jurnalistik.co.id – Pemerintah Wales telah mengaktifkan “crisis management arrangements” sebagai respons terhadap meningkatnya kebakaran hutan yang terjadi di berbagai wilayah di seluruh negeri. Aktivasi ini muncul di tengah sorotan warga yang mempertanyakan ketersediaan dukungan, khususnya helikopter, untuk memadamkan api.
Menurut keterangan pemerintah, North Wales Fire and Rescue memperoleh tambahan sumber daya. Namun, dukungan dari udara tidak tersedia “anywhere in the UK”, sehingga pemadaman tetap mengandalkan operasi di darat.
Dalam pernyataannya, pemerintah menyebut bahwa “urgent discussions are now underway both within Wales and at a UK level to identify how this can be resolved”. Artinya, pembahasan mendesak sedang berjalan baik di tingkat Wales maupun pada level Inggris Raya untuk mencari cara agar kendala dukungan udara bisa diatasi.
Kondisi di selatan Wales juga menunjukkan eskalasi yang belum mereda. Petugas pemadam masih menangani kebakaran besar yang memasuki hari ketiga, dengan asap yang disebut telah menempuh sejauh 30 mil (48 km) dan berdampak pada komunitas di area yang lebih luas.
Petisi untuk bantuan udara dan pemadaman berbasis darat
Di Conwy, sebuah petisi dengan total 4.000 nama muncul setelah satu titik api menyebar hingga Coed y Brenin. Pemerintah Wales menegaskan bahwa pendekatan paling efektif adalah tindakan di lapangan, sejalan dengan strategi yang sedang dijalankan petugas.
Pernyataan pemerintah berbunyi, “was at ground level, and that is exactly what our firefighters are doing with great skill and dedication”. Penekanan tersebut menempatkan kemampuan petugas di jalur darat sebagai inti respons, mengingat operasi pemadaman membutuhkan ketelitian terhadap kondisi medan dan arah penyebaran api.
Ecologist Angharad Owen, yang menjadi penggagas petisi untuk bantuan udara, menyatakan bahwa sumber daya tersebut “proven to be highly effective in managing and extinguishing wildfires swiftly”. Ia juga menjelaskan alasan utamanya, yakni kemampuan jangkauan menuju lokasi-lokasi yang sulit diakses.
Owen menyebut, “These resources can access remote and rugged terrains, dropping water and fire retardant directly on the fire’s critical areas, something that ground forces might struggle with in vast and challenging landscapes like Rhinogydd”. Ia menambahkan kekhawatiran terhadap dampak kebakaran pada lingkungan, dengan mengatakan “It is devastating to see our natural environment being harmed by this wildfire.”
Berita Terkait
Menurutnya, kerugian tidak berhenti pada ekosistem. Owen menegaskan, “Not only is this impacting our vital ecosystems and the wildlife that calls it home, but it is also posing serious risks to human health and safety.” Pernyataan itu memperlihatkan bahwa perselisihan sumber daya pemadaman tidak hanya berkaitan dengan efektivitas teknis, tetapi juga keselamatan publik.
Operasi di beberapa lokasi, termasuk peringatan bagi warga
North Wales Fire and Rescue Service menyatakan kru mereka terus menangani kebakaran di Capelulo dekat Sychnant Pass, menyusul kebakaran rumput yang besar di Conwy Mountain. Di Gwynedd, terdapat respons lintas instansi setelah kobaran api muncul di pegunungan Rhinogydd.
Untuk kawasan Rhinogydd, rumah tangga setempat diberi arahan agar menjaga jendela dan pintu tetap tertutup. Langkah pencegahan ini menjadi bagian dari upaya mengurangi paparan asap dan dampak lingkungan sementara operasi pemadaman berlangsung.
Di tempat lain, petugas pemadam menghadapi kebakaran rumput di Hope Mountain dan Brymbo (wilayah Wrexham), serta di Pentrefelin, Holyhead, dan Pentre Halkyn yang menghadap A55 di Flintshire. Beragam titik kejadian tersebut menambah beban koordinasi lapangan karena petugas harus bergerak di beberapa area secara bersamaan.
Untuk selatan Wales, wildfire di Blaenavon (Torfaen) masih ditangani pada hari ketiga. Asap disebut memengaruhi komunitas di bagian wilayah yang lebih luas, sementara petugas bertahan di lokasi guna menahan agar api tidak meluas lagi.
Menteri Wales, Sian Gwenllian, mengatakan kejadian itu “expected to continue burning for several days”. Ia menyebut petugas tetap berada di tempat untuk mencegah penyebaran lebih jauh dan “putting lives, wildlife and property at risk”.
Gwenllian juga menyampaikan penghargaan kepada kru yang bekerja di lapangan. Ia menyatakan sumber daya tambahan telah diminta dan disetujui untuk mendukung pemadam kebakaran di Wales utara melalui penambahan personel serta armada fire appliance.
South Wales Fire and Rescue Service menyebut telah menerima berbagai tawaran bantuan dari masyarakat. Meski “deeply grateful”, layanan tersebut meminta warga untuk menghindari area terdampak dan tetap menjaga keselamatan, serta menegaskan “Please be reassured the welfare of our crews is a top priority and they have everything they need”.
Natural Resources Wales menambahkan bahwa petani serta perwakilan dari Bannau Brycheiniog National Park bekerja di bawah arahan South Wales Fire and Rescue Service untuk mendukung respons yang sedang berjalan dari jarak yang aman. Dengan begitu, langkah yang dilakukan tidak hanya bergantung pada pemadam kebakaran, tetapi juga pada dukungan perlindungan dan koordinasi sumber daya di sekitar area yang terdampak.












