Peristiwa

Pintu Kamar Mandi Terkunci, Perempuan di Banyuwangi Dibantu Damkar

×

Pintu Kamar Mandi Terkunci, Perempuan di Banyuwangi Dibantu Damkar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pintu Kamar Mandi Macet, Perempuan di Banyuwangi Minta Tolong Damkar

jurnalistik.co.id – Banyuwangi, Minggu (9/8/2026) dini hari di Perumahan Puri Gading Mas Permai, Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, berubah dari situasi tenang menjadi kepanikan setelah ada seorang perempuan terjebak di dalam kamar mandi.

Laporan warga masuk ke call center Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi pada pukul 01.29 WIB. Warga menyampaikan bahwa korban tidak kunjung bisa keluar karena pintu terkunci secara mendadak.

Menurut informasi yang diterima petugas, kunci dan mekanisme pada pintu mengalami kemacetan. Slot pengunci disebut tersangkut, sehingga pintu tidak dapat dibuka secara normal dari sisi dalam maupun luar.

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Banyuwangi, Salam Bikwanto, menjelaskan, “Pelapor menginformasikan bahwa temannya terjebak di dalam kamar mandi karena pintu tidak bisa dibuka secara normal dari dalam maupun luar.”

Setelah menerima laporan tersebut, petugas meneruskan informasi ke regu siaga dan menyiapkan armada Damkar menuju lokasi kejadian. Tim rescue kemudian dikerahkan dengan membawa peralatan evakuasi taktis untuk memastikan penanganan berjalan aman dan terukur.

Begitu tiba di perumahan, petugas tidak langsung menggunakan tindakan paksa seperti mendobrak pintu. Langkah awal difokuskan pada pemeriksaan kondisi pintu serta memastikan bagian yang mengalami hambatan, khususnya posisi handle atau kunci yang macet.

Pemeriksaan dilakukan untuk menentukan cara penanganan paling memungkinkan tanpa membahayakan korban. Dari hasil awal itu, tim kemudian melakukan proses pembukaan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.

Salam menjelaskan penanganan dilakukan perlahan dengan menggunakan alat yang tersedia. Di antaranya, petugas memakai tang, obeng, hingga linggis mini untuk mengungkit bagian kunci agar mekanismenya kembali berfungsi.

Proses evakuasi berlangsung hati-hati. Tim memerlukan waktu sekitar 15 menit untuk menangani kemacetan, termasuk pengecekan berulang agar tindakan yang dilakukan tidak menimbulkan risiko tambahan.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada pukul 01.59 WIB. Pada waktu itu, mekanisme penguncian dinyatakan berhasil dilepaskan sehingga korban dapat dibebaskan.

Setelah pintu terbuka, petugas segera memastikan kondisi perempuan yang terjebak dalam keadaan selamat. Korban dilaporkan tidak mengalami cedera selama proses evakuasi berlangsung.

Dengan demikian, penanganan dari awal menerima laporan hingga pintu terbuka dan korban dievakuasi berjalan lancar. Total waktu yang diperlukan diperkirakan sekitar 15 menit.

Setelah laporan warga diterima pada pukul 01.29 WIB, petugas melakukan koordinasi internal dengan mengalihkan informasi ke regu siaga serta menyiapkan armada Damkarmat Banyuwangi. Saat tim rescue tiba di lokasi perumahan, fokus penanganan diarahkan pada langkah yang paling aman terlebih dahulu, sebelum menentukan tindakan lanjutan di kamar mandi.

Di lokasi, tim menilai kondisi pintu secara langsung untuk memastikan sumber hambatan berasal dari kemacetan pada kunci dan mekanismenya. Dengan mengecek bagian yang tersangkut, petugas kemudian menyusun cara pembukaan bertahap yang disesuaikan kebutuhan di lapangan. Pendekatan ini diambil agar pintu tidak dipaksa dan proses tetap terukur.

Proses pembukaan dilakukan perlahan dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia. Petugas menggunakan tang untuk membantu penanganan pada bagian yang macet, obeng untuk mengarahkan atau menyesuaikan komponen kunci, serta linggis mini untuk mengungkit bagian pengunci yang sulit bergerak. Sepanjang tahap ini, tim terus melakukan pemeriksaan ulang agar tindakan tidak memunculkan risiko tambahan bagi korban.

Upaya tersebut berjalan hingga akhirnya mekanisme penguncian dinyatakan berhasil dilepaskan pada pukul 01.59 WIB. Setelah pintu terbuka, petugas segera memastikan perempuan yang terjebak dalam keadaan selamat dan kemudian melaporkan bahwa korban tidak mengalami cedera selama penanganan berlangsung. Dengan keseluruhan proses dari awal laporan hingga evakuasi selesai, waktu penanganan diperkirakan sekitar 15 menit.