jurnalistik.co.id – Di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Chery menghadirkan Chery Q versi setir kanan yang bisa dicoba langsung pengunjung. Kota kecil bernuansa listrik ini resmi masuk ke segmen yang tengah ramai oleh merek asal China, salah satunya Geely EX2.
Pada kesempatan sebelumnya, Chery Q yang diuji media masih berstatus global preview product dengan konfigurasi setir kiri. Kali ini, perusahaan menyiapkan unit produksi setir kanan agar karakter berkendara yang ditawarkan bisa dirasakan lebih dekat.
Pengujian dilakukan di sekitar area test drive, dan fokus utamanya adalah membedah kenyamanan di balik kemudi serta respons saat bermanuver. Dari pengalaman mengemudi singkat, beberapa elemen terasa menonjol, terutama di bagian kabin dan kenyamanan suspensi.
Kabin: posisi berkendara mudah ditata
Begitu menempati kursi pengemudi, nuansa kabin langsung terkesan lapang dan lega. Pengaturan kemudi memang belum menyediakan setelan teleskopik, sehingga lingkar kemudi hanya bisa diatur naik-turun.
Keterbatasan ini ternyata tidak terlalu mengganggu karena kursi pengemudi sudah memakai pengaturan elektrik. Kombinasi tilt kemudi dan pengaturan posisi kursi membantu postur berkendara tetap terasa pas untuk berbagai tinggi badan pengemudi.
Untuk kebutuhan manuver di ruang yang relatif sempit, visibilitas ke depan tergolong baik. Dimensi bodinya yang kompak membuat pengemudi lebih mudah memperkirakan jarak kendaraan, terutama saat bergerak pelan atau berpindah posisi.
Pusat kendali di kabin juga terasa modern, dengan layar sentuh berukuran 15,6 inci yang menjadi tempat berbagai pengaturan fitur. Pada sesi coba singkat, respons tampilan dan pengoperasian antarmukanya memberi kesan praktis bagi penggunaan harian.
Suspensi: empuk, redamnya halus
Berita Terkait
Saat mulai melintasi rute uji, kenyamanan menjadi kesan yang paling cepat ditangkap. Suspensi Chery Q berkarakter empuk tanpa terasa limbung, sehingga gerak bodi tetap terasa terkontrol.
Di atas polisi tidur, peredaman bekerja halus. Guncangan yang diteruskan ke kabin terasa minim, membuat perjalanan terdengar lebih “tenang” untuk konteks jalan perkotaan.
Dengan karakter redaman seperti itu, Chery Q bisa dibaca sebagai kendaraan yang cocok untuk mobilitas harian. Terutama untuk situasi lalu lintas kota yang sering menghadirkan tonjolan kecil dan perubahan permukaan jalan.
Selain kenyamanan suspensi, pengalaman bermanuver juga ikut diperhatikan selama sesi pengujian. Chery Q terlihat mengutamakan rasa natural saat kendaraan digerakkan secara bertahap, bukan hanya sensasi saat melaju lurus.
RWD: bobot terasa natural saat manuver
Hal lain yang menarik perhatian adalah penggunaan konfigurasi Rear Wheel Drive (RWD) atau penggerak roda belakang. Layout seperti ini masih tergolong cukup jarang pada mobil listrik kompak, yang umumnya mengandalkan penggerak roda depan.
Selama pengujian singkat, distribusi bobot kendaraan terasa natural ketika diajak bermanuver pada kecepatan rendah. Pada kecepatan seperti itu, perpindahan arah terasa wajar dan tidak menimbulkan rasa “terlalu dipaksa” pada bagian kendaraan.
Namun, perlu dicatat bahwa kondisi area test drive yang terbatas membuat performa motor listriknya belum bisa dieksplorasi secara maksimal. Dengan kata lain, penilaian yang bisa disimpulkan lebih kuat pada aspek kenyamanan dan respons di skenario manuver, bukan pada uji performa penuh.
Secara keseluruhan, Chery Q setir kanan yang tersedia untuk test drive di GIIAS 2026 memberi gambaran bahwa fokus utamanya berada pada kemudahan hidup di kota. Mulai dari kenyamanan kabin, kemudahan menata posisi berkendara, sampai karakter suspensi yang empuk dan redaman yang halus.
Bagi pengunjung, keberadaan versi produksi setir kanan ini juga menjadi momen penting untuk merasakan perbedaan dibanding unit preview sebelumnya. Pengalaman di balik kemudi menunjukkan bahwa kendaraan ini berusaha menyajikan rasa yang lega, mudah dikendalikan, dan nyaman untuk penggunaan harian.












