Politik & Parlemen

Andy Burnham Mengundang Perenang Archie Goodburn ke Rapat Pendanaan Kanker

×

Andy Burnham Mengundang Perenang Archie Goodburn ke Rapat Pendanaan Kanker

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Andy Burnham invites swimmer Archie Goodburn to cancer funding meeting

jurnalistik.co.id – Andy Burnham merespons seruan Archie Goodburn dengan mengundang perenang asal Skotlandia itu untuk bertemu secara pribadi terkait pendanaan riset kanker. Langkah tersebut muncul setelah Goodburn menyampaikan permohonan yang emosional tentang kebutuhan dana dan sumber daya tambahan untuk penyakit yang ia hadapi.

Burnham mengatakan ia ingin mendengar langsung dari Goodburn. “Archie, thank you for this. I know how hard it must have been,” ujarnya dalam responsnya yang dipublikasikan melalui TikTok.

Dalam pernyataan lanjutan, Burnham menekankan bahwa Goodburn tetap memperjuangkan orang lain meski harus menjalani prosesnya sendiri. “What you’re doing for other people while you’re going through all this yourself shows the best of us,” kata Burnham.

Burnham kemudian menambahkan bahwa ia meminta timnya untuk segera menghubungi Goodburn agar keduanya bisa bertemu. “I’d really like to meet you and hear from you directly and I’ve asked my team to get in touch,” lanjutnya.

Permohonan Goodburn di tengah perjuangan pribadi

Goodburn, 25 tahun, telah didiagnosis mengidap tumor otak yang tidak bisa dioperasi lebih dari dua tahun lalu. Sejak saat itu, ia berulang kali mengadvokasi agar riset dan perhatian lebih besar diberikan kepada kanker otak.

Dalam penampilannya di BBC Breakfast, Goodburn menyampaikan seruan agar ia dan pasien lain diberi kesempatan untuk berjuang. Ia berkata, “give us a chance to fight for our lives.” Saat menyampaikan pesan itu, Goodburn menunjukkan ekspresi yang sangat menyentuh.

Goodburn juga memaparkan gagasannya saat berlaga di Commonwealth Games di Glasgow. Ia mengatakan salah satu mimpinya adalah kondisi ketika kanker otak tidak lagi menjadi penyebab kematian terbesar bagi pasien di bawah usia 40 tahun.

Ia menegaskan harapannya dalam bentuk permintaan yang langsung kepada pemerintahan. “Andy Burnham, if you believe and want to make a change and a difference to the future of our country and our young population, please listen to us,” kata Goodburn.

Ia meminta pembentukan figur nasional yang memimpin fokus kanker otak serta menilai pasien membutuhkan peluang yang nyata. “Please establish a national brain cancer lead and give us a chance to fight for our lives because the things that patients are going through out there are unbelievable and so unjust,” ujarnya.

Goodburn juga menyampaikan bahwa uji klinis telah berlangsung di berbagai negara, tetapi akses di Inggris masih dipandang tidak memadai. “There are clinical trials around the world, in the US, in Australia, in China, that could change lives. We are not seeing them in the UK and it is unfair and unjust,” tambahnya.

Dalam bagian lain, Goodburn menegaskan investasi yang lebih serius perlu dilakukan untuk membawa perubahan yang bisa dirasakan. “Please invest and make the difference. I’m on my knees begging for – not just my own life – but for those of my best friends and those that are affected and the families around the country. This has to change. It’s been going for too long and the suffering is unbearable.”

Gambaran yang ia sampaikan soal arah kebijakan

Seruan Goodburn juga berhubungan dengan kebijakan bernama Rare Cancers Bill yang dipimpin Scott Arthur. Rancangan tersebut menjadi undang-undang lebih awal tahun ini, dengan tujuan memberi insentif pada riset dan investasi untuk pengobatan jenis-jenis kanker langka.

Namun, Goodburn menilai kebijakan itu belum cukup untuk membuat perubahan yang ia butuhkan. “It’s a step in the right direction but it’s not going to make the changes that we need,” ujarnya.

Ia mengakui peran Dr Scott Arthur dan kerja yang dilakukan. “I’m extremely grateful for Dr Scott Arthur and the work he’s done there,” kata Goodburn. Meski demikian, ia menilai cakupan yang ada belum sejalan dengan kebutuhan kanker otak dari sisi dampak kematian.

Goodburn menjelaskan bahwa rancangan tersebut mencakup 14 tipe kanker langka. Ia menyebut kanker otak berada dalam kategori yang sama dari sisi jumlah kejadian diagnosis, tetapi menurutnya tidak sebanding ketika dilihat dari jumlah kematian yang ditimbulkan.

“Yes it’s rare, but it’s extremely deadly. This frustrates me immensely,” kata Goodburn. Ia kemudian menyatakan bahwa rancangan tersebut membentuk dua posisi baru: clinical lead dan research lead.

Menurut Goodburn, dua peran tersebut bersifat paruh waktu untuk 14 tipe kanker, sehingga akumulasi waktunya hanya “36 days a year.” “There’s two roles to cover 14 different types of cancer and change the landscape of treatment. I do not see how 36 days a year is going to make that change for 14 different types of cancers, let alone the most deadly type of cancer,” tambahnya.

Commonwealth Games sebagai pemicu dan ruang perjuangan

Commonwealth Games di Glasgow menjadi dorongan penting bagi Goodburn selama gejolak emosional yang ia alami dalam dua tahun terakhir. Di ajang tersebut, ia menyelesaikan target untuk mencapai final nomor 50m gaya dada.

Goodburn tidak meraih medali yang ia dambakan. Walau begitu, ia tetap mampu menyampaikan advokasinya secara lugas dan kuat tentang perlunya peningkatan riset kanker otak.

Ia bahkan merasakan sambutan yang sangat besar dari penonton. “It was an honour to compete in front of such a fantastic and supportive home crowd,” kata Goodburn ketika mengingat pengalaman berlaga di depan pendukung sendiri.

Ia menambahkan bahwa dukungan yang datang setelah wawancara pasca lomba terasa mendalam dan memotivasi. “To see the support off the back of those interviews has been really, really touching and inspiring,” ujarnya.

Goodburn juga menjelaskan bahwa momen berada di luar kolam terasa tepat untuk menyampaikan hal yang ia anggap penting. “In that moment I was speaking about what felt important to me and the crowd were very supportive of my journey, and it only felt right to address that when I got out the pool,” katanya.

Ia menghubungkan perjuangannya dengan kemajuan medis dan gerakan kolektif yang mendukung riset. “What I do in the pool is only possible because of the medical advances that have been made and the campaign that’s been done by the whole community. It was really a chance to give back and make sure that momentum keeps going,” tambahnya.

Tekad untuk terus berjuang

Goodburn menegaskan ia akan terus berusaha memberi perbedaan bagi pasien lain. Ia menyatakan ada alasan mengapa perhatian publik terasa rendah terhadap kanker otak.

“I partly feel like why we don’t hear so much about brain cancer and why the awareness is so poor is because patients unfortunately die so quickly,” ungkapnya. Ia menilai prognosisnya membuatnya memiliki waktu tambahan untuk melakukan advokasi, karena sudah “two years since I was diagnosed.”

Ia kemudian menyimpulkan keyakinannya bahwa saat seseorang terdesak, satu-satunya arah adalah tetap melawan. “I think when you’re really backed up against a wall like that there’s only really one way to go and that’s to go and fight,” kata Goodburn.