Olahraga

Konferensi pers sebelum laga UEFA Nations League Israel vs Republik Irlandia di Debrecen (19.45 BST) ditunda; leg 4 Oktober di Serbia

×

Konferensi pers sebelum laga UEFA Nations League Israel vs Republik Irlandia di Debrecen (19.45 BST) ditunda; leg 4 Oktober di Serbia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Israel v Republic of Ireland: Republic of Ireland news conference delayed before Israel game

jurnalistik.co.id – Konferensi pers jelang laga UEFA Nations League Israel melawan Republik Irlandia yang seharusnya berlangsung di Debrecen mengalami penundaan. Jadwal itu pun ikut berdampak pada sesi latihan tim, sehingga waktu konferensi pers berikutnya tidak dipastikan.

Tim asuhan Heimir Hallgrimsson dijadwalkan bertemu di Debrecen pada Minggu pukul 19:45 BST. Sementara itu, leg kedua akan digelar di Backa Topola, Serbia, pada 4 Oktober.

Awalnya, konferensi pers sebelum pertandingan direncanakan berlangsung pada pukul 09:15 BST (10.15 waktu setempat), sebelum tim menjalani latihan. Namun, penundaan terjadi tak lama sebelum konferensi tersebut dimulai.

Seorang pejabat UEFA kemudian masuk ke ruang media untuk menyampaikan bahwa konferensi pers ditunda hingga setelah latihan. Estimasi waktu latihan yang disebutkan berada di sekitar 11:30 BST (12.30 waktu setempat).

Tak berselang lama, pejabat UEFA kembali lagi ke ruang media dan mengumumkan bahwa sesi latihan Republik Irlandia juga ikut ditunda. Dalam pengumuman itu, tidak ada keterangan mengenai kapan latihan akan dilaksanakan, sekaligus tidak ada waktu yang dapat dipastikan untuk konferensi pers berikutnya.

Perubahan jadwal ini terjadi dalam konteks kontroversi yang sudah menyelimuti pertemuan kedua tim sejak pengundian Grup B3. Kampanye “Stop The Game” yang digerakkan Irish Sport for Palestine menuntut Republik Irlandia untuk memboikot pertandingan sebagai respons terhadap konflik Israel–Gaza yang sedang berlangsung.

Seruan untuk memboikot mendapat dukungan dari Brian Kerr, mantan manajer Republik Irlandia, serta James McClean, eks-internasional. Di sisi lain, terdapat juga pendukung Irlandia yang pandangannya berbeda, dan mereka meyakini laga tetap harus dimainkan dengan kehadiran penonton.

Pada Jumat, pemain Republik Irlandia sempat mengadakan pertemuan tim untuk menyampaikan pandangan mereka terkait laga Minggu dan pertandingan tandang di Serbia. Dari perencanaan awal, para pemain diharapkan merilis pernyataan pada konferensi pers Sabtu, tetapi penundaan yang terjadi membuat situasi kembali tidak jelas.

Penundaan tersebut turut menambah ketidakpastian di tengah pemberitaan bahwa setidaknya ada satu pemain yang ingin menarik diri dari skuad. Meski demikian, rincian lanjutan mengenai sikap setiap pemain tidak menjadi bagian dari pengumuman yang terdokumentasi dalam situasi konferensi pers yang berubah.

Selain soal waktu, lokasi konferensi pers pun dikabarkan bergeser. Konferensi pers yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung di stadion kini akan digelar di hotel tim, sementara UEFA disebut tidak mampu memberikan informasi yang lebih spesifik mengenai alasan penundaan tersebut.

Kontroversi ini tidak lepas dari latar belakang konflik yang mendasari kampanye boikot. Kelompok bersenjata Palestina Hamas melakukan serangan ke Israel pada 7 Oktober 2023, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 sandera.

Sebagai respons, Israel melancarkan operasi militer besar-besaran di Gaza. Menurut angka dari kementerian kesehatan di wilayah yang dikelola Hamas, lebih dari 73.000 orang telah tewas, dan angka-angka tersebut dianggap dapat diandalkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Di tengah rangkaian perkembangan tersebut, penundaan konferensi pers dan latihan membuat persiapan menjelang pertandingan kembali bergerak dalam ketidakpastian waktu. Bagi media dan publik, perubahan jadwal ini berarti informasi yang semula diharapkan muncul dari konferensi pers kini harus menunggu keputusan berikutnya.

Dalam proses pengumuman yang bergulir di ruang media, UEFA menyampaikan bahwa informasi yang biasanya bisa diakses lewat konferensi pers harus menunggu agenda tim selesai dijalankan. Perubahan itu membuat alur komunikasi menjelang laga ikut bergeser, dari rencana rilis yang lebih cepat menjadi penantian terhadap jadwal yang baru setelah sesi latihan.

Bagi para pihak yang terlibat, termasuk awak media yang telah bersiap mengikuti sesi tanya jawab, penundaan ini berarti kebutuhan penyesuaian waktu secara mendadak. Dengan latihan Republik Irlandia dan konferensi pers yang sama-sama tidak memiliki kepastian waktu lanjutan, persiapan tim serta kebutuhan publik untuk memperoleh perkembangan menjelang pertandingan kembali bergantung pada pembaruan berikutnya.