Olahraga

Indonesia Putri Nusantara Takluk 0-2 dari Thailand, Takumi Taniguchi: Semuanya Akan Kami Perbaiki

×

Indonesia Putri Nusantara Takluk 0-2 dari Thailand, Takumi Taniguchi: Semuanya Akan Kami Perbaiki

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Indonesia Putri Nusantara Kalah 0-2 dari Thailand, Takumi Taniguchi: Semuanya Akan Kami Perbaiki

jurnalistik.co.id – Indonesia Putri Nusantara harus mengakui keunggulan Thailand pada laga Grup B Srikandi Merdeka Cup 2026. Pertandingan di Stadion Supersoccer Arena, Kudus, berakhir dengan skor 0-2, sekaligus menempatkan Thailand sebagai pemuncak klasemen Grup B dengan tiga poin.

Di bawah arahan pelatih Takumi Taniguchi, tim menghadapi lawan yang tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Thailand unggul lebih dulu lewat gol Miricah Shealagh Murdoch pada menit ke-10, sebelum menambah keunggulan melalui Witchayada Wanasin pada menit ke-87.

Setelah peluit akhir, Taniguchi menyampaikan bahwa hasil tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan tim. Ia menegaskan, fokus berikutnya adalah menata ulang permainan agar lebih siap pada pertandingan selanjutnya di turnamen ini.

Dalam konferensi pers di Supersoccer Arena, Sabtu (15/8/2026), Taniguchi menyebut bahwa laga berjalan berat dan menuntut mentalitas yang kuat. Ia menilai para pemain tetap menunjukkan kepercayaan diri meski menghadapi tempo yang sulit.

“Ya, jelas mereka merasa pertandingan ini sangat keras, sangat berat, tapi jelas ketika saya melihat wajah mereka, ya, mereka masih punya kepercayaan diri,” kata Taniguchi dalam konferensi pers di Supersoccer Arena, Sabtu (15/8/2026).

“Ya, juga para staf, semua pemain masih punya kepercayaan diri. Kami tidak berhenti, kami tidak akan berhenti untuk pertandingan berikutnya, kami menyiapkan segalanya,” lanjutnya.

Menurut Taniguchi, evaluasi tidak hanya menyasar aspek teknis, tetapi juga kesiapan mental dan kondisi fisik. Ia menilai, peningkatan tersebut perlu dilakukan agar performa anak asuhnya bisa lebih stabil ketika menghadapi pertandingan berikutnya.

“Tentu saja mentalitas, juga fisik, semuanya harus kami tingkatkan. Jadi, ya, semuanya akan kami perbaiki lalu kami akan mencoba lagi di pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Taniguchi juga menyoroti bahwa setiap momen pertandingan melawan Thailand menjadi pelajaran berharga bagi skuad usia muda. Meski kalah, ia menilai perjuangan tim masih menunjukkan karakter yang dapat dibangun untuk laga-laga berikutnya.

Dalam penilaiannya, tantangan terbesar pada laga ini adalah tempo pertandingan yang menuntut konsentrasi tinggi. Para pemain diakui harus bekerja ekstra untuk menjaga ritme, sekaligus menahan serangan yang datang dalam gelombang.

Evaluasi dan mentalitas

Ia menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah pertandingan melawan Thailand. Langkah itu diambil agar tim dapat menatap sisa jadwal dengan pendekatan yang lebih matang dan terukur.

Taniguchi juga menyatakan bahwa timnya tidak berhenti pada kekalahan. Kepercayaan diri yang menurutnya masih bertahan menjadi modal penting untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya.

Di sisi lain, ia mengakui pertandingan terasa sangat keras dan berat. Namun, dari pantauan pelatih, wajah dan sikap para pemain menunjukkan bahwa mereka tetap yakin untuk memperbaiki diri.

Apresiasi untuk lini pertahanan

Meski Thailand meraih kemenangan 2-0, Taniguchi tetap memberikan perhatian pada aspek positif dari penampilan timnya. Ia mengapresiasi etos kerja yang ditunjukkan para pemain, terutama dalam upaya membendung serangan lawan.

Pelatih asal Jepang itu menilai Thailand merupakan tim besar di kawasan Asia. Karena itu, tantangan yang dihadapi Indonesia Putri Nusantara juga tidak ringan, terutama dalam menjaga pertahanan agar tidak mudah ditembus.

“Untuk aspek positifnya… Ya, jelas seperti yang Anda tahu, Thailand adalah tim yang sangat besar di Asia, tetapi dalam hal itu, mereka (pemain Indonesia) bekerja sangat keras untuk pertahanan, terutama pertahanan,” kata Taniguchi.

Dengan kemenangan tersebut, Thailand resmi mengunci posisi teratas Grup B berbekal tiga poin. Sementara itu, Indonesia Putri Nusantara perlu segera menindaklanjuti hasil ini melalui perbaikan menyeluruh agar mampu bersaing lebih baik pada lanjutan fase grup.

Taniguchi menutup dengan pesan bahwa semua kekurangan akan dibenahi. Ia meyakini proses evaluasi dan peningkatan mentalitas serta fisik akan menjadi kunci untuk memulai upaya baru pada pertandingan berikutnya di Srikandi Merdeka Cup 2026.