jurnalistik.co.id – Kenapa disebut plug-in dan apa bedanya dari panel atap
Panel plug-in ditawarkan dengan alasan biaya awal cenderung lebih rendah dibanding panel di atap. Selain itu, pemasangannya dapat dilakukan tanpa memanggil teknisi listrik untuk proses instalasi yang bersifat dasar, dengan syarat keselamatan tetap diperiksa oleh pihak profesional sebelum membeli. Namun, pemerintah juga menekankan bahwa sistem ini menghasilkan daya yang sengaja dibuat terbatas. Itu dilakukan demi alasan keselamatan dan agar perangkat sesuai untuk penggunaan rumah tangga sehari-hari tanpa mengambil alih seluruh pasokan listrik dari jaringan. Bagi konsumen, potensi penghematan tetap ada, meski tidak sebesar panel atap karena produksi dayanya lebih kecil. UKSOL menyebut kit satu panel berharga ÂŁ699, sedangkan kit dua panel ÂŁ1.089.Perkiraan penghematan dan batasan perangkat
Baca Juga:
Mac mini dan Mac Studio terbaru resmi meluncur: mulai sekitar Rp16 juta, termahal Rp324 juta
Menurut riset pemerintah, sebuah rumah tangga berpotensi menghemat antara ÂŁ70 hingga ÂŁ110 per tahun untuk tagihan energi. Perhitungan besarnya bergantung pada orientasi panel dan seberapa lama sistem dinyalakan.
Skenario yang paling menguntungkan biasanya saat panel ditempatkan di lokasi yang menghadap selatan dan tidak terhalang bayangan. Rumah yang memakai listrik pada jam siang juga akan merasakan manfaat lebih besar, karena listrik yang dihasilkan perlu langsung digunakan saat itu.
Jika ada daya yang tidak dikonsumsi, listrik tersebut akan mengalir kembali ke jaringan. Pemerintah menyatakan, kemungkinan rumah tangga tidak akan memperoleh pembayaran tunai untuk kelebihan daya itu.
Selain itu, aturan saat ini membatasi pelanggan untuk memasang satu perangkat per properti. Meski demikian, satu perangkat dapat memuat lebih dari satu panel. Pemerintah juga berharap harga bisa “settle” di kisaran £400 hingga £600 seiring persaingan meningkat dan lebih banyak produk dikembangkan.
Apakah bisa menghidupkan rumah sepenuhnya
Daya keluaran sistem dirancang tetap modest. Walaupun kit bisa saja membawa panel yang mampu menghasilkan lebih banyak, microinverter membatasi output ke rumah hingga 800 watts. Pemerintah menyebut 800 watts cukup untuk menopang kebutuhan perangkat “always-on”, seperti lemari es dan peralatan yang dibiarkan dalam mode siaga. Saat matahari bersinar, klaim pemerintah adalah sistem ini dapat memasok sekitar “a fifth” dari penggunaan listrik rata-rata rumah tangga. Ketika ada kebutuhan listrik besar, misalnya ketel listrik (kettle) yang membutuhkan 3 kilowatts, pasokan akan menjadi campuran: sebagian berasal dari 800 watts dari panel, sedangkan sisanya datang dari jaringan listrik nasional. British Gas menyatakan bahwa panel plug-in tidak dimaksudkan untuk menyalakan rumah sendirian, tetapi dapat “meaningfully reduce how much electricity you need to buy during the daytime”.Sertifikasi, insentif, dan perbedaan skema
Berita Terkait
Keamanan: uji pemerintah dan peran microinverter
Mengenai keamanan, pemerintah menyatakan hasil pengujian menunjukkan contoh sistem dapat beroperasi tanpa pemanasan yang tidak dapat diterima atau aliran energi yang tidak aman. Setiap perangkat dilengkapi microinverter yang memantau koneksi ke jaringan secara terus-menerus. Jika listrik padam—misalnya akibat pemadaman listrik—atau bila panel dicabut, microinverter mendeteksi kondisi tersebut dan mematikan aliran listrik dalam hitungan milidetik. Mekanisme ini dirancang agar perangkat tidak pernah mendorong listrik “live” ke kabel yang sudah tidak bertegangan. Untuk bisa dijual secara legal di Great Britain, perangkat baru harus diuji terhadap standar G98 milik industri serta spesifikasi produk dari pemerintah. Jika sebuah panel memenuhi syarat, perangkat tersebut akan tercatat sebagai compliant di register publik milik Energy Networks Association. Karena itu, pembeli disarankan memeriksa status kepatuhan sebelum memutuskan.Di mana harus membeli dan siapa yang menanggung keselamatan
Electrical Safety First—sebuah lembaga amal keselamatan konsumen—mengingatkan agar pembeli lebih memilih ritel yang sudah mapan serta situs resmi mereka. Lembaga ini menyarankan konsumen menghindari pihak ketiga di marketplace daring. Electrical Safety First juga memperingatkan bahwa beberapa platform tidak sepenuhnya bertanggung jawab secara legal atas keselamatan barang yang dijual melalui platform tersebut, sehingga kehati-hatian saat memilih penjual menjadi penting.Apakah cocok untuk semua rumah
Kesesuaian perangkat tidak bersifat otomatis untuk semua rumah. Electrical Safety First menyoroti kekhawatiran utama bahwa plug-in solar dapat berinteraksi dengan perangkat keselamatan rumah yang lebih lama, khususnya perangkat yang melindungi orang dari sengatan listrik yang dikenal sebagai RCDs. Lembaga tersebut merekomendasikan pemeriksaan instalasi listrik oleh teknisi listrik terdaftar sebelum membeli, terutama pada properti yang lebih tua atau ketika usia dan kondisi kabel tidak diketahui dengan pasti. Mereka juga menegaskan bahwa sistem tidak boleh dihubungkan melalui extension lead, cable reel, atau adaptor plug-in karena dapat memicu panas berlebih. Regulasi juga mewajibkan setiap properti hanya terhubung satu perangkat plug-in solar. Panduan yang dikembangkan bersama pemerintah oleh Energy Saving Trust menekankan hal ini sebagai bagian dari ketentuan penggunaan.Cara memasang dan langkah administratif
Panel akan disertai mounting kit dan petunjuk pemasangan. Meskipun pemasangan tidak mewajibkan instalasi profesional, perangkat harus dipasang sesuai instruksi agar tetap aman. Setelah dudukan terpasang, pengguna menghubungkan microinverter lalu memasang ke stopkontak listrik utama—idealnya stopkontak luar yang tahan cuaca. Karena perangkat tidak permanen, panel dapat dipindahkan ke properti lain bila diperlukan. Pemilik rumah yang menyewa mungkin perlu izin dari landlord, freeholder, atau pemilik bangunan. Setelah panel dipasang ke stopkontak, rumah tangga juga perlu memberi tahu Distribution Network Operator (DNO) dalam waktu 28 hari. DNO adalah perusahaan yang memiliki kabel di area tersebut, dan bukan penyedia energi tempat rumah tangga berlangganan. Pemerintah menyebut National Grid memiliki alat berbasis kode pos untuk membantu menemukan pihak DNO yang tepat. Dengan aturan yang baru ini, pemerintah berharap penjualan produk plug-in bisa membuat energi surya lebih terjangkau secara praktik. Tetapi, seperti yang ditekankan berbagai pihak, keputusan membeli tetap perlu dibarengi pengecekan keselamatan instalasi dan verifikasi kepatuhan perangkat sebelum digunakan.











