jurnalistik.co.id – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan penghargaan Jamsostek Award 2026 di Azlea Convention Center, Kota Gorontalo, pada Sabtu (5/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bone Bolango dinobatkan sebagai yang terbaik di kategori pemerintah kabupaten/kota.
Penyerahan penghargaan dan hadiah ini menjadi bagian dari rangkaian Jamsostek Award 2026 Provinsi Gorontalo. Acara yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Gorontalo itu dimaksudkan sebagai apresiasi atas komitmen serta kontribusi pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mewujudkan perlindungan ketenagakerjaan.
Jamsostek Award 2026 diberikan melalui empat kategori. Penilaian mencakup pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, usaha skala menengah dan besar, serta usaha mikro dan kecil. Melalui pembagian kategori ini, penghargaan ditujukan agar setiap elemen penerima memiliki ruang pengakuan sesuai karakter dan skala tata kelola ketenagakerjaan yang dijalankan.
Untuk kategori pemerintah kabupaten/kota terbaik, Bone Bolango meraih peringkat pertama. Pohuwato menyusul sebagai terbaik kedua, sementara Kota Gorontalo berada di urutan ketiga. Dengan hasil tersebut, Gusnar menegaskan bahwa penghargaan tidak hanya berhenti pada sisi seremonial, tetapi menjadi dorongan untuk terus meningkatkan pelaksanaan perlindungan bagi pekerja.
“Selamat kepada para penerima penghargaan Jamsostek Award tahun ini dari BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo. Penghargaan ini merupakan motivasi bagi kita semua untuk terus bekerja dan lebih meningkatkan lagi apa yang kita sudah lakukan selama ini,” ucap Gusnar dalam sambutannya.
Dalam arahannya, Gubernur Gusnar juga menyampaikan pesan kepada dunia usaha yang telah memberikan upah serta jaminan sosial kepada pekerja. Gusnar mengingatkan agar pembayaran premi Jamsostek dilakukan tepat waktu dan tepat jumlah, sehingga manfaat perlindungan ketenagakerjaan dapat berjalan konsisten dan tidak tertunda.
Berita Terkait
Menurutnya, tenaga kerja merupakan faktor produksi yang sangat menentukan keberlangsungan sebuah usaha. Karena itu, pelaksanaan jaminan sosial harus diperlakukan sebagai bagian penting dalam pengelolaan perusahaan, bukan sekadar kewajiban administratif yang bisa dikelola secara tidak disiplin.
“Jangan tunda dan jangan kurang pembayarannya. Para pekerja ini adalah keluarga kita sendiri, masyarakat kita, dan yang paling prinsip mereka merupakan warga negara Republik Indonesia, di mana negara harus hadir dalam kehidupan mereka,” tegas Gusnar.
Selain kategori pemerintah kabupaten/kota, penghargaan juga diberikan untuk pemerintah desa. Pada kategori ini, penerima penghargaan diraih oleh Desa Trikora Kabupaten Pohuwato, Desa Huangobotu Bone Bolango, serta Desa Teratai Kabupaten Gorontalo. Penetapan desa-desa penerima menegaskan bahwa perhatian pada perlindungan ketenagakerjaan juga membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Jamsostek Award 2026 turut mengakui sektor usaha, baik yang berada pada skala menengah hingga besar maupun usaha mikro dan kecil. Untuk kategori usaha menengah besar, penghargaan diterima oleh PT. Gorontalo Pangan Lestari, PT. Gembira Grosir Sejahtera, serta CV. Mufidah. Sementara itu, pada kategori usaha mikro kecil, penerimanya masing-masing adalah Toko Sumber Utama, Loak Jaya, dan Bengkel Las Bintang Johar.
Dengan susunan pemenang di empat kategori tersebut, penyelenggara menempatkan penghargaan sebagai cerminan praktik pelaksanaan jaminan sosial yang baik. Penilaian yang melibatkan berbagai skala mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, hingga beragam pelaku usaha diharapkan mampu memperkuat ekosistem perlindungan ketenagakerjaan di Provinsi Gorontalo.
Gusnar Ismail juga memandang keberhasilan penerima penghargaan sebagai bukti bahwa komitmen yang konsisten akan melahirkan dampak nyata bagi pekerja. Dari sisi tanggung jawab pemerintah dan pelaku usaha, perhatian terhadap ketepatan pembayaran premi dan kepastian perlindungan menjadi poin fundamental agar jaminan sosial benar-benar hadir dalam kehidupan pekerja sesuai prinsip perlindungan yang menyeluruh.
Melalui penyerahan Jamsostek Award 2026 yang berlangsung di Azlea Convention Center, rangkaian acara ini diharapkan menjadi pemicu bagi pihak lain untuk terus meningkatkan standar pengelolaan ketenagakerjaan. Penghargaan tahun ini, sebagaimana disampaikan Gusnar, diharapkan menjadi motivasi agar seluruh pihak mempertahankan kinerja sekaligus mendorong perbaikan pada aspek perlindungan bagi para pekerja di wilayahnya.












