jurnalistik.co.id – Skincare untuk pria sebenarnya bisa dimulai dari rutinitas yang sederhana, asalkan dilakukan dengan konsisten. Menurut sejumlah dokter kulit, kunci utamanya ada pada beberapa langkah inti yang mengutamakan kebersihan permukaan kulit dan dukungan perlindungan harian.
Dokter kulit menekankan bahwa tujuan perawatan bukan sekadar mengikuti tren, melainkan menyesuaikan kebutuhan kulit dari hari ke hari. Karena itu, urutan dasar perawatan juga perlu dipahami agar setiap produk bekerja dengan maksimal.
1) Mulai dari membersihkan wajah
Langkah pertama yang tidak boleh dilewatkan adalah membersihkan wajah. Tahap ini berfungsi mengangkat debu, sisa minyak, serta polusi yang menempel selama aktivitas.
Wajah dianjurkan dibersihkan setiap malam sebelum tidur menggunakan facial wash. Jika kulit terasa sangat berminyak, pembersih wajah juga bisa dipakai pada pagi hari, tetapi frekuensinya sebaiknya disesuaikan agar minyak alami tidak ikut terangkat berlebihan.
dr. Brendan Camp menyampaikan, “Gunakan pembersih wajah dua kali sehari untuk membantu mengangkat minyak berlebih, kotoran, dan polusi yang dapat menyebabkan jerawat serta iritasi kulit.” Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya kebersihan sebagai fondasi, terutama untuk kulit yang cenderung mudah memunculkan masalah.
Sementara itu, dr. Noah Gratch menyarankan memilih pembersih wajah yang lembut dan bebas sulfat. Menurutnya, formula semacam itu membantu membersihkan kulit tanpa menghilangkan kelembapan alaminya.
2) Sisihkan waktu untuk eksfoliasi secukupnya
Setelah rutinitas pembersihan terbentuk, langkah berikutnya adalah eksfoliasi. Meski penting, tahapan ini tidak perlu dilakukan setiap hari.
Eksfoliasi sekitar dua kali seminggu dinilai sudah cukup untuk membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus menjaga tekstur agar tetap halus. Di saat yang sama, eksfoliasi juga berperan menurunkan risiko pori-pori tersumbat.
dr. Noah menyebut manfaat eksfoliasi terutama terasa untuk pria yang rutin bercukur. “Saya merekomendasikan eksfoliasi setidaknya dua hingga tiga kali seminggu karena dapat mengangkat sel-sel kulit mati, membersihkan pori-pori yang tersumbat, serta membantu mencegah rambut tumbuh ke dalam (ingrown hairs),” ujarnya.
Berita Terkait
Dalam pemilihan produk, dr. Noah lebih merekomendasikan eksfoliator kimia. Ia menilai eksfoliator yang mengandung asam salisilat atau asam glikolat mampu memperbarui permukaan kulit dengan lebih merata.
3) Tambahkan serum bila kulit memang membutuhkannya
Sesudah rutinitas dasar terasa nyaman, serum bisa menjadi tahap berikutnya. Produk ini tidak selalu wajib untuk semua orang, karena perannya lebih spesifik: menargetkan kebutuhan kulit yang berbeda.
dr. Noah menjelaskan bahwa serum merupakan produk dengan konsentrasi bahan aktif yang tinggi untuk mengatasi masalah tertentu. Mulai dari kulit kusam hingga noda hitam disebut sebagai contoh kebutuhan yang bisa ditangani dengan pemilihan serum yang tepat.
Salah satu jenis serum yang paling sering direkomendasikan adalah vitamin C. Vitamin C memiliki sifat antioksidan, sehingga dapat dipertimbangkan bagi yang ingin memperkuat perawatan harian dengan fokus pada area yang tampak kurang cerah atau munculnya noda.
Meski demikian, prinsipnya tetap sama: jangan memaksa semua produk sekaligus. Mulailah dari langkah inti, lalu tambahkan serum secara bertahap sesuai respons kulit agar tidak timbul iritasi atau ketidaksesuaian.
4) Jangan lewatkan pelembap untuk semua jenis kulit
Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah pelembap. Pelembap tidak ditujukan hanya untuk kulit kering; semua jenis kulit tetap membutuhkan hidrasi agar lapisan pelindung kulit atau skin barrier dapat bekerja dengan baik.
Dengan adanya pelembap, kulit memiliki dukungan untuk menjaga kenyamanan dan meminimalkan rasa ketarik yang sering muncul ketika permukaan kulit terlalu bersih atau terlalu sering dieksfoliasi. Karena itu, pelembap dianggap sebagai penutup yang membantu “mengunci” manfaat rutinitas sebelumnya.
Jika selama menjalani tahapan-tahapan ini kulit terasa terlalu kering atau justru mudah tampak iritasi, evaluasi kembali urutan dan frekuensi perawatan. Pembersih yang terlalu kuat, eksfoliasi yang terlalu sering, atau pemilihan serum yang tidak cocok bisa menjadi faktor yang mengganggu keseimbangan.
Rutinitas skincare dasar untuk pria juga pada akhirnya adalah soal konsistensi dan pemilihan yang tepat. Dengan membersihkan wajah secara benar, mengatur eksfoliasi secukupnya, menambahkan serum hanya saat dibutuhkan, serta tetap menggunakan pelembap, perawatan harian bisa terasa lebih terarah dan lebih nyaman dijalani.











