jurnalistik.co.id – Chelsea meraih kemenangan 3-1 atas Real Sociedad, tetapi laga pramusim itu langsung menyedot perhatian dari reaksi suporter terhadap Enzo Fernández. Di sisi lain, Morgan Rogers mencatat gol debutnya dan Joao Pedro tampil sebagai penentu dengan dua gol.
Enzo Fernández mendapat sorakan dari sebagian pendukung Chelsea saat menjalani penampilan keduanya pada babak kedua. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi panggung bagi Xabi Alonso untuk memberi gambaran skema yang mungkin ia gunakan dalam waktu dekat.
Kemenangan 3-1 itu menghadirkan momen yang cepat bergulir sejak awal, terlebih setelah Rogers membuka keunggulan. Namun, sorakan dan nyanyian untuk Fernández menjadi pembahasan yang tidak berhenti ketika namanya kembali disebut dan ia masuk lapangan.
Fernández memang menjadi bagian dari kontroversi di luar lapangan. Ia sempat berusaha bergabung dengan Real Madrid pada musim panas ini, sebelum klub Spanyol akhirnya mengakhiri minatnya.
Setelah itu, perwakilannya melakukan pembicaraan dengan Manchester City. Meski demikian, tidak ada penawaran yang memenuhi valuasi Chelsea sebesar £120m sebelum batas waktu 17:00 BST hari Jumat.
Di Stamford Bridge, namanya juga sudah lebih dulu memancing respons. Saat namanya dibacakan sekitar 45 menit sebelum kick-off, beberapa pendatang awal sudah melontarkan boo.
Pihak stadion kemudian memilih tidak membacakan nama pemain pengganti sesaat sebelum pertandingan dimulai. Meski begitu, boo tetap terdengar ketika Fernández tampil untuk Chelsea pada menit ke-62.
Respons suporter ternyata tidak seragam. Sebagian penonton memilih merespons dengan menyerukan nama Fernández, sementara momen-momen ketika ia menyentuh bola berlangsung di tengah gabungan boo dan tepuk sorak.
Di atas dinamika itu, ada pula isyarat dari Reece James yang tetap menjalankan kebiasaan. Ketika James meninggalkan lapangan, ia menyerahkan ban kapten kepada wakilnya, menunjukkan Alonso dan Chelsea tetap memberi dukungan dalam konteks kepemimpinan di tim.
Beberapa pendukung bahkan turut merayakan ketika Fernández dilanggar. Sikap-sikap tersebut memperlihatkan pertandingan ini menjadi semacam cermin dari bagaimana saga transfer yang menyertai pemain tersebut masih menyisakan perbedaan pandangan.
Penampilan Fernández juga muncul kurang dari 24 jam setelah Chelsea melewati batas transfer internalnya. Bagi sebagian suporter, itu menjadi tanda bahwa klub mungkin tinggal “menutup” cerita dan bersiap mempertahankan salah satu pemain terbaiknya.
Namun, ada kelompok lain yang tetap merasa Fernández tidak sepenuhnya menunjukkan loyalitas. Ia sebelumnya menyuarakan keinginannya untuk pindah ke Madrid, sementara agennya, Javier Pastore, juga mengklaim pemain tersebut kurang dibayar.
Reaksi yang akan muncul dari klub-klub Liga Premier lain turut menjadi pertanyaan. Menjelang kemungkinan ia tetap bertahan di Chelsea atau City kembali mendekat, potensi respons itu disebut bisa menjadi isu tersendiri.
Hal tersebut juga dikaitkan dengan perayaan dan sindiran di media sosial setelah Argentina mengalahkan Inggris di semifinal Piala Dunia pada Juli. Masalahnya tetap sama, apakah Fernández akan berada di Chelsea, atau Manchester City mencoba mendatangkan kembali pemain itu sebelum deadline 1 September bersama pelatih lamanya, Enzo Maresca.
Rogers cetak gol debut, Pedro bawa Chelsea unggul
Morgan Rogers membutuhkan waktu cepat untuk menorehkan namanya. Ia mencetak gol pertamanya untuk Chelsea hanya tujuh menit setelah pertandingan dimulai, bereaksi paling sigap ketika Alex Remiro menepis tandukan Joao Pedro.
Rogers, yang datang sebagai rekrutan senilai £117m dari Aston Villa, terlihat langsung tajam dan sempat terhubung dengan Cole Palmer serta Pedro di lini depan. Dalam sepuluh menit pertama, pendukung juga sudah mulai berseru menyebut namanya.
Meski begitu, performa Rogers perlahan menurun seiring berjalannya pertandingan. Ia menjalani latihan kurang dari seminggu setelah kembali dari liburan sebelum akhirnya bermain selama 62 menit.
