jurnalistik.co.id – Castleford Tigers meraih kemenangan tandang ketiga mereka musim ini dengan mengalahkan Hull FC 18-14 di MKM Stadium. Hasil ini didapat meski tim menghadapi masalah kepelatihan di luar lapangan.
Pelatih Ryan Carr tidak hadir karena alasan personal. Sebagai pengganti di sisi staf, Luke Robinson yang sebelumnya menjadi nomor satu Huddersfield Giants memendekkan liburannya untuk memulai latihan pada Senin sebagai asisten pelatih baru.
Perjalanan pertandingan
Pertandingan berjalan menegangkan setelah Castleford mampu mengubah situasi sulit menjadi daya dorong permainan. Mereka membuka keunggulan dari serangan pertama setelah sembilan menit, saat Renouf Atoni menerobos dari jarak dekat melewati dua pemain Hull.
Tom Weaver lalu mengeksekusi poin tambahan untuk membuat Castleford memimpin. Selanjutnya, mereka menambah angka pada menit ke-26 lewat pola permainan yang bergerak sepanjang lini, sebelum Mikaele Ravalawa menuntaskan dengan usaha di sudut kanan.
Hull sempat merasakan peluang untuk menyamakan keadaan, namun golnya kandas. Harvey Barron melakukan intersep dan berlari 90 yard untuk mencetak, tetapi wasit James Vella menganulirnya karena dianggap ada tekel terlambat oleh Batchelor.
Meski menghadapi penolakan itu, Castleford semakin menegaskan ritme mereka. Weaver menendang penalti untuk memperbesar keunggulan menjadi 12-0 sebelum tuan rumah akhirnya bereaksi empat menit jelang jeda.
Menjelang turun minum, Joe Batchelor menjadi penentu bagi Hull FC. Ia menguasai dan menjatuhkan bola atas grubber kick Jake Arthur, lalu Aidan Sezer menambah konversi sehingga skor mendekat menjadi 12-6.
Pada menit ke-47, Hull kembali melanjutkan kebangkitan mereka. Kali ini dari umpan Arthur, Davy Litten menepis bola ke belakang sehingga Barron bisa menyambarnya dan berlari untuk mencetak, memangkas jarak Castleford hanya menjadi dua poin.
Berita Terkait
Tekanan terus meningkat ketika Lewis Martin membawa Hull berbalik memimpin untuk pertama kalinya dalam laga pada menit ke-59. Martin menyelesaikan peluang di sisi kiri untuk menjadi try kelimanya dalam empat pertandingan terakhir melawan Castleford.
Namun, respons Castleford datang cepat dan menentukan. Pada menit ke-68, Liam Hood mampu “mengubur” dirinya di garis untuk memulihkan keunggulan, sementara Weaver kembali menendang dua poin yang membuat Castleford semakin dekat dengan kemenangan.
Dengan keunggulan yang bertahan hingga akhir, Castleford menutup laga lewat skor 18-14 setelah sempat tertinggal 14-12. Mereka pun bergerak naik ke posisi kesembilan klasemen, unggul empat poin atas Hull yang berada di urutan 12.
Bagi Hull FC, suasana sebelum laga sedang tinggi setelah pengumuman kedatangan Daly Cherry-Evans pada musim depan. Meski demikian, tim akhirnya harus menerima kekalahan meski tetap mencatat try dari Joe Batchelor, Harvey Barron, dan Lewis Martin.
Rekap angka pertandingan memperlihatkan Hull FC (6) 14 dengan try: Batchelor, Barron, dan Martin, serta goal: Sezer. Castleford (12) 18 mencatat try dari Atoni, Ravalawa, dan Hood, sementara Weaver mencetak tiga goal.
Susunan pemain Hull FC adalah Moy; Barron, Litten, Romano, Martin; Arthur, Sezer; Ese’ese, Bourouh, Hill, Batchelor, O’Neill, Bell. Cadangan yang terlibat: Cust, Lisone, Salabio, Sao, dan Kemp. Untuk Castleford, pemainnya terdiri dari Laulu-Togaga’e; Ravalawa, Mellor, Mapapalangi, Senior; Asi, Weaver; Atoni, Hood, Lawler, Lane, Hirst, Stimson. Cadangan yang terlibat: Ashworth, Robb, Dupree, Brown, dan Hall, dengan wasit James Vella memimpin jalannya pertandingan.
Keterlambatan persiapan tim karena perubahan di staf juga ikut terasa sepanjang laga. Dengan Ryan Carr tidak ikut hadir, Luke Robinson berperan langsung mendampingi latihan dan membantu Castleford menjaga transisi permainan saat duel makin rapat.
Sejak momen Hull sempat berbalik memimpin, pertarungan mulai berujung pada detail kecil yang menentukan. Keputusan wasit atas insiden intersep Barron, lalu rangkaian gol setelah jeda, membuat setiap peluang langsung berdampak pada pergeseran skor hingga Castleford akhirnya mempertahankan keunggulan sampai peluit akhir.
Bagi Castleford, hasil ini menambah keyakinan karena mereka mampu membalikkan keadaan dari skor yang ketat, lalu melangkah dengan jarak yang kian aman di klasemen. Sementara bagi Hull FC, meski try tetap tercipta dari sejumlah pemain, kekalahan tetap menjadi catatan penting setelah tim meraih momentum kebangkitan di pertengahan pertandingan.












