkan dedikasi yang dianggapnya selaras dengan niat untuk mengakhiri perjalanannya di tim nasional.

Keputusan menjadikan final Piala Dunia sebagai titik akhir juga berhubungan dengan pengalaman sebelumnya. Ia menyebut telah merasakan manisnya gelar Kejuaraan Eropa pada 2024, sehingga menjuarai kompetisi di Amerika Utara dipandangnya sebagai penutup yang ideal bagi pengabdiannya untuk La Roja.

Dalam perjalanan yang membawanya hingga turnamen besar ini, Cucurella juga pernah merasakan tekanan dari tribun saat bermain. Pada Piala Eropa 2024, ia mengalami hujatan ketika tampil pada hampir seantero laga perempat final melawan Perancis, sebuah momen yang menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap dirinya dan tim.

Janji tato wajah Luis de la Fuente

Selain niat pensiun, Cucurella juga melontarkan komitmen unik sebagai bentuk penghormatan kepada sang pelatih. Sosok yang dikenal memiliki gaya rambut eksentrik itu menyatakan akan membuat tato sebagai kenang-kenangan jika Spanyol mampu menaklukkan Argentina di final.

Ia menegaskan rencananya itu saat diwawancarai Fox Sports. “Saya akan membuat tato kecil wajah manajer Spanyol Luis de la Fuente di bisep saya jika kami memenangkan Piala Dunia,” pungkasnya.

Janji tato tersebut menjadi simbol yang ia kaitkan langsung dengan keberhasilan di partai puncak, sekaligus menempatkan de la Fuente sebagai figur yang akan dikenang lewat bentuk paling personal. Dengan begitu, kemenangan yang ia incar tidak hanya berhenti pada trofi, melainkan juga berujung pada perubahan besar dalam perjalanan kariernya.

Di titik ini, cucian narasi dari dua keputusan—pensiun dari tim nasional dan tato untuk sang pelatih—bertemu pada satu syarat yang sama: Spanyol harus keluar sebagai juara. Cucurella memandang gelar Piala Dunia sebagai penyempurna dari perjalanan yang sudah ia jalani bersama tim, setelah pengalaman Kejuaraan Eropa 2024.

Sebagai pemain yang selama turnamen tampil penuh dan terus menjadi bagian penting di pertahanan, ia kini menatap final melawan Argentina dengan pesan yang jelas. Jika harapannya terwujud, Cucurella menyebut ia akan menutup bab internasionalnya, sekaligus memberi penghormatan kepada Luis de la Fuente melalui tato wajah di bisep.