Olahraga

Chelsea vs AC Milan 1-0 di Babak Pertama: Joao Pedro Pecahkan Buntu

×

Chelsea vs AC Milan 1-0 di Babak Pertama: Joao Pedro Pecahkan Buntu

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Hasil HT Chelsea Vs AC Milan 1-0: Joao Pedro Pecah Kebuntuan

jurnalistik.co.id – Chelsea menutup babak pertama dengan keunggulan tipis 1-0 saat menghadapi AC Milan dalam laga pramusim Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Skor itu memastikan The Blues tetap berada di atas angin pada fase awal pertandingan, meski jalannya laga berjalan ketat sejak menit-menit pertama.

Wasit Yudai Yamamoto memimpin pertandingan ketika AC Milan langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan tersebut terlihat dari upaya awal I Rossoneri melalui Francesco Camarda, meski masih bisa dibendung pemain bertahan Chelsea.

Menit keenam menjadi fase ketika pertandingan mulai memanas. Joao Pedro menerima umpan tendangan bebas Pedro Neto di dalam kotak penalti, lalu mencoba menembak dari tepi gawang.

Usaha tersebut masih belum berbuah karena bola diblok Rafael Leao sehingga laga berakhir dengan sepak pojok bagi Chelsea.

Setelah momen itu, Chelsea tidak hanya bertahan, tetapi juga ikut mengunci ritme permainan. Armada Xabi Alonso terus memberi tekanan ke pertahanan Milan dari berbagai arah.

Serangan Chelsea banyak dimotori Pedro Neto dan Cole Palmer. Keduanya beberapa kali melepaskan umpan-umpan berbahaya yang mengarah ke kotak penalti tim asuhan Ruben Amorim.

Di menit ke-12, Joao Pedro kembali nyaris membuka keunggulan. Ia sudah seperti menemukan ruang setelah terlepas dari kawalan dua bek Milan, namun sepakannya masih ditepis Lorenzo Torriani.

Pelawanan Torriani membuat Milan tetap berada dalam jarak aman, sementara Chelsea terus berusaha menciptakan peluang berikutnya.

Hanya berselang beberapa menit, Milan mencoba membalas dengan pola serangan yang lebih agresif. Rafael Leao bergerak lebih dulu sebelum mengakhiri serangan melalui sepakan Luka Modric.

Tetapi, tembakan Modric masih melambung dan tidak mengubah skor yang masih sama kuat 0-0 hingga pertengahan babak pertama.

Memasuki rentang waktu berikutnya, duel di lini tengah terasa sangat keras. Kedua tim sama-sama mencari momentum, dengan persaingan bola yang kerap memaksa permainan berubah arah dengan cepat.

Rafael Leao dan Pedro Neto tampil sebagai dua pemain yang paling menonjol pada babak pertama. Pergerakan Leao menghadirkan gangguan bagi lini pertahanan Chelsea, sedangkan Neto berulang kali menghidupkan serangan The Blues.

Menjelang akhir babak pertama, Chelsea tetap menekan dan mencari celah untuk menembus rapatnya pertahanan Milan. Buntut dari upaya itu akhirnya datang menjelang turun minum.

Joao Pedro memecah kebuntuan pada masa injury time babak pertama. Gol tersebut membawa Chelsea memimpin 1-0 saat jeda.

Dengan hasil 1-0 itu, Chelsea memasuki jeda dalam kondisi unggul, sementara AC Milan harus mengevaluasi efektivitas serangannya yang sempat mengambil kendali sejak awal laga.

Babak pertama memperlihatkan pertandingan dengan intensitas tinggi: Milan menekan lebih dulu, Chelsea membalas dengan peluang berbahaya lewat Neto dan Palmer, dan akhirnya Joao Pedro menjadi penentu lewat gol pada injury time.

Selanjutnya, kedua tim akan kembali menyusun strategi setelah jeda, dengan Chelsea mempertahankan keunggulan dan Milan berupaya mengejar ketertinggalan pada babak kedua.

Selepas rentetan tekanan awal AC Milan, Chelsea tampak lebih rapi dalam mengatur jarak antar lini. Ketika upaya I Rossoneri melalui Camarda muncul lebih dahulu, pertahanan Chelsea mampu meredamnya, lalu pertandingan berangsur berubah menjadi perebutan ritme yang sama-sama membuat peluang, terutama lewat skema serangan dari sisi dan umpan-umpan terobosan.

Di sepanjang alur babak pertama, momen-momen kunci datang dari duel-duel intens. Upaya Joao Pedro pada menit keenam yang berawal dari skema tendangan bebas di dalam kotak penalti harus kandas setelah bola diblok Rafael Leao, dan Chelsea mendapatkan sepak pojok. Sesudah itu, kombinasi Pedro Neto dan Cole Palmer kembali sering mengalirkan bola berbahaya, sementara Lorenzo Torriani juga tampil sigap saat upaya Joao Pedro nyaris memecah kebuntuan di menit ke-12.

Menjelang turun minum, permainan kembali dipanaskan lewat pertandingan keras di lini tengah dan saling susul untuk mencari celah. Leao dan Pedro Neto menjadi sosok yang paling sering mengganggu, sementara tembakan Luka Modric pada fase berikutnya belum mampu mengubah skor. Pada akhirnya, injury time babak pertama menjadi penentu ketika Joao Pedro memecah kebuntuan, membuat Chelsea unggul 1-0 dan memaksa AC Milan menata ulang pendekatan serangan saat memasuki jeda.