jurnalistik.co.id – Panggilan darurat yang melibatkan pasien di tengah kemacetan panjang di ruas M25 mengalami hambatan serius karena antrean kendaraan yang bertahan berjam-jam saat cuaca panas ekstrem. Laporan menyebut sejumlah orang mengalami gangguan kesehatan terkait panas (heat related illnesses) setelah terjebak dalam kondisi lalu lintas yang sulit bergerak.
Kejadian bermula dari tabrakan serius antara sebuah van dan truk di M25 yang membuat kemacetan menumpuk selama berjam-jam. South East Coast Ambulance Service (Secamb) menyatakan pihaknya menerima respons untuk beberapa pasien di antara junction enam dan tujuh, dekat Godstone, karena satu bagian jalan tol ditutup dan seorang pria kemudian diterbangkan ke rumah sakit.
Personel di lapangan mengatakan mereka memprioritaskan penanganan bagi kasus yang paling serius, sebab antrean panjang membuat akses ke lokasi pasien menjadi semakin sulit. Dalam penjelasan Secamb, kemacetan digambarkan sebagai “severe and prolonged”, dengan sebagian kendaraan berhenti selama berjam-jam saat peringatan panas berada dalam kategori merah.
Situasi tersebut turut memicu peningkatan panggilan darurat dari orang-orang yang menderita gangguan kesehatan akibat panas. Secamb menyebut “This has resulted in a number of calls from people suffering from heat related illnesses including a number of coach passengers”, yang berarti panggilan tersebut datang tidak hanya dari individu, tetapi juga dari penumpang bus/coach.
Di media sosial, banyak warga mengungkapkan kekhawatiran karena minim informasi dan bantuan selama mereka terjebak di badan jalan. Salah satu unggahan di Facebook menyatakan, “My parents have been stuck on the M25 for over 4.5 hours, no information, no supplies,” serta menyoroti adanya lansia, bayi, hewan, dan orang dengan kondisi kesehatan yang berada di tarmac pada hari terpanas di bulan Juni dalam 50 tahun terakhir, bertepatan dengan peringatan panas merah.
Pengunggah yang sama mempertanyakan koordinasi bantuan, termasuk air, dan menyebut “The exits are taking hours!” Unggahan lain menyampaikan bahwa kakek dan nenek berada di lokasi selama sekitar tujuh jam. Dalam pernyataan itu disebutkan, “My nan and grandad both in there 70s have been there 7hours & also haven’t been told anything,” serta muncul ekspektasi bahwa harus ada pemberian air selama kondisi panas ekstrem.
Sejumlah respons lanjutan juga menggambarkan kesulitan evakuasi medis. Salah satu tanggapan menuliskan, “My parents also in their 70s. They say ambulances have been trying to get through but no hard shoulder! People lying on the ground unwell. No info or support!” Intinya, ambulans disebut berupaya menerobos, namun akses di area tersebut tidak memungkinkan, sementara orang-orang tampak tidak dalam kondisi baik.
Gambaran kondisi di lapangan juga datang dari keterangan seorang warga yang bernama Kathy Matthews. Ia mengatakan telah terjebak selama lima jam dan harus mematikan pendingin udara (air conditioning) untuk menghemat bahan bakar, dan menambahkan bahwa setelah berhasil mencapai Shell ia merasa “very wobbly”. Ia juga menyatakan bersyukur karena tidak memiliki kondisi jantung.
Surrey Police melaporkan bahwa dua kendaraan terlibat dalam kecelakaan tersebut. Polisi menyebut tabrakan lebih awal melibatkan van Mercedes Vito berwarna putih yang dikendarai seorang pria berusia 30-an serta sebuah truk berwarna putih, dan pihaknya masih mengimbau saksi untuk memberikan informasi.
Polisi juga memperingatkan pengendara akan menghadapi keterlambatan panjang di area tersebut karena adanya penutupan di junction lima. Juru bicara Surrey Police menyatakan bahwa “One of the vehicles is currently being recovered, and a significant oil spillage from the collision has caused damage to the road surface,” sementara National Highways melakukan penilaian sebelum jalur dapat dibuka kembali dengan aman.
Secamb menyebut bahwa pria yang menjadi pasien mengalami cedera pada bagian kaki (leg injury) dan akan menerima perawatan lanjutan di rumah sakit. Adapun mengenai status lalu lintas, polisi menyatakan bahwa dua lajur di jalan keluar (exit slip road) pada junction enam telah dibuka, tetapi jalan utama (main carriageway) masih tetap ditutup.












