jurnalistik.co.id – Ribuan orang menghadiri wake publik bagi musisi dan penulis lagu Irlandia, Glen Hansard, di Dublin sebelum pemakamannya pada Selasa.
Menurut laporan, lebih dari 11.000 orang hadir dalam acara tersebut. Hansard meninggal pekan lalu dalam kecelakaan sepeda motor bermotor tunggal.
Wake digelar di Baroque Chapel, Irish Museum of Modern Art (IMMA), Kilmainham, Dublin. Acara berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 16.00 waktu setempat.
Di dalam kapel, musisi tradisional memainkan lagu di bawah jendela kaca patri. Peti mati anyaman Hansard diletakkan di atas meja yang dihiasi ornamen hijau dan apel.
Dua gitar Hansard ditempatkan di bagian kaki peti. Sejumlah pelayat meletakkan tangan mereka pada gitar tersebut saat giliran penghormatan.
Selain menyentuh gitar, banyak orang lain meninggalkan bunga, kartu, dan catatan sebagai tanda duka. Di hari Senin pagi, antrean ratusan orang memanjang mengelilingi lokasi untuk menyampaikan rasa hormat.
Di antara mereka yang hadir adalah Markéta Irglová, mantan pasangan sekaligus kolaborator Hansard. Irglová merupakan sosok yang turut menorehkan sejarah bersama Hansard, termasuk kemenangan Oscar pada 2008.
DJ Sinead Ni Mhorda, yang termasuk orang-orang paling awal berada di antrean, menggambarkan Hansard sebagai sosok yang sangat “mentah” namun berdampak besar. “a raw talent that is joyous and all-consuming and life-changing,” katanya, dalam penuturan yang disampaikan kepada Press Association.
Ni Mhorda menambahkan, “He’s done so much for Irish music. He really was a trailblazer for a lot of singer-songwriters, he brought people under his wing,” serta menegaskan, “He had such a generous spirit.”
Seorang penulis lagu Zoe Hayter juga menyampaikan kesan personalnya. Ia mengatakan, “I never, ever thought someone could change your life in the best way possible,” dan menambahkan bahwa dunia merasa berduka, “The whole world is crying, and there’ll never be anyone like that, and I’ll never stop loving him and I know no-one else will.”
Berita Terkait
Ronan Buckley hadir bersama istrinya, Rebecca, serta dua anak mereka, Leah dan Lily. Ia mengaku telah menyaksikan banyak pertunjukan Hansard, dan menyampaikan kepada BBC News NI bahwa pandangan hidup Hansard “brilliant”.
Keluarga Buckley mengatakan mereka merasa perlu hadir pada acara tersebut. “We felt we had to be here. “We have the kids here today and they’re also fans through us.” Rebecca kemudian merangkum duka dengan kalimat, “It’s just a massive loss to Ireland,”.
Danni Rohde mengaku merupakan penggemar besar band Hansard, The Frames. Ia telah datang ke sekitar 50 konser, termasuk salah satu penampilan terakhir Hansard pada 3 Juli di Trinity College Dublin.
Menurut Danni, “It’s just such a big part of my late teens, early 20s,”. Ia menambahkan, “That whole part of my life is just tied to Frames gigs, when they were playing more or less every weekend,” dan menyebut momen itu terasa sulit dipercaya: “It doesn’t really feel real.”
Ibunya, Miriam Rohde Joyce, menyatakan mereka datang untuk memberi penghormatan. Sementara itu, Chris James menceritakan pengalaman bertemu Hansard dari tahun-tahun awal.
Chris mengatakan ia pertama kali melihat Hansard busking di Grafton Street, Dublin, sekitar 25 tahun lalu. Ia berada di bagian teratas antrean dan mengatakan telah menunggu sekitar setengah jam.
Chris menuturkan, “I thought it one of the most coolest things I’d ever seen and one of the reasons I picked up and started playing guitar.” Ia menambahkan, “I met him a couple of times,” sebelum menegaskan sifat Hansard: “Just a lovely fellow, totally unassuming, wanted the best for everybody, knew that there was an awful lot of hardship around and instead of giving out about it, he just wanted to bring people together.”
Untuk jadwal pemakaman, Hansard dijadwalkan dimakamkan di St Patrick’s Cathedral pada Selasa. Pemakaman berlangsung pukul 13.30 waktu setempat di pusat Dublin.
Kabar kematian Hansard mengejutkan dunia musik dan para penggemar. Ucapan duka datang dari sejumlah musisi, termasuk Ed Sheeran dan Bruce Springsteen yang menyebutnya “heartbroken”.
Hansard memiliki karier panjang lebih dari tiga dekade dalam industri musik. Ia meraih Academy Award untuk Best Original Song pada 2008 bersama Marketa Irglova, lewat lagu yang menjadi bagian dari film romansa musikal beranggaran rendah Once.
Bersama Irglova, Hansard merilis tiga album di bawah nama The Swell Season. Ia juga meraih perhatian sebagai artis solo, dengan album 2016 yang berjudul Didn’t He Ramble, yang masuk nominasi Grammy pada 2016.












