Hukum & Kriminal

Polsek Kota Utara Perketat Patroli KRYD, Miras dan Premanisme Jadi Fokus

×

Polsek Kota Utara Perketat Patroli KRYD, Miras dan Premanisme Jadi Fokus

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Polsek Kota Utara Intensifkan Patroli, Miras hingga Premanisme Jadi Sasaran

jurnalistik.co.id – Patroli rutin yang ditingkatkan melalui kegiatan KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) terus dijalankan Polsek Kota Utara untuk memperkuat pengamanan wilayah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 1/8/2026, sekitar pukul 22.00 Wita, dengan fokus pada upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolsek Kota Utara, IPTU Icuk Eka, S.H., memimpin langsung jalannya patroli bersama personel Polsek Kota Utara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengawasan berjalan menyeluruh, terutama pada jam malam ketika aktivitas masyarakat berpotensi meningkat.

Dalam pelaksanaan di lapangan, patroli menyasar sejumlah lokasi di Kecamatan Kota Utara serta Kecamatan Sipatana. Petugas menyasar kawasan yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas, termasuk potensi penyakit masyarakat dan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Pengamanan miras di dua lokasi

Melalui rangkaian penertiban, petugas berhasil mengamankan 74 botol dan kaleng minuman keras (miras) dari dua titik berbeda. Pengamanan dilakukan sebagai tindakan preventif agar tidak muncul dampak lanjutan dari peredaran miras yang dapat memicu keributan atau tindakan melanggar hukum.

Di Kios Roman, Lorong Kenangan, Kelurahan Dulomo Selatan, petugas menemukan dan mengamankan 25 botol Cap Tikus, 6 botol Kasegaran, serta 11 botol Bir Bintang. Selain itu, petugas juga mengamankan 18 kaleng Bir Bintang, 1 botol Bir Hitam ukuran 325 ml, dan 1 botol Kawa-Kawa.

Sementara itu, dari NMC Karaoke yang berada di Kelurahan Dulomo Selatan, petugas mengamankan 12 botol Bir Bintang dan 2 botol miras oplosan. Penertiban di kedua lokasi dilakukan untuk menekan peredaran miras di area yang berpotensi ramai pada malam hari.

Pencegahan premanisme dan kriminalitas

Selain fokus pada miras, personel juga mendatangi kawasan Eks Terminal Andalas. Langkah ini ditujukan untuk mengantisipasi aksi premanisme serta aktivitas masyarakat yang masih berkumpul hingga larut malam.

Di lokasi tersebut, petugas memberikan imbauan kepada penjaga, pengunjung, serta masyarakat sekitar agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Petugas juga mengingatkan agar masyarakat menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan kamtibmas.

Patroli kemudian menyasar kawasan permukiman sebagai bagian dari upaya preventif pencegahan pencurian dan tindak kriminal lainnya. Personel mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar dan respons cepat bila menemukan situasi yang mengarah pada gangguan keamanan.

Kapolsek Kota Utara menegaskan bahwa patroli KRYD akan terus dilakukan secara berkala. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif menjaga kamtibmas serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Dengan penguatan patroli pada malam hari, Polsek Kota Utara berupaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Harapannya, langkah preventif ini dapat menekan potensi konflik maupun kejahatan yang berawal dari aktivitas yang tidak terkendali.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap situasi di titik-titik yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan. Pendekatan dilakukan dengan cara berkomunikasi langsung di lapangan kepada penjaga maupun warga sekitar, sehingga informasi perkembangan kondisi malam bisa lebih cepat diketahui dan ditangani.

Penertiban miras menjadi bagian penting dari upaya pencegahan. Pengamanan dilakukan dengan tujuan menutup ruang terjadinya peredaran yang dapat memicu keributan atau tindakan melanggar hukum. Dari dua lokasi yang ditertibkan, petugas berhasil mengamankan total 74 botol dan kaleng miras, sekaligus melakukan langkah preventif agar situasi tetap kondusif selama jam rawan.

Setelah pengamanan di lokasi, personel melanjutkan upaya pengawasan dengan memastikan area tetap terpantau dan tidak ada aktivitas yang berpotensi mengarah pada gangguan kamtibmas. Langkah preventif ini diarahkan untuk meminimalkan peluang premanisme maupun kriminalitas yang kerap muncul ketika masyarakat berkumpul hingga larut malam.

Patroli KRYD malam hari tersebut juga menjadi penguatan keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan. Warga diingatkan agar lebih waspada terhadap perubahan situasi di lingkungan masing-masing dan segera menyampaikan laporan apabila menemukan aktivitas yang dianggap berpotensi mengganggu ketertiban. Dengan begitu, respons penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sesuai kebutuhan di lapangan.