jurnalistik.co.id – Joao Pedro menjadi penentu saat Chelsea mengalahkan AC Milan 1-0 dalam laga pramusim yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8/2026) malam WIB.
Pertandingan ini menjadi bagian dari rangkaian Indonesia Super Cup 2026. Kedua tim, Chelsea yang dilatih Xabi Alonso dan AC Milan asuhan Ruben Amorim, saling bertukar serangan sejak awal.
Di laga pramusim tersebut, ritme permainan berjalan dinamis. Beberapa kali kedua tim mampu menciptakan peluang, meski penyelesaian akhir masih sering menemui penghalang dari pertahanan maupun kiper.
Jalannya laga dan peluang-peluang awal
Chelsea setidaknya memperoleh dua kesempatan emas yang datang dari Danny Welbeck dan Pedro Neto. Dalam dua situasi itu, peluang Welbeck dan Neto masih bisa dihentikan oleh kiper AC Milan, Lorenzo Torriani.
Sementara itu, AC Milan mencoba membangun tekanan dengan mengandalkan pergerakan Rafael Leao. Strahinja Pavlovic juga ikut memberi ancaman, tetapi sepakan yang mengarah ke gawang Chelsea masih melenceng.
Pada fase awal, Robert Sanchez berdiri di bawah mistar Chelsea. Dengan susunan pemain yang ada, Sanchez tetap menjadi tumpuan saat Milan mencoba memaksakan serangan.
Joao Pedro membuka keunggulan menjelang turun minum
Menjelang akhir babak pertama, Chelsea akhirnya menemukan jalan untuk unggul. Joao Pedro mencetak satu gol yang membuat The Blues memimpin 1-0.
Gol itu berawal dari umpan tendangan sudut, yang kemudian dimanfaatkan Joao Pedro untuk mengubah skor. Setelah gol tercipta, Chelsea membawa keunggulan hingga jeda.
Berita Terkait
Keunggulan 1-0 tersebut membuat arah pertandingan bergeser. Milan yang sempat mencoba menekan di beberapa momen, perlu mencari celah untuk menyamakan kedudukan, sementara Chelsea berupaya mempertahankan keunggulan yang didapat menjelang babak pertama berakhir.
Upaya Milan tetap berlanjut dengan melibatkan pemain yang memberi daya dorong seperti Leao. Namun, sampai skor berubah menjadi 1-0 untuk Chelsea, tidak ada gol balasan yang terjadi dalam laga pramusim tersebut.
Susunan pemain
Chelsea menurunkan Sanchez, Palestra, Acheampong, Fofana, Hato, Caicedo, Lavia, Palmer, Joao Pedro, Neto, dan Welbeck. Xabi Alonso bertindak sebagai pelatih pada laga ini.
AC Milan tampil dengan Torriani, Terracciano, De Winter, Pavlovic, Chukwueze, Modric, Comotto, Estupinan, Loftus-Cheek, Leao, dan Camarda. Ruben Amorim memimpin tim sebagai pelatih.
Dengan hasil akhir Chelsea unggul 1-0 atas AC Milan, Joao Pedro tercatat sebagai pencetak gol penentu dalam pertandingan pramusim yang berlangsung di Gelora Bung Karno, Jakarta, tersebut.
Memasuki fase selanjutnya, perbedaan yang paling terasa justru muncul dari kebutuhan kedua tim. Milan harus mencari gol penyeimbang dan karenanya meningkatkan intensitas serangan, sementara Chelsea memilih cara yang lebih terarah untuk menjaga ritme agar tidak memberi ruang terlalu besar bagi pergerakan lawan, termasuk ancaman yang kerap dirangkai dari sisi permainan cepat.
Sepanjang pertandingan pramusim itu, peluang-peluang yang sempat hadir tetap lebih banyak berujung pada momen-momen sulit bagi penyelesaian akhir. Saat peluang awal datang lewat Danny Welbeck dan Pedro Neto, penjaga gawang AC Milan, Lorenzo Torriani, berhasil menghalau upaya tersebut. Di sisi lain, Milan juga tidak tinggal diam dengan dorongan serangan yang dimotori variasi pergerakan, tetapi upaya yang mengarah ke gawang Chelsea belum cukup untuk mengubah skor.
Gol penentu menjelang jeda memperjelas bagaimana satu detail kecil bisa berdampak besar. Berawal dari situasi bola mati dari tendangan sudut, Joao Pedro memanfaatkan momentum untuk mengubah jalannya keadaan di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Setelah keunggulan didapat, Chelsea kemudian lebih fokus pada pengelolaan permainan, memastikan upaya Milan tidak langsung berbuah peluang yang sama tajam seperti sebelum jeda.
Hasil akhir Chelsea yang unggul 1-0 atas AC Milan menutup laga pramusim tersebut tanpa perubahan skor hingga peluit akhir. Dengan Xabi Alonso memimpin Chelsea dan Ruben Amorim mengarahkan AC Milan, pertandingan ini menjadi catatan penting dalam persiapan kedua tim menjelang rangkaian Indonesia Super Cup 2026, sekaligus menguatkan peran Joao Pedro sebagai sosok yang mencetak gol penentu.












