jurnalistik.co.id – Apple Inc disebut-sebut sedang menyiapkan ponsel lipat pertamanya. Menjelang peluncuran, sejumlah nama perangkat mulai mengemuka, mulai dari iPhone Fold, iPhone Ultra, hingga yang paling baru yakni iPhone Duo.
Laporan MacRumors yang dikutip pada Senin (7/9/2026) menuliskan bahwa sampai saat ini belum ada bukti konkret yang memastikan Apple akan memakai nama iPhone Duo. Kendati demikian, nama tersebut dinilai masih masuk akal mengingat perangkat lipat Apple diperkirakan memiliki dua bagian layar yang menyatu melalui mekanisme engsel.
Dalam skenario tersebut, istilah “Duo” dipandang dapat merujuk pada keberadaan dua layar saat perangkat dibuka. Sebaliknya, saat digunakan dalam kondisi tertentu—misalnya ketika perangkat dalam posisi tertutup—makna “dua” tersebut tetap terkait dengan konsep dua bidang tampilan yang saling berkelindan dengan desain engsel.
Nama “Duo” bukan hal asing bagi Apple
Meski masih berstatus rumor, gagasan penggunaan kata Duo dianggap tidak sepenuhnya baru di lingkungan Apple. Perusahaan pernah memakai nama tersebut pada lini laptop PowerBook Duo pada era 1990-an.
Selain itu, Apple juga pernah menggunakan istilah MagSafe Duo Charger untuk aksesori pengisian daya yang diperkenalkan pada awal tahun 2020-an. Jejak pemakaian kata “Duo” dalam beberapa produk yang berbeda inilah yang membuat ide iPhone Duo terasa lebih “nyambung” bagi sebagian pihak.
Dari sisi penamaan, pola seperti ini kerap memberi sinyal bahwa Apple memilih istilah yang mudah menjelaskan karakter perangkat. Dalam konteks ponsel lipat, dua layar yang menjadi ciri utama adalah elemen yang logis untuk dijadikan dasar penamaan.
Namun, ada potensi benturan dengan merek lain
Berita Terkait
Di sisi lain, penggunaan nama Duo juga dinilai berpotensi menimbulkan persoalan. MacRumors menyoroti bahwa perusahaan teknologi lain sebelumnya telah memakai nama Surface Duo untuk perangkat Android dengan konsep dua layar yang diperkenalkan pada tahun 2020.
Nama Duo juga pernah dipakai di ranah prosesor. Intel, misalnya, menggunakan istilah tersebut pada lini Core Duo dan Core 2 Duo, sehingga “Duo” pernah melekat pada beberapa kategori produk yang luas.
Faktor benturan penamaan seperti ini bisa menjadi pertimbangan ketika Apple menentukan nama final untuk ponsel lipatnya. Walaupun kategori produknya berbeda, kemunculan nama serupa di perusahaan lain tetap dapat memengaruhi persepsi publik dan kebutuhan keunikan merek.
Yang masih menjadi kunci: kepastian resmi Apple
Terlepas dari alasan yang membuat iPhone Duo dinilai masuk akal, inti pembahasannya tetap berada pada tingkat kepastian. MacRumors menyatakan belum ada bukti yang benar-benar mengonfirmasi penggunaan nama tersebut oleh Apple.
Dengan demikian, diskusi saat ini lebih menempatkan iPhone Duo sebagai kemungkinan yang dibangun dari karakter desain ponsel lipat yang disebut memiliki dua layar. Di saat yang sama, riwayat penggunaan kata Duo oleh Apple dan contoh pemakaian Duo oleh pihak lain menjadi dua sisi yang saling melengkapi dalam spekulasi penamaan ini.
Bila Apple akhirnya memilih nama tertentu, penentuan itu kemungkinan akan menegaskan apakah “Duo” dipertahankan sebagai representasi dua tampilan. Namun untuk saat ini, yang tersedia baru sebatas rangkaian rumor: dari kemunculan daftar kandidat nama, penilaian masuk akal berdasarkan desain engsel, hingga pertimbangan potensi kesamaan dengan produk dan lini teknologi lain.
Spesifikasi akhir, termasuk bagaimana Apple menjelaskan konsep perangkat lipatnya, masih harus menunggu informasi yang lebih definitif. Sampai pengumuman resmi dilakukan, iPhone Duo tetap berada pada posisi yang sama seperti kandidat lain: menarik untuk diikuti, tetapi belum bisa diperlakukan sebagai kepastian.












