Otomotif

Wuling Aira EV Dipilih Tunai Kebanyakan Konsumen

×

Wuling Aira EV Dipilih Tunai Kebanyakan Konsumen

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Mayoritas Pembeli Wuling Aira EV Ternyata Pilih Bayar Tunai

jurnalistik.co.id – Pola pembelian Wuling Aira EV ternyata menunjukkan kecenderungan yang tidak seperti kebanyakan city car. Di segmen ini, mayoritas konsumen memilih membayar secara tunai saat membeli mobil listrik tersebut.

Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, menyampaikan bahwa porsi pembayaran cash mendominasi transaksi Aira EV. “Karena yang datang kebanyakan beli (Aira EV) cash, mayoritas,” ujar Ricky kepada Kompas.com pada 7/8/2026.

Menurut Ricky, hasil tersebut cukup menarik karena praktik umum di pasar city car biasanya berbeda. Ia menilai, biasanya sekitar 80 persen pembeli city car menggunakan skema kredit, sementara pada Aira EV justru terjadi kondisi sebaliknya.

Ricky menjelaskan perbandingannya dengan angka yang tegas. “(Pembeli) segmen city car itu 80 persennya kredit, kalau ini masih 80 persennya tunai,” kata dia.

Kehadiran Aira EV sendiri diposisikan untuk kebutuhan kendaraan perkotaan dengan harga yang relatif terjangkau. Wuling memasarkan model ini dalam dua pilihan varian, yaitu Standard Range dan Long Range, dengan perbedaan utama pada kapasitas baterai serta sejumlah fitur pendukung.

Secara informasi peluncuran, Wuling Aira EV hadir dengan harga mulai Rp 155 juta. Dari dua varian yang ditawarkan, Long Range dibanderol lebih tinggi dibanding Standard Range, dengan tambahan harga sebesar Rp 20 juta.

Perbedaan nilai tersebut terutama terkait kapasitas baterai dan jarak tempuh yang diklaim. Aira EV Standard Range menggunakan baterai LFP berkapasitas 16,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 205 kilometer dalam sekali pengisian, sedangkan Long Range mengusung baterai LFP 25,1 kWh yang diklaim mampu menempuh hingga 301 kilometer.

Fitur yang menyertai varian Long Range

Selain peningkatan kapasitas baterai, Long Range juga mendapatkan sejumlah fitur yang tidak tersedia pada Standard Range. Salah satunya adalah head unit layar sentuh berukuran 10,1 inci yang menjadi pusat pengaturan berbagai fungsi kendaraan, termasuk sistem pendingin kabin.

Pada Standard Range, pengaturan AC dan kecepatan kipas masih mengandalkan panel fisik. Long Range juga melengkapi kenyamanan pengemudi dengan tombol pengaturan AC yang ditempatkan di lingkar kemudi, sehingga pengendalian lebih praktis tanpa harus berpindah menu di layar.

Untuk kemudahan menghidupkan kendaraan, Long Range sudah dibekali sistem keyless. Pengemudi hanya perlu menginjak pedal rem untuk menyalakan mobil tanpa harus menggunakan anak kunci.

Long Range turut mengadopsi Electronic Parking Brake (EPB), sementara Standard Range masih menggunakan tuas rem parkir manual. Dengan pembeda ini, pengemudi dapat merasakan perbedaan dari sisi antarmuka maupun cara pengoperasian fitur parkir.

Kesamaan spesifikasi dasar Aira EV

Meski berbeda pada fitur tertentu, kedua varian memiliki sejumlah kesamaan. Wuling menyebut keduanya memakai tata letak kabin yang serupa, dengan jok berbahan fabric serta ruang penyimpanan yang berada pada konfigurasi yang sama untuk menunjang aktivitas harian.

Kedua varian juga sama-sama hadir dengan dua airbag. Pada sisi pengisian daya, baik Standard Range maupun Long Range menggunakan soket pengisian CCS2 yang mendukung proses fast charging.

Dari dimensi, Wuling Aira EV memiliki panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, dan tinggi 1.575 mm. Model ini juga mengusung format kendaraan dengan empat pintu dan empat tempat duduk.

Konfigurasi tersebut membuat Aira EV berbeda dari Wuling Air ev yang memiliki dua pintu dengan susunan kursi 2+2. Dengan demikian, Aira EV menawarkan rancangan kabin yang lebih leluasa untuk kebutuhan penumpang dibanding model dengan akses pintu terbatas pada varian lain.