Berita Terkait
Selain Rogers, Joao Pedro menjadi sorotan utama dalam pramusim. Ia mencetak dua gol, membawa Chelsea kembali unggul pada menit ke-47 lewat sundulan, lalu menambah gol berikutnya sekitar tiga puluh menit kemudian dengan penyelesaian kaki terarah.
Sociedad sempat menyamakan kedudukan tepat sebelum turun minum lewat voli Jon Mikel Aramburu. Setelah itu, Chelsea kehilangan kendali di akhir babak pertama, tetapi tampil jauh lebih baik setelah jeda.
Secara keseluruhan, Pedro menorehkan delapan gol dalam tujuh pertandingan pramusim dan menjadi poros serangan, dengan Rogers dan Palmer beroperasi di belakangnya. Pola itu membuat permainan Chelsea lebih terstruktur saat mencari ruang setelah tertinggal atau saat menghadapi tekanan menjelang jeda.
Alonso menurunkan formasi 3-4-2-1, tetap memberi sinyal fleksibel
Xabi Alonso juga memperlihatkan gambaran skema yang mungkin ia pakai dalam laga berikutnya. Ia memberi petunjuk soal formasi 3-4-2-1 yang ia sebut bisa menjadi opsi menjelang pertandingan melawan Fulham dalam sembilan hari.
Ini juga menjadi kali pertama Alonso menangani laga di Stamford Bridge. Pada susunan awal, Robert Sanchez ditetapkan sebagai penjaga gawang utama.
Di belakang, Wesley Fofana, Maxence Lacroix, dan Levi Colwill membentuk tiga bek. Urutan mereka disebut dari kanan ke kiri, dengan Lacroix hadir sebagai pemain anyar, sementara Colwill kembali masuk dalam konfigurasi tersebut.
Pedro Neto ditempatkan sebagai wing-back kanan, sementara Marco Palestra mengisi posisi wing-back kiri. Di tengah, Reece James dan Moises Caicedo berada di lini tengah yang menopang tiga pemain depan.
Ada pula debut untuk Pep Chavarria yang masuk dari bangku cadangan sebagai wing-back. Kendati begitu, sejumlah nama yang dikenal tidak ikut serta karena pilihan skuat yang dibuat untuk laga ini.
Alonso menegaskan ia tidak terpaku pada model tiga bek atau empat bek. Namun, sistem yang digunakan pada laga ini memang sejalan dengan skema saat Chelsea menumbangkan AC Milan 3-0 sepekan sebelumnya.
Sejumlah pemain tak diturunkan, termasuk Jackson dan Mudryk
Alonso menghadapi tugas yang tidak mudah untuk memangkas skuat. Chelsea masih memiliki 40 pemain senior dalam daftar, sehingga banyak nama harus dibiarkan tidak bermain pada laga ini.
Nicolas Jackson, Liam Delap, Mykhailo Mudryk, Tosin Adarabioyo, dan Mamadou Sarr tidak masuk dalam rencana pertandingan. Padahal, mereka sebelumnya sempat tampil pada laga pramusim yang lain.
Menurut informasi yang beredar, para pemain tersebut sama-sama memiliki peluang untuk dilepas atau menjadi bagian dari rencana peminjaman maupun perpindahan permanen. Mudryk dan Sarr ditargetkan mencari opsi pinjaman di Liga Premier, sementara Jackson dipasang tersedia dengan harga £65m dan Delap dengan harga £50m.
Terkait Tosin, kabar menyebut ada ketertarikan dari Benfica dan Marseille. Alonso juga tidak mengadakan konferensi media untuk menjelaskan pilihan tim, dan disebutkan keputusan tersebut berasal dari pandangannya.
Pemain baru juga tidak ikut ambil bagian. Emmanuel Emegha, Danny Welbeck, dan Jordan Henderson tidak tampil, demikian pula Aaron Anselmino yang dipanggil kembali dari masa pinjaman, yang dikabarkan absen karena masalah cedera.
Dibanding nama seperti Delap dan Mudryk yang terpaksa tidak bermain, empat pemain tersebut terlihat berada di dekat skuat, tepat di belakang bench. Mereka menonton dari area yang sama dengan Teddy Sharman-Lowe yang berstatus kiper pilihan ketiga.
Masuknya Fernández menjadi satu elemen menarik lainnya dalam daftar susunan pemain. Namun, Valentin Barco yang baru bergabung dari Strasbourg tidak mendapatkan kesempatan bermain pada penampilan pertamanya.
Secara keseluruhan, tantangan Chelsea adalah memangkas skuat agar sesuai batas. Klub masih perlu melepas setidaknya 15 pemain, sementara hanya tersisa 17 hari dalam jendela transfer untuk menurunkan jumlah pemain menjadi 25.












