jurnalistik.co.id – Atletico Madrid telah menyepakati kesepakatan untuk mendatangkan Cristian Romero dari Tottenham dengan nilai transfer £34,2 juta (sekitar 40 juta euro). Kesepakatan ini menandai satu langkah penting bagi kubu La Liga tersebut dalam memperkuat opsi lini pertahanan mereka menjelang musim baru.
Romero, yang berusia 28 tahun, diproyeksikan menjadi rekrutan keempat Atletico pada bursa transfer musim panas ini. Di sisi lain, Tottenham tetap mempertahankan hak sell-on sebesar 15 persen sebagai bagian dari deal yang disepakati kedua klub.
Menurut kabar bursa, Romero sempat menjadi perhatian Arsenal dalam beberapa hari terakhir. Namun Tottenham tidak berkeinginan melepas kaptennya ke rival sekota di London utara, sehingga pembicaraan akhirnya tidak bergulir ke arah tersebut.
Romero meninggalkan Tottenham setelah lima musim bermain di klub tersebut. Ia tercatat tampil sebanyak 156 kali, dengan kontribusi 13 gol di berbagai kompetisi yang dihadapinya selama periode tersebut.
Perjalanannya bersama Tottenham dimulai dari masa pinjaman dari Atalanta pada 2021. Setelah menjalani masa awal itu, Romero kemudian memperpanjang komitmennya secara permanen setelah menuntaskan proses transfer senilai £42,5 juta dari Atalanta.
Di level tim nasional, Romero juga menjalani peran penting bersama Argentina. Ia tampil selama perjalanan mereka menuju final Piala Dunia musim panas ini, hanya melewatkan satu pertandingan di sepanjang rangkaian turnamen tersebut.
Berita Terkait
Saat kembali ke aktivitas klub, Romero dijadwalkan bergabung lagi dengan program pramusim Tottenham pada pekan mendatang. Ia juga disebut memperoleh tambahan waktu libur setelah tampil di Amerika Utara, sebelum kembali ke rutinitas latihan.
Musim lalu, Romero ditunjuk sebagai kapten tim. Ia memimpin Tottenham ketika mereka harus berjuang keras agar terhindar dari zona degradasi di Premier League—sebuah momen yang menunjukkan peran kepemimpinannya di ruang ganti.
Bagi Tottenham, proses kepergian Romero berpotensi menjadi pukulan tersendiri bagi para pendukung. Pada saat yang sama, Spurs juga diperkirakan bakal kehilangan Djed Spence yang tengah berada dalam pembicaraan lanjutan dengan Inter Milan. Spence dikabarkan menjadi incaran dengan nilai £25,6 juta (sekitar 30 juta euro) untuk statusnya sebagai full-back asal Inggris.
Dengan berakhirnya saga Romero, Tottenham berharap pergantian di lini belakang dapat segera ditutup agar stabilitas permainan tidak menurun. Sementara itu, Atletico menghadapi pekerjaan yang sama, namun dari sisi yang berbeda: merapatkan kebutuhan komposisi skuad sesuai target pelatih kepala Diego Simeone.
Simeone disebut ingin memperkuat tim setelah Atletico menutup kompetisi La Liga musim lalu di posisi keempat. Pada klasemen akhir, Villarreal berada satu tangga di atas mereka dengan finis di urutan ketiga, sehingga Atletico memiliki motivasi untuk memperbaiki performa pada fase berikutnya.
Berkaca pada aktivitas bursa Atletico, transfer Romero dipandang masuk dalam rangkaian penyegaran skuad yang lebih luas. Selain pembahasan mengenai Romero, Atletico juga sudah menambah tenaga melalui kedatangan gelandang Kang-in Lee dan Morten Hjulmand, serta bek kiri Alejandro Grimaldo. Dengan selesainya transfer Romero, pengeluaran Atletico musim panas ini disebut berpeluang menembus lebih dari £100 juta.
Kesepakatan £34,2 juta tersebut sekaligus mempertegas arah strategi Atletico: menguatkan pertahanan dengan pemain yang sudah terbukti menghadapi tekanan tinggi di Premier League, sekaligus memastikan transfer ini tetap menyertakan ketentuan sell-on untuk Tottenham. Bagi Romero sendiri, langkah ini membawa tantangan baru setelah pengalaman panjangnya bersama Spurs, termasuk tugas sebagai figur kunci di lini belakang dan kapten tim pada musim terakhir.












