jurnalistik.co.id – Tony Livesey telah meninggalkan BBC Radio 5 Live setelah 16 tahun di stasiun tersebut. Langkah itu diumumkan BBC, menyusul tuduhan yang melibatkan mantan bos Livesey di dunia media, David Sullivan.
Livesey mundur dari program bincang-late night pada hari kerja di bulan Juni. Keputusan tersebut diambil setelah munculnya serangkaian tuduhan terhadap Sullivan, yang sebelumnya pernah menjadi editor-in-chief di publikasi Daily dan Sunday Sport.
BBC Radio 5 Live kemudian menyebut Livesey telah meminta jeda dari penyiarannya, sementara isu-isu yang diangkat dalam investigasi tengah diperiksa. Setelah proses itu, ia akhirnya memutuskan untuk benar-benar pergi dari stasiun.
Kronologi tuduhan terhadap David Sullivan
Dalam laporan yang beredar, beberapa perempuan menuduh Sullivan menyalahgunakan kekuasaan dan memperdaya mereka untuk melakukan hubungan seksual. Tuduhan itu juga menyebut bahwa dalam beberapa kasus, korban merupakan remaja pada saat kejadian.
Sullivan membantah tuduhan tersebut secara tegas. Ia menolak berbagai klaim yang menyebut dirinya bertindak tidak semestinya.
BBC menyatakan bahwa tuduhan terhadap Sullivan berasal dari investigasi bersama oleh The Times dan BBC Panorama. Proses penyelidikan tersebut kemudian menjadi dasar bagi pembahasan publik di media.
Selain itu, disebutkan pula bahwa BBC sebelumnya menyinggung Livesey yang meminta waktu untuk tidak tampil, sembari masalah yang diangkat dalam investigasi ditelaah.
Seorang pihak yang mengaku sebagai korban menyatakan bahwa Livesey mengatur pertemuan antara dirinya dan Sullivan pada tahun 1999. Dalam narasi tersebut, Livesey disebut berperan mempertemukan kedua orang.
Livesey merespons dengan menyatakan, âno recollectionâ terkait pengenalan kepada perempuan muda itu. Ia juga menambahkan bahwa ânot partâ dari pekerjaannya untuk melakukan pengaturan seperti yang dituduhkan.
Livesey juga menyampaikan sikap empatik, dengan mengatakan ia memiliki âgreat sympathy for a woman who may have become a victimâ. Namun, ia menolak adanya anggapan bahwa ia memiliki keterlibatan apa pun dalam skenario tersebut, dengan menolak ide bahwa ia bermain âany role whatsoever in that scenarioâ.
Berita Terkait
Menurut Livesey, tuduhan itu ia anggap âabhorrentâ. Ia menyatakan pernyataan tersebut sangat tidak pantas dan menolak keterkaitan apa pun dengan rangkaian kejadian yang dituduhkan.
Pengumuman dari stasiun dan ucapan terima kasih
Melalui sebuah email kepada staf 5 Live pada Senin pagi, controller stasiun Heidi Dawson menyampaikan bahwa Livesey telah memutuskan untuk meninggalkan tempatnya bekerja. Dalam email tersebut, Dawson mewakili Livesey untuk menyampaikan apresiasinya.
âTony has asked me to pass on his heartfelt thanks to the brilliant colleagues at 5 Live who he has had the pleasure of working with over the years,â tulis Dawson.
Dawson juga menambahkan, âI know many of you have also really enjoyed working with Tony, and we wish him well for all his future endeavours.â
Dengan demikian, pengumuman yang sampai ke publik berangkat dari pernyataan internal stasiun yang menegaskan keputusan Livesey untuk mengakhiri perannya di Radio 5 Live.
Jejak karier Livesey di BBC dan penghargaan
Tony Livesey mulai bekerja untuk BBC pada tahun 2006, yang sekaligus menjadi tahun ketika ia meninggalkan dunia surat kabar. Sejak itu, ia juga muncul di 5 Live mulai tahun 2010 dan menangani berbagai format siaran, termasuk periode yang sukses saat menjadi pembawa acara drivetime.
Dalam karier penyiarannya, Livesey dikenal sebagai presenter yang meraih sejumlah penghargaan. Ia disebut meraih radio awards, termasuk ARIA dan APAs, atas pemberitaannya tentang pengalaman kehilangan ibunya saat masih anak-anak.
Livesey juga memperoleh penghargaan emas ARIAS setelah diminta oleh almarhum Dame Deborah James untuk melakukan wawancara terakhirnya. Wawancara tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan profesional Livesey di studio maupun dalam produksi konten siaran.
Program Livesey yang bersifat aktual dan berdurasi tiga jam disiarkan di 5 Live dari Senin hingga Kamis. Acara tersebut menampilkan wawancara serta panggilan telepon dari pendengar.
Kini, setelah 16 tahun bersama BBC Radio 5 Live dan setelah langkah mundur dari acara bincang di bulan Juni, Livesey menyelesaikan tugasnya sebagai presenter di stasiun tersebut. BBC juga mengaitkan rangkaian keputusan ini dengan proses penelaahan isu yang menyertai David Sullivan, yang pada akhirnya menjadi latar penting di balik keputusan Livesey untuk mengambil langkah keluar.












