jurnalistik.co.id – Samsung Electronics memperluas lini laptop Galaxy Book6 dengan menghadirkan varian baru yang ditujukan untuk kebutuhan komputasi sehari-hari. Alih-alih memakai prosesor Intel Core Ultra seperti model Galaxy Book6 sebelumnya, perangkat terbaru ini mengandalkan Intel Core 3 dan Intel Core 5.
Perusahaan menempatkan Galaxy Book6 edisi ini bagi pengguna yang membutuhkan perangkat untuk aktivitas harian, namun tidak memerlukan performa setinggi varian Galaxy Book6 yang menggunakan Core Ultra.
Secara desain, Galaxy Book6 hadir dengan layar 14 inci berbasis panel LCD beresolusi WUXGA 1.920 x 1.200 piksel. Panel tersebut menggunakan rasio 16:10, tingkat kecerahan hingga 350 nit, serta lapisan anti-reflektif untuk meredam pantulan saat dipakai di lingkungan terang.
Samsung menempatkan laptop ini pada kelas yang relatif ringkas. Ukurannya tercatat 313 x 221 x 15,7 milimeter dengan bobot sekitar 1,35 kilogram, sehingga sesuai untuk aktivitas kerja, belajar, maupun produktivitas harian yang menuntut mobilitas.
Dari sisi performa, dapur pacu menawarkan pilihan Intel Core 3 dan Intel Core 5 yang dipadukan dengan Intel Graphics. Perangkat juga dibekali Neural Processing Unit (NPU) dengan kemampuan hingga 15 tera operations per second (TOPS) untuk menangani beragam beban kerja berbasis kecerdasan buatan.
Untuk konfigurasi memori, Galaxy Book6 tersedia dalam opsi RAM 8 GB dan 16 GB berformat LPDDR5X. Sementara itu, kapasitas penyimpanan internal disediakan mulai 256 GB hingga 1 TB agar pengguna bisa menyesuaikan kebutuhan aplikasi dan arsip.
Berita Terkait
Pada aspek daya tahan, Samsung membenamkan baterai 61,2 Wh yang diklaim mampu digunakan hingga 25 jam dalam sekali pengisian, bergantung pola penggunaan. Proses pengisian memakai adaptor USB Type-C berdaya 45W, dan perusahaan menyebut pengisian 30 menit dapat menambah sekitar 33% kapasitas baterai.
Konektivitas Galaxy Book6 meliputi dua port USB Type-C, satu port USB Type-A, serta HDMI 1.4 untuk kebutuhan tampilan eksternal. Perangkat juga mendukung Wi‑Fi 6E, Bluetooth 5.4, dan jack audio 3,5 mm untuk akses audio analog.
Untuk kebutuhan video call, laptop ini menyediakan kamera 2 MP yang mampu merekam hingga resolusi 1080p. Pada bagian audio, Samsung membekali speaker stereo dengan dukungan Dolby Atmos.
Samsung menyertakan fitur Galaxy AI di Galaxy Book6, termasuk AI Select, AI Cut Out, dan Note Assist. AI Select memungkinkan pengguna memilih teks atau elemen tertentu di layar untuk memperoleh informasi tambahan, sedangkan AI Cut Out dipakai untuk menghapus latar belakang dari gambar. Note Assist membantu pengguna dalam menata dan menyiapkan catatan berbasis konteks penggunaan.
Laptop ini menjalankan Windows 11 dengan pilihan Windows 11 Home atau Pro 25H2 yang menyesuaikan konfigurasi. Samsung juga memperkenalkan sejumlah fitur untuk menyederhanakan perpindahan file dan memperluas ruang kerja, seperti Storage Share, Link to Windows, Nearby Devices, Multi Control, dan Second Screen.
Dari sisi harga, Galaxy Book6 terbaru dibanderol mulai US$799 atau sekitar Rp14,17 juta. Perangkat tersedia dalam opsi warna Violet Silver dan Gray, dengan catatan bahwa konfigurasi, spesifikasi, pilihan fitur, serta ketersediaan dapat berbeda di tiap wilayah.
Samsung sebelumnya memperkenalkan keluarga Galaxy Book6 pada ajang CES 2026 yang terdiri dari Galaxy Book6, Galaxy Book6 Pro, dan Galaxy Book6 Ultra. Untuk pasar Amerika Serikat, harga Galaxy Book6 di awalnya dimulai dari US$1.049,99, sehingga pembaruan dengan harga awal US$799 menandakan selisih sekitar US$250 atau setara penghematan sekitar Rp4,43 jutaan.












