Peristiwa

Polisi Nyatakan ‘major incident’ usai perubahan cuaca meningkatkan risiko kebakaran hutan di Cairngorms

×

Polisi Nyatakan ‘major incident’ usai perubahan cuaca meningkatkan risiko kebakaran hutan di Cairngorms

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Police declare 'major incident' as weather change increases Cairngorms wildfire risk

jurnalistik.co.id – Polisi Skotlandia menyatakan “major incident” menyusul perubahan kondisi cuaca yang meningkatkan risiko penyebaran kebakaran hutan di Taman Nasional Cairngorms.

Kebakaran hutan yang sudah meluluhlantakkan kawasan Cairngorms selama sekitar 10 hari terus dipadamkan oleh layanan darurat. Dalam perkembangan terbaru, perubahan signifikan pada cuaca disebut membuat risiko api merambat ke arah Desa Nethy Bridge.

Menurut keterangan yang disampaikan pihak kepolisian, keputusan menetapkan status “major incident” diambil setelah adanya “a significant change in weather conditions” yang dinilai memperbesar kemungkinan api menyebar. Peningkatan risiko tersebut dinilai terkait dengan perubahan kondisi cuaca yang terjadi belakangan ini.

“Dengan bukti yang menunjukkan api menyebar menuju Nethy Bridge, keputusan diambil untuk menetapkan status major incident dan mengevakuasi warga sebagai langkah pencegahan,” ujar Supt Judy Hill. Ia juga menyebut perubahan kondisi cuaca dalam 24 jam terakhir menambah tingkat kerumitan dalam penanganan.

Lebih jauh, Hill menyatakan: “The weather conditions experienced within the Cairngorms over the last 24 hours have added further complexities to this situation. With evidence suggesting the fire is spreading towards Nethy Bridge, the decision has been taken to declare a major incident and evacuate residents as a precaution.”

Pihak kepolisian juga mengatakan sumber daya tambahan dikerahkan untuk mempercepat proses komunikasi dengan warga yang perlu meninggalkan rumahnya, sekaligus menjaga batas wilayah yang dibatasi. “Additional police resources are being deployed to assist in contacting those who need to leave their properties and to maintain cordons around restricted areas while our fire service colleagues continue to tackle the wildfire,” lanjut Hill.

Status “major incident” ini membuat seluruh warga Nethy Bridge dievakuasi. Evakuasi dilakukan agar layanan darurat dapat melanjutkan respons penanganan kebakaran tanpa gangguan dari aktivitas warga di area terdampak.

Asap dari kebakaran itu dilaporkan bisa terlihat dari jarak jauh. Setelah terjadi perubahan arah angin, asap kini dapat terlihat sejauh 59 mil di Aberdeen.

Fokus evakuasi dan penutupan akses menuju Nethy Bridge

Seiring keputusan tersebut, warga Nethy Bridge diarahkan menuju pusat penampungan sementara yang ditujukan untuk kebutuhan “respite”. Pusat penampungan tersebut disebut berada di Macdonald Aviemore Hotel.

Pihak kepolisian juga menyampaikan bahwa akses jalan menuju Nethy Bridge ditutup. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pergerakan petugas dan upaya pemadaman dapat berjalan dengan aman di area kebakaran.

Di lokasi, upaya pemadaman melibatkan lebih dari 100 petugas pemadam kebakaran. Api yang mula-mula muncul dilaporkan bermula dekat Ryvoan Bothy, tepatnya di bagian selatan Nethy Bridge, pada Rabu pekan lalu.

Hingga kini, terdapat 11 unit mobil pemadam, unit yang menangani satwa liar, serta satu unit dukungan komando yang masih berada di tempat kejadian. Petugas menilai upaya pemadaman berjalan terus karena karakter kebakaran yang sulit diprediksi.

Perubahan angin memicu flare-up dan kekambuhan

Dalam pernyataan layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan Skotlandia (SFRS), kebakaran dinilai masih bersifat “dynamic and unpredictable”. SFRS menekankan bahwa perubahan kekuatan maupun arah angin dapat memicu lonjakan api yang tiba-tiba, memunculkan penyalaan ulang, serta memperluas sebaran asap.

“Changing wind strength and direction can cause flare-ups, reignition and the spread of smoke, with conditions continuing to evolve,” kata juru bicara SFRS. Pernyataan itu juga menegaskan bahwa kondisi di lapangan masih terus berkembang dan belum sepenuhnya stabil.

Petugas pemadam tetap dikerahkan untuk menangani insiden di bentang alam yang luas dan kompleks. Penanganan dilakukan dengan dukungan operasi pengeboman air dari helikopter yang masih berlangsung, sebagai bagian dari upaya menekan perluasan titik api.

SFRS juga menyebut kru, sumber daya spesialis kebakaran hutan, serta instansi mitra terus memantau keadaan secara dekat. Upaya tersebut bertujuan mencegah penyebaran api lebih lanjut sambil memastikan keselamatan petugas di lapangan.

Untuk menangani lonjakan titik api pada malam Kamis, petugas menyatakan bahwa sekat bakar atau “firebreaks” sepanjang beberapa mil telah membantu membatasi munculnya percabangan api. Selain itu, penggunaan drone disebut membantu mengarahkan tim ke titik-titik panas (“hot spots”) yang perlu ditangani lebih segera.

Perkiraan dampak asap hingga wilayah lebih luas

Dalam peringatan sebelumnya, SFRS menyampaikan bahwa warga dan pelaku usaha di wilayah timur Aviemore berpotensi melihat atau mencium asap. Peringatan itu juga mencakup sejumlah area di Aberdeenshire, termasuk Inverurie, Banchory, dan Kintore beserta wilayah sekitarnya.

Selain itu, SFRS menyebut dampak asap dapat dirasakan hingga Kota Aberdeen. Prediksi tersebut berlaku pada Jumat dan berlanjut hingga akhir pekan, seiring dinamika cuaca dan arah angin.

Tinjauan pemerintah dan tekanan pada langkah pemadaman

Sebelum polisi menetapkan status “major incident”, First Minister John Swinney menyampaikan bahwa ia terus memantau perkembangan kebakaran secara ketat. Swinney mengatakan kepada BBC Scotland News bahwa ia menjaga insiden ini “under very close review” serta terus berbicara dengan layanan pemadam kebakaran seiring situasi yang terus berubah.

Swinney juga menyatakan bahwa sebagian langkah yang telah diterapkan, termasuk firebreaks, berada di bawah “significant pressure” akibat perubahan kondisi cuaca. Ia menilai langkah penanganan menjadi lebih menantang ketika cuaca berubah dan memengaruhi perilaku kebakaran.

Dalam penjelasannya, Swinney menyebut perlunya peninjauan ulang terhadap insiden ini. Ia mengatakan: “We will be undertaking a review of this incident because it’s an illustration… that the climate is creating different circumstances for us to manage and we’ve got to be confident we’ve got the resources in place,”

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kebakaran tidak hanya ditangani dengan respons darurat, tetapi juga akan dievaluasi untuk memastikan kesiapan sumber daya menghadapi kondisi cuaca yang terus berubah.