jurnalistik.co.id – Denpasar, Bali.
Otoritas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali menyatakan adanya gangguan pada penerbangan akibat erupsi dan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Dampaknya, total 17 penerbangan dari Bali menuju Bandara Soekarno Hatta, Jakarta terdampak pada periode tersebut.
Dalam keterangannya, pihak bandara menyebutkan pembatalan diberlakukan pada sebagian layanan penerbangan. Sebanyak 12 penerbangan rute Bali–Soekarno Hatta dibatalkan sebagai respons terhadap kondisi vulkanik yang memengaruhi operasional penerbangan.
Lebih rinci, Gede Eka Sandi Asmadi, Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menjelaskan bahwa terdapat 11 penerbangan yang mengalami pembatalan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Sementara itu, 1 penerbangan lainnya mengalami penyesuaian jadwal.
“Namun demikian, dapat kami sampaikan bahwa operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan dengan normal dan optimal,” tutur dia dalam keterangan resmi. Pernyataan tersebut menekankan bahwa meskipun ada pembatalan penerbangan tertentu, layanan operasional di bandara tidak berhenti sepenuhnya.
Otoritas juga mengaitkan perubahan layanan dengan situasi yang muncul akibat erupsi serta aktivitas vulkanik yang terjadi di Gunung Anak Krakatau. Dengan kondisi seperti itu, pengelola bandara mengambil langkah penyesuaian pada jadwal dan rute yang terdampak, termasuk melalui pembatalan penerbangan ke Jakarta.
Dalam proses komunikasi dengan calon penumpang, pihak bandara mengimbau masyarakat untuk tidak mengandalkan jadwal yang tercetak saja. Calon penumpang diminta melakukan konfirmasi secara berkala kepada maskapai penerbangan mengenai status serta perkembangan jadwal penerbangan sebelum berangkat menuju bandara.
Berita Terkait
Imbauan itu disampaikan mengingat perubahan dapat terjadi mengikuti perkembangan kondisi di wilayah terdampak. Penumpang disarankan memastikan informasi terakhir dari maskapai agar perjalanan tetap sesuai rencana dan menghindari risiko ketidaksesuaian jadwal di lapangan.
Pada Kamis (19/6/2025), suasana penumpang terlihat berlangsung di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar. Situasi tersebut menggambarkan bahwa operasional bandara tetap berjalan, tetapi sebagian penerbangan menuju Soekarno Hatta mengalami pembatalan maupun penyesuaian jadwal.
Dengan adanya pembatalan 12 penerbangan dari total 17 penerbangan terdampak, para pelaku perjalanan tetap perlu memperhatikan pembaruan dari maskapai. Pengelola bandara menegaskan kembali bahwa secara umum operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan tetap berjalan normal dan optimal, sembari penumpang melakukan konfirmasi untuk memastikan kelanjutan rencana terbangnya.
Meski gangguan dipicu oleh erupsi dan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, pihak bandara menegaskan bahwa fungsi layanan kebandarudaraan tetap berlangsung. Artinya, kendala yang muncul lebih terlihat pada perubahan terhadap penerbangan tertentu, bukan pada penghentian total layanan di area bandara.
Dari sisi rute, otoritas menyampaikan bahwa terdapat 17 penerbangan yang terkena dampak pada periode tersebut untuk penerbangan dari Bali menuju Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Sebanyak 12 di antaranya dibatalkan, sedangkan sisanya mengalami bentuk penyesuaian jadwal, sehingga pola operasional penerbangan mengikuti kondisi terkini di lapangan.
Untuk mengurangi ketidakpastian bagi penumpang, bandara meminta calon penumpang tidak hanya berpatokan pada jadwal yang tercetak. Penumpang diimbau memantau informasi terbaru dari maskapai sebelum menuju bandara, karena perkembangan dapat berubah seiring situasi di wilayah terdampak dan berpengaruh pada rencana terbang.
Imbauan tersebut juga disampaikan dengan mempertimbangkan dinamika operasional yang dapat menimbulkan perubahan mendadak. Dengan memastikan status penerbangan terbaru, penumpang dapat menyesuaikan rencana perjalanan lebih awal dan menghindari kemungkinan perbedaan antara rencana awal dan kondisi yang terjadi saat keberangkatan.
Pada Kamis (19/6/2025), kondisi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, terlihat masih melibatkan aktivitas penumpang seperti biasa. Situasi itu sekaligus menggambarkan bahwa operasional bandara tetap berjalan, namun beberapa penerbangan menuju Soekarno Hatta tetap mengalami pembatalan maupun penyesuaian jadwal mengikuti dampak erupsi.












