jurnalistik.co.id – Taluditi, Sabtu 1/8/2026 Memasuki hari ke-17 pelaksanaan TMMD Ke-129 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 1313/Pohuwato, program menunjukkan kemajuan yang terus bertambah. Kegiatan berlangsung di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, dengan perkembangan sasaran fisik dan nonfisik yang sudah terukur.
Pelaksanaan TMMD Ke-129 melibatkan 150 personel yang terdiri dari 125 personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP. Selain itu, 25 warga masyarakat ikut bergotong royong secara aktif untuk membantu penyelesaian berbagai sasaran pembangunan sesuai jadwal.
Progres pekerjaan fisik
Salah satu fokus utama pada sasaran fisik adalah peningkatan jalan perkeras. Panjang pekerjaan mencapai 3.000 meter dengan lebar 3 meter, dan pada hari ke-17 progres fisiknya mencapai 82,15 persen.
Hingga saat ini, capaian pekerjaan tercatat sepanjang 2.690 meter dalam bentuk perataan timbunan jalan. Proses pengerjaan terus dikebut agar target yang ditetapkan dapat selesai tepat waktu.
Pembangunan Plat Deuker juga berjalan bersamaan di beberapa titik. Di titik 4, progres pekerjaan telah mencapai 98,17 persen, sedangkan di titik 5 progresnya tercatat sebesar 15,50 persen.
Manunggal Air Bersih dan RTLH
Pada sektor program unggulan, Manunggal Air Bersih memperlihatkan kemajuan yang signifikan. Unit di Desa Makarti Jaya telah mencapai progres 99,44 persen, sehingga tinggal menuntaskan bagian yang masih berjalan.
Sementara itu, dua unit Manunggal Air Bersih di Desa Puncak Jaya masing-masing mencapai 85,73 persen dan 99,76 persen. Dengan perkembangan tersebut, program ditargetkan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) turut menunjukkan capaian yang positif. Rumah milik Sukardi telah mencapai progres 65,47 persen melalui pemasangan atap seng dan plesteran dinding.
Berita Terkait
Rumah milik Untung Wiyono mencapai progres 77,22 persen melalui pemasangan kerangka atap dan plesteran dinding. Adapun rumah milik Ratna Musa tercatat 43,26 persen dengan pekerjaan pemasangan batako dan ring besi atas.
MCK umum hampir rampung
Selain infrastruktur perumahan, pembangunan MCK umum di Desa Makarti Jaya juga hampir rampung. Progres pekerjaan mencapai 94,95 persen, dan saat ini memasuki tahap pemasangan atap seng.
Sasaran nonfisik rampung 100 persen
Di luar pembangunan fisik, seluruh sasaran nonfisik telah selesai 100 persen. Berbagai penyuluhan yang meliputi Bela Negara, Wawasan Kebangsaan, Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI, Korps Kadet Republik Indonesia, bahaya narkoba dan minuman keras, kesehatan dan stunting, pertanian, serta pelestarian lingkungan terlaksana sesuai jadwal.
Pelaksanaan TMMD Ke-129 di wilayah Kodim 1313/Pohuwato berlangsung aman, tertib, dan lancar. Dukungan penuh dari pemerintah daerah serta masyarakat setempat menjadi penguat kelancaran kegiatan, sementara semangat gotong royong dan sinergi yang terjalin menjadi modal utama untuk mempercepat penyelesaian seluruh sasaran.
Dengan progres yang terus meningkat dari hari ke hari, Kodim 1313/Pohuwato optimistis seluruh sasaran fisik maupun nonfisik TMMD Ke-129 dapat dirampungkan tepat waktu. Harapannya, manfaat program segera dirasakan oleh masyarakat sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Memasuki hari ke-17, pengendalian pelaksanaan di lapangan terlihat dari ritme pekerjaan yang terus bergerak. Prioritas perbaikan jalan perkeras dan pengerjaan plat deuker di beberapa titik dikejar dengan ukuran capaian yang berbeda-beda, namun tetap diarahkan agar tahapan berikutnya bisa berjalan sesuai rencana.
Kemajuan juga tampak pada program unggulan yang saling melengkapi kebutuhan warga. Manunggal Air Bersih di Desa Makarti Jaya hampir tuntas, sementara dua unit di Desa Puncak Jaya menunjukkan progres yang sudah tinggi. Di sisi lain, RTLH memperlihatkan pengerjaan atap, kerangka, plesteran, hingga pekerjaan batako dan ring besi pada rumah yang ditangani.
Dengan tinggal sebagian pekerjaan fisik yang masih berlangsung, fokus berikutnya diarahkan pada penyelarasan progres antar-sasaran agar hasil akhir segera dapat dimanfaatkan. Penyuluhan dan sasaran nonfisik yang sudah rampung sepenuhnya turut memperkuat pelaksanaan, sehingga pelibatan personel dan warga tetap terjaga dan kegiatan dapat berlanjut sampai seluruh target selesai.












