jurnalistik.co.id – PT Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division melakukan pemeliharaan jalan pada ruas Tol Cipularang dan Tol Padaleunyi hingga Sabtu, 4 Juli 2026. Pekerjaan ini berpotensi menimbulkan perlambatan di titik-titik tertentu selama proses berlangsung.
Manager senior Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agus Susilo, menjelaskan bahwa kegiatan pemeliharaan mencakup rekonstruksi perkerasan jalan serta pengecatan marka. Menurutnya, pekerjaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen Jasa Marga menghadirkan layanan jalan tol yang andal, khususnya pada periode meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur sekolah.
“Pemeliharaan jalan dilakukan sebagai bentuk komitmen Jasa Marga dalam menghadirkan layanan jalan tol yang andal, khususnya pada periode meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur sekolah,” ujar Agus dalam keterangan tertulis Selasa, 30 Juni 2026.
Agus menambahkan bahwa pekerjaan berlangsung selama sepekan, dimulai pada Minggu, 28 Juni 2026 hingga Sabtu, 4 Juli 2026. Selama proses pengerjaan, lajur yang menjadi lokasi pekerjaan akan ditutup sementara, sementara lajur lain tetap bisa digunakan agar kendaraan dapat melintas dengan lebih aman.
Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin muncul akibat aktivitas pemeliharaan. Jasa Marga menyebut seluruh pekerjaan dijalankan dengan pengaturan lalu lintas serta pengamanan area kerja secara optimal untuk meminimalkan dampak bagi pengguna jalan.
“Seluruh pekerjaan dalam kegiatan pemeliharaan jalan ini dilaksanakan dengan menerapkan pengaturan lalu lintas dan pengamanan area kerja secara optimal guna meminimalkan dampak terhadap pengguna jalan,” katanya.
Jasa Marga mengimbau pengguna Tol Cipularang dan Tol Padaleunyi untuk mengatur waktu perjalanan, mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengurangi kecepatan ketika melintasi area pekerjaan. Langkah tersebut diharapkan membantu menjaga kelancaran arus dan mengurangi risiko di sekitar lokasi konstruksi.
Jadwal pemeliharaan
Seluruh rangkaian pekerjaan pemeliharaan dijadwalkan berjalan mulai Minggu, 28 Juni 2026 pukul 11.00 WIB hingga Sabtu, 4 Juli 2026 pukul 14.00 WIB. Pada rentang waktu itu, penutupan sementara diterapkan hanya pada lajur yang terkait dengan pekerjaan.
Titik pekerjaan di Tol Cipularang
Di ruas Tol Cipularang arah Bandung, rekonstruksi perkerasan dilakukan pada sejumlah lokasi. Pekerjaan rekonstruksi tercatat berada di bahu luar KM 104+693 hingga KM 104+768.
Selain itu, rekonstruksi perkerasan juga dilakukan di lajur 1 pada KM 111+559 hingga KM 111+664 pada dua titik. Di lokasi lain, pekerjaan serupa berlangsung di bahu luar KM 116+743 hingga KM 116+929 pada dua titik.
Sementara itu, pada arah Jakarta, rekonstruksi perkerasan dikerjakan di lajur 2 pada KM 109+264 hingga KM 108+928 yang meliputi tiga titik. Pada segmen ini, pengguna jalan perlu tetap memperhatikan pengaturan lalu lintas di lapangan selama pekerjaan berlangsung.
Selain rekonstruksi perkerasan, pengecatan marka juga menjadi bagian dari pemeliharaan. Pada arah Jakarta, pengecatan marka dilaksanakan di lajur 1 pada KM 108+693 hingga KM 80+374, yang mencakup 17 titik pekerjaan.
Untuk arah Bandung, pengecatan marka dilakukan pada bahu luar Ramp Jatiluhur. Pengendara diharapkan menyesuaikan kecepatan dan mengikuti arahan petugas saat melintasi segmen tersebut.
Titik pekerjaan di Tol Padaleunyi
Di Tol Padaleunyi, pengecatan marka jalan dilakukan di kedua arah. Pada arah Cileunyi, pekerjaan berlangsung di lajur 2 dan bahu dalam pada KM 143+200 hingga KM 148+400, yang meliputi enam titik.
Adapun arah Padalarang, pengecatan marka dikerjakan di lajur 2 dan bahu dalam pada KM 143+760 hingga KM 147+635 pada dua titik. Selain segmen tersebut, pengecatan marka juga dilakukan di lajur 1 pada KM 147+300.
Untuk pekerjaan rekonstruksi perkerasan di Tol Padaleunyi arah Jakarta, kegiatan dilakukan pada beberapa akses keluar (off ramp). Rinciannya meliputi Off Ramp Padalarang pada lajur 1-3.
Selain itu, rekonstruksi perkerasan juga mencakup Off Ramp Buah Batu pada lajur 2, serta Off Ramp Pasir Koja pada lajur 2. Pada akses keluar lainnya, Off Ramp Pasteur dilaksanakan pada lajur 1.
Dengan adanya penutupan sementara pada lajur yang menjadi area kerja, pengguna tol diharapkan lebih waspada terhadap perubahan arus di lapangan. Jasa Marga menekankan pentingnya kepatuhan pada rambu, arahan petugas, dan pengaturan kecepatan agar perjalanan tetap lancar.












