Olahraga

Serginho Sebut Rossoneri Masih di Bawah Inter dan Napoli dalam Perburuan Gelar Serie A 2026-2027

×

Serginho Sebut Rossoneri Masih di Bawah Inter dan Napoli dalam Perburuan Gelar Serie A 2026-2027

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Legenda AC Milan Nilai Rossoneri Masih Tertinggal dari Inter dan Napoli

jurnalistik.co.id – Legenda AC Milan, Serginho, memandang persaingan menuju gelar Serie A 2026-2027 masih didominasi Inter Milan dan Napoli. Namun, menurutnya, langkah Rossoneri untuk kembali menantang status favorit tidak tertutup sepenuhnya.

Posisi Milan di bawah Inter dan Napoli

Serginho menilai “Milan sedikit tertinggal dari Inter dan Napoli, yang musim lalu finis beberapa poin di depan. Namun, Rossoneri memiliki peluang untuk memenangkan gelar,” ujar pemain jebolan Brasil itu. Penilaian tersebut berangkat dari tuntutan kompetisi papan atas yang menurutnya tidak bisa dijalankan dengan setengah jalan.

Bagi Serginho, pengalaman memperkuat Milan selama sembilan tahun pada periode 1999-2008 menjadi bekal untuk membaca dinamika tim di fase transisi. Ia mencatat 281 penampilan dan 24 gol selama membela Rossoneri, sekaligus membawa delapan trofi termasuk dua gelar Liga Champions.

Dari kacamata tersebut, Milan memang masih perlu merapikan proses untuk menyatukan skuad. Meski begitu, peluang untuk mengejar target tetap dianggap ada, terutama bila kualitas yang dimiliki bisa diterjemahkan secara konsisten di kompetisi panjang.

Tantangan Ruben Amorim dan adaptasi skuad

Serginho juga menyoroti pekerjaan staf kepelatihan yang dipimpin Ruben Amorim. Menurut dia, musim mendatang menjadi ruang uji nyata untuk membuktikan kemampuan tim teknis sekaligus memastikan pemain cepat memahami tuntutan permainan klub.

Ia menegaskan, “Staf teknis yang terdiri dari Amorim dan timnya ingin membuktikan kemampuan mereka. Selain itu, ada pemain-pemain baru yang memiliki kualitas untuk segera berintegrasi ke dalam kelompok ini,” kata Serginho. Dalam kerangka itu, kedatangan pemain baru dipandang sebagai bagian dari kebutuhan, bukan sekadar pengisian kuota.

Meski demikian, Serginho mengingatkan ada aspek lain yang belum boleh dianggap selesai. “Kontribusi pemain yang kembali dari masa peminjaman masih harus dinilai,” ujarnya, seolah menekankan pentingnya evaluasi ulang setelah pemain kembali ke lingkungan skuad utama.

Di bagian lain, ia tetap menempatkan Milan sebagai tim yang punya bekal untuk bertahan sampai akhir. “Menurut saya, Milan adalah tim yang memiliki segala sesuatu yang dibutuhkan untuk menjadi protagonis dan berjuang meraih gelar hingga akhir,” tutur Serginho.

Hasil pramusim dan kebutuhan memahami DNA Milan

Penilaian Serginho muncul ketika AC Milan belum meraih kemenangan dalam tiga laga pramusim di bawah Amorim. Rossoneri memulai rangkaian dengan bermain imbang 2-2 melawan Celtic.

Lalu, Milan kembali berbagi angka 1-1 pada derbi kontra Inter Milan di Perth, Australia. Pada pertandingan berikutnya, mereka menelan kekalahan 0-3 dari Chelsea dalam laga Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Menurut Serginho, dinamika pramusim tersebut perlu dibaca sebagai fase pembentukan. Ia menilai pemain baru harus segera memahami karakter khas klub agar Milan bisa bersaing di level tertinggi, baik dari sisi taktik maupun mentalitas.

Ia menyampaikan pandangannya secara tegas, “Tentu saja, para pemain baru perlu segera mendapatkan DNA AC Milan, yang ditandai dengan kecenderungan untuk menang di Italia dan Eropa,” kata Serginho. Bagi dia, identitas itu menjadi fondasi yang menentukan seberapa cepat tim mampu konsisten bersaing dalam persaingan ketat Serie A.

Serginho juga memandang konteks lawan turut memengaruhi interpretasi hasil pramusim. Kekalahan telak yang dialami Milan mendapat sorotan, terutama karena Chelsea juga berada dalam masa transisi bersama pelatih Xabi Alonso.

Meski pramusim belum memberi tanda positif berupa kemenangan, Serginho tetap melihat ruang perbaikan yang realistis. Dengan proses penyatuan skuad yang makin matang dan adaptasi para pemain baru berjalan, Rossoneri dinilai masih bisa kembali menjadi penantang serius di perebutan Scudetto musim 2026-2027.