jurnalistik.co.id – Seorang pilot dan rekannya dari pesawat jet RAF Valley di Anglesey mengevakuasi diri sesaat sebelum insiden jatuh, dan pihak militer menyebut keduanya diharapkan pulih sepenuhnya. Keduanya telah menjalani perawatan karena cedera ringan.
Insiden terjadi pada Rabu, ketika pesawat Hawk T2 lepas landas dari pangkalan RAF Valley di Anglesey lalu jatuh ke daratan di area Pencarnisiog. Dalam pernyataan berikutnya, RAF mengatakan operasi pesawat Hawk dihentikan untuk sementara sebagai langkah kehati-hatian.
“Both pilots are doing well, they are in extremely good spirits and expected to make a full recovery,” bunyi pernyataan yang disampaikan RAF melalui media sosial. RAF juga menegaskan bahwa dua pilot tersebut saat ini “doing well” dan “expected to make a full recovery.”
Dalam keterangan itu, RAF menyebut proses penyelidikan resmi terkait keadaan insiden sedang berlangsung. Sebagai “precautionary measure,” RAF sementara waktu menghentikan penerbangan Hawk T1 dan Hawk T2.
Sejumlah rekaman insiden yang dibagikan di media sosial pada Rabu menunjukkan dua pilot melakukan ejection dan turun dengan parasut sebelum pesawat menukik dan menghantam tanah dalam kondisi terbakar. Dari footage tersebut, terlihat kepulan asap dan kobaran api ketika pesawat menghantam lokasi kejadian, serta pesawat tampak nyaris tidak mengenai bangunan di sekitar area.
RAF menyatakan bahwa pengkajian formal mengenai situasi insiden kini sedang berjalan. Dengan pendekatan pencegahan, pihak pangkalan mengambil keputusan menunda terbang hingga pemeriksaan selesai dan langkah keselamatan dievaluasi.
Jenis pesawat dan skala penangguhan penerbangan
Hawk T1 dan versi terbaru Hawk T2 merupakan pesawat latih dua kursi yang digunakan untuk membekali pelatihan penerbang jet tempur. Keduanya dikategorikan sebagai transonic, sehingga relevan untuk pelatihan kemampuan terbang pada rentang kecepatan tersebut.
Pada jeda ini, RAF juga memasukkan skenario latihan yang melibatkan Red Arrows, tim demonstrasi aerobatik yang berbasis di RAF Waddington, Lincolnshire, karena mereka menggunakan T1. Namun, tim tersebut tidak dijadwalkan terbang lagi sampai Le Touquet Airshow di Prancis akhir pekan ini.
Sejauh ini belum diketahui kapan pembatasan penerbangan tersebut akan dicabut. RAF mengisyaratkan bahwa keputusan lanjutan akan mengikuti perkembangan penyelidikan dan penilaian risiko.
Berita Terkait
RAF Valley dan peran pelatihan di Anglesey
RAF Valley merupakan pangkalan yang berperan penting dalam pendidikan penerbang. Di sana, personel sayap tempur dilatih, sementara awak pesawat juga menjalani pelatihan untuk operasi di medan pegunungan dan misi maritim.
Selain fungsi pelatihan penerbangan, RAF Valley juga menjadi lokasi Mountain Rescue Service. Keberadaan unit tersebut memperkuat kapasitas dukungan darurat untuk operasi di wilayah dengan tantangan medan dan cuaca.
Menurut keterangan Departemen Pertahanan, No 4 Flying Training School bertanggung jawab untuk melatih “next generation of world-class fighter pilots.” Pangkalan ini dibuka pada Februari 1941 dan kemudian menjadi tempat transit bagi pesawat militer Amerika Serikat untuk membantu upaya perang sejak 1943.
Pangeran Wales pernah menjadi pilot pencarian dan penyelamatan Angkatan Udara RAF yang ditempatkan di basis Holyhead pada periode 2010 hingga 2013. Ia tinggal di Anglesey bersama Putri Wales ketika masih berstatus pasangan yang baru menikah.
Di lain kesempatan, ia kembali pada April untuk memperingati ulang tahun ke-85 pangkalan tersebut. Dalam kunjungan itu, ia menyampaikan “fond memories” tentang RAF Valley.
Operasional bandara di wilayah setempat
Selain aktivitas militer, wilayah Anglesey juga pernah memiliki layanan bandara yang dikelola dari sisi publik. Bandara tersebut menghubungkan Anglesey dan Cardiff selama periode 2007 hingga 2020.
Dengan kata lain, RAF Valley tidak hanya berkaitan dengan latihan penerbangan, tetapi juga menjadi bagian dari lanskap infrastruktur wilayah yang lebih luas. Setelah insiden pesawat Hawk T2, perhatian kini tertuju pada proses investigasi dan evaluasi keselamatan sebelum penerbangan dilanjutkan kembali.
Sementara itu, RAF telah memastikan bahwa kedua pilot yang melakukan ejection dalam momen kritis berada dalam kondisi baik dan menanti pemulihan penuh. Keputusan penangguhan penerbangan “as a precautionary measure” tetap diberlakukan sambil menunggu hasil pemeriksaan resmi mengenai kondisi insiden di area Pencarnisiog.











