Olahraga

Jejak Nomor 39 Bruno Guimaraes: Keberuntungan yang Ia Bawa ke Arsenal

×

Jejak Nomor 39 Bruno Guimaraes: Keberuntungan yang Ia Bawa ke Arsenal

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Cerita di Balik Nomor 39 Bruno Guimaraes, Keberuntungan Berlanjut di Arsenal?

jurnalistik.co.id – Bruno Guimaraes resmi melanjutkan petualangannya di Arsenal setelah menuntaskan periode bersama Newcastle selama empat musim. Ia diperkenalkan kepada publik di Emirates pada turnamen eksebisi melawan Borussia Dortmund yang digelar Minggu (9/8/2026).

Arsenal menebus Guimaraes dari Newcastle United dengan biaya transfer mencapai 75 juta pounsterling atau sekitar Rp1,8 triliun. Pemain Timnas Brasil itu menandatangani kontrak berdurasi empat tahun, hingga Juni 2030.

Di Premier League, Guimaraes dikenal sebagai salah satu gelandang yang konsisten, namun ia tidak terikat pada nomor punggung yang sama dengan figur-figur papan atas lain. Pilihan angka 39 tetap menjadi identitas yang ia jaga sejak perjalanan kariernya berkembang.

Dalam kesempatan saat diperkenalkan, Guimaraes membeberkan alasan di balik nomor punggung tersebut. Menurutnya, angka 39 bukan sekadar pilihan acak, melainkan jejak cerita keluarga yang membentuk dirinya sejak awal.

Nomor 39 sebagai penghormatan

Guimaraes menjelaskan bahwa nomor 39 berangkat dari penghormatan kepada sang ayah, Dick Guimaraes. Ayahnya merupakan mantan sopir taksi di Rio de Janeiro, Brasil, yang bekerja selama 20 tahun dengan mengandalkan taksi bernomor 39.

Di keluarga mereka, taksi itu menjadi sumber penghidupan. Dari pekerjaan tersebut, Dick bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari serta memberi dukungan untuk perkembangan karier sepak bola putranya.

Guimaraes menggambarkan peran taksi itu secara spesifik, mulai dari memastikan kebutuhan hidup hingga memberikan tempat dan dukungan yang diperlukan agar ia bisa terus menapaki jalan di dunia olahraga. Baginya, angka 39 adalah simbol dari semuanya yang dibangun melalui kerja keras sang ayah.

Awal mula pilihan dari Atletico Paranaense

Cerita nomor 39 mulai menguat ketika Guimaraes melangkah ke Atletico Paranaense. Di fase itu, ia sempat diarahkan oleh ayahnya untuk mengambil nomor 39, meski pada awalnya Guimaraes sendiri tidak langsung nyaman dengan keputusan tersebut.

Pemain asal Brasil itu mengaku sempat kecewa karena pilihan alternatif yang ia harapkan adalah nomor 97. Namun, sang ayah meyakinkan bahwa nomor 39 adalah angka keberuntungan bagi Guimaraes.

Keyakinan tersebut bukan hanya basa-basi keluarga. Guimaraes percaya, dari angka itu ia bisa berada di titik seperti sekarang—sebuah perjalanan yang berujung pada kesempatan besar untuk bermain di level tertinggi.

Angka keberuntungan yang terus dibawa

Guimaraes kemudian membawa makna nomor 39 saat ia mendapat peluang bergabung dengan klub papan atas di Brasil. Ketika kesempatan itu datang, ia bertanya kepada sang ayah nomor apa yang sebaiknya dipilih.

Respons ayahnya tetap sama: 39. Bagi Guimaraes, keputusan tersebut terasa seperti kelanjutan dari pesan yang sudah ia terima sejak awal kariernya, sekaligus pengingat bahwa keberuntungan sering kali berhubungan dengan dukungan orang terdekat.

Di Arsenal, narasi itu kini kembali muncul saat ia memakai nomor 39 di lingkungan yang berbeda dan tekanan yang juga berbeda. Meski liga menuntut performa yang cepat dan stabil, Guimaraes melihat angka punggungnya sebagai jangkar psikologis yang berasal dari cerita keluarga.

Arsenal sendiri akan menjadikan Guimaraes sebagai bagian dari rencana jangka panjang setelah kontrak empat tahun hingga Juni 2030. Dengan biaya transfer yang besar serta harapan yang turut menyertai, nomor 39 menjadi simbol bahwa di balik perubahan klub, ia tetap membawa alasan personal yang jelas.

Keputusan Guimaraes untuk tetap setia pada nomor 39 menegaskan satu hal: ia memandang perjalanan karier bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang jejak yang membawanya sampai ke momen diperkenalkan di Emirates. Dan bagi sang gelandang, keberuntungan yang ia sebut berasal dari angka 39 kini berlanjut dalam seragam Meriam London.