jurnalistik.co.id – SPN Polda Gorontalo menyalurkan air bersih secara gratis kepada warga yang terdampak kekeringan di Bongomeme, sebagai respons atas kesulitan mendapatkan pasokan air bersih saat musim kemarau.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (31/7/2026) pukul 10.00 WITA di Dusun Langge II, Desa Batulayar, Kecamatan Bongomeme.
Pelaksanaan program dilakukan oleh personel Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Gorontalo bersama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Limutu Kabupaten Gorontalo. Kolaborasi ini menjadi bentuk dukungan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Persiapan sebelum pendistribusian
Sebelum air disalurkan kepada warga, personel SPN Polda Gorontalo bersama staf Perumda Air Minum Tirta Limutu melakukan penyiapan seluruh sarana dan prasarana. Setelah itu, tim bergerak menuju lokasi untuk menjalankan pendistribusian sesuai kebutuhan di lapangan.
Dalam kegiatan ini, air bersih diberikan kepada warga yang membutuhkan secara cuma-cuma. Upaya tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat mengatasi kendala memperoleh air bersih pada masa kekeringan.
Penegasan kehadiran Polri di tengah masyarakat
Kepala SPN Polda Gorontalo, Kombes Pol. Juprisan P. R. Nasution, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa air bersih.
Juprisan juga berharap pendistribusian ini dapat meringankan beban warga yang terdampak kekeringan sekaligus mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat setempat.
Menurutnya, tindakan kemanusiaan yang dilakukan secara langsung akan lebih cepat dirasakan manfaatnya, khususnya bagi warga yang menghadapi keterbatasan air bersih untuk kebutuhan harian.
Berita Terkait
Hadirnya unsur pemerintahan dan Perumda
Selain personel SPN Polda Gorontalo dan pihak Perumda Air Minum Tirta Limutu, kegiatan turut dihadiri Direktur Perumda Air Minum Tirta Limutu Kabupaten Gorontalo H. Tomy Hendra Said. Hadir pula Kasubbagyanum SPN Polda Gorontalo AKP Djalaludin Modanggu, S.H., M.AP.
Dari unsur pemerintahan, kegiatan disaksikan Camat Bongomeme Rustam Jafar, S.Pd., serta Kepala Desa Batulayar. Kehadiran para pihak tersebut menunjukkan keterlibatan multipihak dalam penanganan dampak kekeringan di tingkat wilayah.
Apresiasi warga dan kelancaran kegiatan
Warga menyambut baik bantuan yang diberikan. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi atas kepedulian SPN Polda Gorontalo bersama Perumda Air Minum Tirta Limutu, yang dinilai sangat membantu pemenuhan air bersih sehari-hari di tengah kondisi kekeringan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Pelaksanaan yang berjalan sesuai harapan itu sekaligus menjadi bukti komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat melalui aksi kemanusiaan.
Melalui pendistribusian air bersih di Dusun Langge II, Desa Batulayar, program yang digelar pada pukul 10.00 WITA ini menegaskan bahwa dukungan untuk warga terdampak kekeringan tidak berhenti pada himbauan, melainkan diwujudkan lewat tindakan nyata di lapangan.
Pendistribusian air bersih tersebut juga menekankan ketepatan penyaluran sesuai kondisi di lapangan. Tim memastikan warga yang benar-benar membutuhkan mendapatkan layanan pada saat yang sama, sehingga proses bantuan berjalan efektif.
Dalam pelaksanaannya, kolaborasi SPN Polda Gorontalo dan Perumda Air Minum Tirta Limutu memperlihatkan sinergi yang berfokus pada kebutuhan nyata masyarakat terdampak kekeringan. Kerja bersama ini menjadi cara cepat untuk menjawab persoalan pasokan air bersih saat kemarau.
Pada momen kegiatan, penyampaian oleh pihak kepolisian menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian langsung, bukan sekadar imbauan. Harapannya, langkah tersebut memberi ruang bagi warga agar dapat memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.
Antusiasme warga tampak dari respons positif selama rangkaian berlangsung. Kehadiran unsur-unsur yang terlibat dari level organisasi di Polri, Perumda, hingga pemerintahan setempat turut memperkuat pesan bahwa penanganan dampak kekeringan dilakukan bersama dan dengan tetap mengutamakan keselamatan serta ketertiban.












